
‘Seperti kabar yang kudengar dulu, pertarungan guru dengan Mata Iblis benar-benar sengit.’
Li Yuwen sedikit-sedikit melirik ke arah pertarungan antara Yao Jun dengan Mata Iblis sembari menyerang para bandit tengkorak hitam, tidak ada satupun dari bandit yang Li Yuwen serang dengan pedangnya berhasil hidup lebih dari satu serangan.
Itu dikarenakan Li Yuwen selalu menyerang di titik vital musuhnya, seperti menusuk jantung dan menebas leher.
“Siapa anak ini!? Kenapa dia begitu kuat!?”
“Kepung anak ini! Dia pasti tidak akan selamat!”
Orang-orang dari bandit tengkorak hitam berkumpul mengelilingi Li Yuwen karena dianggap ancaman yang berbahaya. Bagaimana tidak, di antara mereka semua tidak pernah melihat ataupun mendengar seorang kultivator tanpa Qi yang sanggup merenggut nyawa mereka yang ada di kelas fana kelas 2 dan 3 tanpa merasa kesusahan sedikitpun, terlebih hanya perlu menggunakan satu serangan tiap orangnya.
Namun Li Yuwen hanya tersenyum melihat yang mereka lakukan, “Kalian membuat ini menjadi mudah, bagus!” Li Yuwen berseru sambil berlari maju menyerang mereka yang mengepung.
Sama seperti sebelumnya, Li Yuwen bergerak seperti hewan buas yang sedang mengincar mangsanya, bergerak dari satu mangsa ke mangsa lain dengan cepat.
Tanpa memperdulikan apa yang baru saja dia rundingkan dengan Yao Jun, Li Yuwen membunuh setiap orang yang ada dengan sangat leluasa, dan tanpa satupun orang yang mengetahui, Li Yuwen tersenyum dari balik topengnya.
Para bandit dan pasukan Zhao Lang menjadi membeku melihat Li Yuwen yang begitu mudahnya membunuh setiap orang yang ada, tubuh mereka pun menjadi merinding merasakan aura pembunuh yang semakin pekat memancar keluar dari tubuh Li Yuwen.
“Lari! Jangan melawan anak itu!”
“Apakah dia masih menyebut dirinya aliran putih!
Para bandit tengkorak hitam menjadi panik dengan keganasan Li Yuwen yang terus mengurangi jumlah rekan mereka satu per satu. Tidak hanya para musuh, murid Sekte Pedang Kilat pun meneguk air liur melihat betapa mudahnya Li Yuwen mengambil nyawa, seperti Li Yuwen sudah pernah melakukan hal yang serupa sejak lama.
“I-ini, murid tetua Yao begitu mengerikan!”
__ADS_1
“Bagaimana dia bisa membunuh manusia begitu mudahnya?”
Para murid Sekte Pedang Kilat bertanya-tanya.
Beberapa saat waktu berlalu, kini mereka yang mengepung Li Yuwen sudah terbantai habis tidak tersisa, bahkan yang mencoba kabur sekalipun tidak terlewatkan sama sekali.
Kini setelah menyaksikan rekannya di bunuh dengan kejamnya, para anggota bandit yang lain menjadi ketakutan ketika di datangi oleh Li Yuwen, sehingga kebanyakan dari mereka mencoba menjauhkan diri bila Li Yuwen berada dekat dengan mereka.
“Ada apa dengan kalian? Bukankah sebelumnya kalian sepakat berkerja sama untuk membunuhku?” Li Yuwen mengejek.
Namun ditengah ke sibukannya membasmi mereka satu persatu, tiba-tiba segerombolan orang terlihat mendekati area pertempuran, itu adalah seluruh sisa pasukan bandit tengkorak hitam yang sebelumnya diminta oleh Mata Iblis untuk segera menuju medan pertempuran.
“Bala bantuan kah? Tidak apa-apa!” Li Yuwen semakin tersenyum, dan tanpa sadar seluruh aura pembunuh miliknya terlepas keluar.
Semua orang menjadi diam membeku, merasakan sesuatu yang begitu mengerikan sedang menyelimuti udara, tidak ada satupun dari pihak kawan maupun lawan yang tidak merinding, bahkan Yao Jun dan Mata Iblis yang sedang bertarung pun juga merasakan perubahan drastis pada suhu di sekitar mereka.
