
Maaf ya kemarin tidak update, sedikit memalukan untuk di beritahukan, tetapi tidak apa ... kemarin saya beristirahat dan tidur sejenak di sore hari karena selesai dari perjalanan, tetapi tidak saya sangka saat terbangun waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, sekali lagi maaf.
–––
“Tidak bukan begitu Xu’er, aku hanya tidak ingin kau menetap disini karena mungkin tempat ini akan segera terjadi pertarungan.”
“Zhao Lang suamiku, tidak mungkin aku mau sesuatu terjadi padamu saat aku pergi mengungsi bersama yang lain, bila harus mati di tempat ini ... aku ingin kita mati bersama-sama!”
Nama dari tuan besar itu adalah Zhao Lang, sedangkan istrinya bernama Zhao Xu. Awalnya Zhao Xu adalah seorang yatim piatu yang kemudian di adopsi oleh keluarga Zhao setelah tidak sengaja menemukannya pingsan di dalam hutan. Zhao Xu kemudian di beri marga Zhao karena dia sudah menjadi bagian dari keluarga, biasanya warga biasa tidak memiliki marga di nama mereka, hanya orang-orang tingkat menengah ke atas yang memiliki marga.
Tidak mereka sangka anak yang mereka adopsi ternyata memiliki bakat yang cukup tinggi, dan sejak saat itu keluarga Zhao menjodohkan pewaris langsung mereka yaitu Zhao Lang dengan Zhao Xu, namun tanpa mereka ketahui ternyata kedua orang ini sudah memiliki perasaan satu sama lain sejak awal mereka bertemu.
Perbedaan pendapat antara Zhao Lang dengan Zhao Xu terus terjadi, membuat para prajurit yang melihat tersenyum canggung.
Setelah beberapa saat terdengar suara ketukan pintu dan di ikuti masuknya seorang prajurit yang berlari tergesa-gesa.
“Tuan besar Zhao ini gawat!”
“Apa yang terjadi?” Zhao Lang mencoba menenangkan prajurit di depannya, dan setelah tenang prajurit itu menyampaikan informasi yang membuat Zhao Lang mengepalkan tangannya dengan keras.
“Apa yang terjadi?” Zhao Xu mencoba bertanya.
“Garis pertahanan terakhir kita sudah berhasil di tembus, tidak lama lagi para bandit itu akan mengacaukan tempat ini.”
Para prajurit yang ada di dalam ruangan itu menjadi termenung mendengar beritanya, tetapi Zhao Lang mencoba menyemangati mereka.
“Kita tidak boleh menyerah akan harapan, langit tidak mungkin membiarkan kita tewas dengan sia-sia, dan bila ini adalah takdir kita untuk gugur di tempat ini ... maka kita harus memberikan perlawanan yang tidak akan mungkin para bandit itu lupakan.”
__ADS_1
Para prajurit itu kemudian kembali bersemangat, kobaran api semangat membara di dalam diri mereka, melihat itu Zhao Lang memerintahkan mereka semua untuk mengumpulkan seluruh prajurit yang ada dan segera maju bersama dirinya untuk melawan para bandit tengkorak hitam.
Beberapa saat kemudian Zhao Lang dan Zhao Xu keluar dari bangunan itu, dan di luar sudah terlihat asap dan suara ledakan serta benturan pedang dimana-mana, menandakan pertarungan semakin memanas.
Tidak hanya itu, di depan mereka sudah berdiri seluruh prajurit yang ada tengah berbaris rapi menghadap mereka berdua, tidak lama setelahnya salah seorang prajurit menghampiri Zhao Lang.
“Tuan Zhao, ini adalah seluruh prajurit yang bisa kami kumpulkan sekarang, masih ada beberapa prajurit lagi tetapi mereka semua adalah yang sedang bertarung menjaga garis pertahanan terakhir kita.”
