Penguasa Dewa Semesta

Penguasa Dewa Semesta
Ch. 32 - Dua Jenius


__ADS_3

“Waktunya sudah hampir habis!” teriak tetua kedua.


Hanya beberapa saat setelahnya pintu gerbang terbuka dan membuat semua mata yang ada di ruangan menatap orang yang baru masuk itu, itu adalah Zhang Hao.


“Tuan muda Hao memang hebat!”


“Pasti dialah pemenangnya di tes kedua ini, aku yakin itu!”


Sorakan demi sorakan menggema di seluruh ruangan, namun Zhang Hao tidak memperdulikan itu semua dan segera menatap ke arah Tang Lian untuk melihat reaksinya, namun seperti biasa dia tidak tertarik bahkan tidak melirik sama sekali.


‘Tunggu saja saat aku menunjukkan apa yang sudah ku kumpulkan, aku yakin tidak mungkin kau tidak akan tertarik denganku setelahnya,’ batin Zhang Hao.


Tidak lama setelahnya terlihat seorang gadis memasuki ruangan.


“Itu nona Qiao Wei!”


“Cucu tetua Qiao memang hebat seperti tuan muda Hao!”


Suara sorakan terdengar lagi karena kemunculan Qiao Wei dan setelahnya mulai banyak calon murid yang berdatangan memasuki ruangan setelah kemunculan mereka berdua.


Hanya ada dua orang yang menunjukkan reaksi berbeda dari mereka yang bersorak riang.


“Dimana Wen’er?”


“Dimana orang bertopeng itu?”


Mereka berdua adalah Yao Jun dan Tang Lian. Di tengah kebingungan mereka berdua terlihat seorang pria berpakaian murid inti mendekati Yao Jun dan melaporkan hal yang membuat Yao Jun berdiri dari duduknya.


“Wen’er tidak terlihat?!” ucap Yao Jun terkejut.


“Itu benar tetua Yao, kami sudah mencari di beberapa tempat tapi tidak bisa menemukannya sama sekali.”


Yao Jun menjadi khawatir setelahnya dan berniat keluar mencari Li Yuwen di hutan namun di hentikan oleh Fang Yin.


“Tetua Yao apa yang kau lakukan?”


“Biarkan aku pergi, aku takut murid ku itu dalam bahaya!”

__ADS_1


Fang Yin kemudian menghela napasnya, “Tetua Yao, kau terlalu mengkhawatirkan muridmu itu ... percayakan saja kepadanya, lagipula masih ada waktu sebelum ujian berakhir.”


Yao Jun yang gelisah itu kemudian menenangkan diri karena apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu masuk akal, dia pun kembali duduk di kursinya, “Cepatlah kembali Wen’er.”


Beberapa waktu pun berlalu dan Li Yuwen belum juga kembali, dan di tengah kekhawatiran Yao Jun tetua kedua membuka suara, “Sudah tidak ada lagi calon murid yang memasuki ruangan ... kalau begitu aku akan mulai menghitung mundur.”


Hitungan mundur pun dilakukan oleh tetua kedua, dan itu membuat Yao Jun semakin khawatir karena Li Yuwen belum juga kembali, “Kau ada dimana Wen’er? Kau akan gagal bila tidak kembali sekarang.”


Di saat waktu hanya kurang dari tiga detik, terlihat seorang pria bertopeng memasuki ruangan, itu adalah Li Yuwen.


Tang Lian yang akhirnya dapat melihat orang yang di carinya kembali menjadi lega, dia merasa bingung karena belum pernah sebelumnya dia menunggu seseorang dengan begitu khawatirnya seperti sekarang, terlebih yang dia tunggu adalah seorang pria yang seumuran dengannya.


Sedangkan Yao Jun yang melihat Li Yuwen kembali menjadi sama leganya seperti Tang Lian.