“Siapa ini? Apakah ada kultivator tingkat tinggi yang lain disini?” Mata Iblis bergumam.
Disisi lain, para bala bantuan tengkorak hitam yang baru saja tiba di area pertempuran juga tidak terlewatkan dengan aura pembunuh itu, tubuh mereka seketika menjadi berat, bahkan ada yang pingsan karena tidak siap dengan aura pembunuh yang begitu pekat itu.
“Aku terlalu senang.” Li Yuwen menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Bagaimana tidak, selama masa hidupnya dulu Li Yuwen hanya bisa menikmati membunuh orang lain untuk menghibur dirinya sendiri, sejak Yao Jun tewas sudah tidak ada lagi seorang pun yang bisa membuatnya merasa terhibur.
“Tuan Zhu Rong, tolong bantu kami menghadapi anak bertopeng itu! Dia sudah merenggut banyak nyawa anggota kita!” Salah seorang bandit yang sudah bertarung sedari tadi, menghampiri pemimpin rombongan bala bantuan yang sebelumnya di perintahkan oleh Mata Iblis untuk bergerak.
“Anak bertopeng?” Zhu Rong mulai melirik ke sekitar area dan menemukan Li Yuwen sedang membunuh para bandit dengan ganasnya.
“Kalian orang-orang bodoh! Mengurus seorang anak tanpa Qi saja kalian tidak bisa!” Zhu Rong berteriak marah.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang, Zhu Rong berlari maju menghampiri Li Yuwen yang sedang sibuk dengan urusannya.
“Matilah!”
Zhu Rong menebaskan pedangnya ke arah leher Li Yuwen, namun sesuatu hal yang mengejutkan terjadi, Li Yuwen mampu menahan serangan yang di arahkan kepada dirinya dari titik buta tanpa kesulitan yang berarti.
“Ingin bermain kotor? Itu tidak akan bisa!” Li Yuwen ganti menyerang balik Zhu Rong, membuat Zhu Rong harus melompat mundur karena tidak berada di posisi yang tidak menguntungkan.
“Bocah! Jangan terlalu sombong karena bisa menahan serangan ku, itu hanyalah permulaan!”
“Begitu juga denganku!” Li Yuwen membalas, membuat Zhu Rong berdecak kesal.
Mereka berdua pun maju secara bersamaan dengan pedang di tangan, pertarungan antara mereka berdua terjadi tidak lama setelahnya.
“Anak itu mampu mengimbangi tuan Zhu Rong yang berada di tingkat raja kelas 2?” Para bandit mulai bertanya-tanya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi kedua orang itu untuk bertukar serangan lebih dari dua puluh gerakan, hal itu juga membuat Zhu Rong kebingungan melihat Li Yuwen yang mampu mengimbanginya tanpa terlihat kesusahan sedikitpun.
Bahkan walaupun dia sudah mengaliri Qi ke dalam senjata pusaka tingkat rendah kelas 1 miliknya sekalipun, Li Yuwen tidak terlihat bergeming sama sekali, malahan semakin lama Li Yuwen lah yang terus mendesaknya.
‘Apa yang anak ini lakukan? Kenapa sangat sulit untuk di hadapi!’ Zhu Rong bertanya dalam hati.
Disisi lain Li Yuwen hanya tersenyum puas melihat keadaan musuh di depannya.
“Apakah kau tidak menyadarinya atau memang kau ini yang bodoh?” Li Yuwen mengejek.
“Bodoh kau bilang?!” Zhu Rong tersulit emosi, namun dengan cepat dia menenangkan diri dan mencerna apa yang baru saja Li Yuwen katakan.
__ADS_1
“Tidak mungkin! Pedang itu, senjata pusaka tingkat rendah kelas 3!”
Tanpa satupun orang menyadarinya, sejak awal Li Yuwen bertarung dia sudah mengambil senjata pusaka dari cincin dimensi miliknya tanpa diketahui, pedang pusaka itu dia dapatkan dari tiga orang yang dulu di hadapi oleh Yao Jun.