Prajurit itu menambahkan bahwa total prajurit yang ada hanya berjumlah seribu orang, dan kebanyakan dari mereka hanyalah di tingkat fana kelas 3, sedangkan prajurit di tingkat raja kelas 1 hanya bisa di hitung menggunakan jari. Tetapi berbeda dari pihak musuh yang mengirimkan lebih dari dua ribu anggota mereka untuk menyerang tempat itu.
“Sepertinya ini akan menjadi pertarungan habis-habisan dari pihak kita.” Zhao Lang sedikit termenung mengetahui seluruh prajurit yang ada hanya berjumlah seribu orang, sedangkan di pihak musuh mengirimkan lebih dari dua ribu orang, tentu ini adalah pertarungan berat sebelah.
Zhao Lang yang mendapatkan kembali rasa optimisnya kemudian mulai berbicara kepada seluruh prajurit yang ada guna menyemangati mereka semua, setelah di rasa cukup Zhao Lang kemudian memerintahkan mereka semua untuk segera pergi menuju garis pertahanan terakhir untuk melawan para bandit tengkorak hitam bersamanya.
Mereka semua pun berlari cepat menuju area pertempuran, Zhao Xu juga ikut di dalamnya.
**
“Lapor tetua, menurut informasi dari yang saya terima, tuan besar kota ini mengumpulkan seluruh prajuritnya yang tersisa, sepertinya mereka akan menyerang habis-habisan.”
“Jumlahnya?”
“Itu ... saya dengar total jumlah mereka ada seribu pasukan.”
Tetua itu kemudian tertawa lantang mendengar informasi yang di dengarnya, “Betapa bodohnya mereka!”
Para bandit lain yang sedang berpesta di dalam ruangan itu ikut tertawa mengikuti tetua mereka, karena memang mustahil untuk melawan pasukan yang berjumlah lebih dari dua ribu orang menggunakan seribu orang saja.
__ADS_1
“Panggil Dong bersaudara kemari!”
“Baik tetua!”
Tidak lama setelah perintah itu keluar, terlihat dua orang dengan kepala yang tidak memiliki rambut memasuki ruangan dan menghadap kepada tetua.
“Dua bersaudara menghadap tetua tengkorak hitam.” Mereka berdua memberi hormat bersamaan.
“Kalian berdua pergilah menuju area pertempuran, aku ingin kalian menghadapi tuan besar kota ini ... kudengar tuan besar kota ini hanya memiliki tingkat raja kelas 2 tahap awal sama seperti kalian.”
“Baik!” Dua bersaudara itu lekas berlari keluar meninggalkan ruangan, dan tanpa memakan waktu yang cukup lama kedua bersaudara itu sudah tidak terlihat.
**
Rombongan Zhao Lang kemudian tiba di area pertempuran, dan tanpa basa-basi Zhao Lang memerintahkan mereka semua untuk menyerang setiap anggota bandit tengkorak hitam yang terlihat.
“Hei lihat-lihat, wanita itu sangat cantik!”
“Wah benar, jangan bilang wanita itu adalah istri tuan besar kota ini!”
“Lihat saja posisinya berada, sepertinya yang di sebelahnya adalah tuan besar Zhao ... itu berarti memang benar dia adalah istrinya!”
Para bandit tengkorak hitam lebih tertuju ke arah Zhao Xu setelah dia terlihat memasuki pertarungan, dan tidak lama setelahnya kebanyakan dari para bandit itu dengan cepat mengincar Zhao Xu untuk di culik dan di bawa menuju tetua mereka, dan tentu dengan niat yang buruk.
Zhao Lang yang menyadari istrinya terus di datangi oleh banyak bandit mulai khawatir dengan Zhao Xu, dia mengetahui tidak akan terjadi hal baik bila Zhao Xu di tangkap oleh para bandit itu.
Zhao Lang kemudian memutuskan untuk bertarung semakin dekat dengan Zhao Xu guna melindunginya juga membantu melawan para bandit yang terus-menerus mendekatinya.
__ADS_1
Beberapa saat pun berlalu, terlihat cukup mayat yang bergelimpang ditanah, dan tidak lama setelahnya keluar aura pembunuh yang cukup besar di sertai munculnya dua bersaudara.