“Benar bukan apa yang aku katakan tetua Yao?! Percayakan saja semuanya pada muridmu itu....” ucap Fang Yin walaupun sebenarnya dia juga ikut khawatir karena Li Yuwen tak kunjung kembali.


“Tutup gerbangnya!” ucap tetua kedua menandakan berakhirnya tes kedua.


Para penonton yang ada kembali bersorak karena tidak sabar dengan penilaian inti monster nanti.


“Siapa yang akan menang nanti?”


Terlihat banyak dari penonton yang beranggapan bahwa Zhang Hao lah yang akan memenangkan tes kedua ujian penerimaan murid ini nanti.


“Mari kita mulai menilai!” ucap tetua kedua mengajak tetua yang sebelumnya membantu untuk kembali membantunya menilai inti monster yang dimiliki oleh calon murid yang ada.


Kemudian satu persatu dari mereka di panggil untuk menyerahkan inti monster yang sudah mereka kumpulkan.


“5 inti monster fana kelas 1, gagal!”


“10 inti monster fana kelas 1, gagal!”


“3 inti monster fana kelas 2, lolos!”


Banyak dari mereka yang tereliminasi dalam waktu singkat karena kategori untuk lolos di tes kedua adalah memiliki 3 atau lebih inti monster fana kelas 2.


Kemudian salah seorang calon murid yang tubuhnya dua kali lebih besar dari pria dewasa berjalan mendekati tetua kedua untuk menyerahkan inti monster yang dia dapatkan, banyak yang terkejut dengan apa yang di bawanya.

__ADS_1


“Inti monster apa itu?”


“Itu besar sekali!”


Sebuah benda besar di bawa oleh pria berbadan besar itu kemudian lekas menyerahkannya kepada tetua kedua, namun tubuhnya sedikit gugup.


“Inti monster ini cukup besar, aku bahkan hanya pernah melihatnya sekali di lelang ... biasanya ini berasal dari monster iblis yang memiliki tingkat Bumi kelas 1 ke atas!” ucap tetua kedua.


Ucapan tetua kedua itu berhasil membuat seluruh penonton menjadi heboh.


“Itu artinya dia memiliki tingkat praktik bumi kelas 1?”


“Tidak kusangka ada yang lebih berbakat dari tuan muda Hao!”


Mengabaikan seluruh kehebohan yang ada, tetua kedua mulai menempelkan tangannya pada benda besar di depannya untuk menilai tingkatan inti monster itu, dan tak lama kemudian dia menghela napas dan menggelengkan kepala.


“Ini hanyalah batu besar biasa yang di lumuri oleh darah hewan, gagal!”


Banyak yang terkejut mendengar itu kemudian menertawakan pria besar yang ada di depan tetua kedua.


“Kau mencoba menipu seorang kultivator yang memiliki tingkat praktik bumi kelas 3?”


“Sepertinya memang tidak ada yang bisa mengalahkan bakat yang dimiliki tuan muda Hao!”


Beberapa saat berlalu setelahnya kemudian Zhang Hao pun maju kedepan untuk menyerahkan inti monster yang dia miliki, membuat penonton yang ada menjadi heboh.


Saat tiba disana Zhang Hao menyerahkan sebuah kantung kain dari balik baju calon murid miliknya, kantung kain itu terlihat besar karena benda-benda yang ada di dalamnya.


Tetua yang bertugas untuk menilainya pun tidak sungkan dan segera mengambil kantung itu dan membukanya, begitu terkejutnya setelah dia memeriksa tingkatan inti monster itu juga menghitung jumlahnya.


“12 inti monster tingkat fana kelas 3! Lolos!”


Sama seperti sebelumnya, ucapan tetua yang menilai inti monster itu tentu membuat orang-orang yang ada menjadi heboh, bahkan Xiang Yong sendiri takjub karenanya. Menurutnya ini adalah pertama kalinya seorang calon murid bisa mengumpulkan lebih dari 10 inti monster tingkat fana kelas 3 selain Yao Jun dulu.


Namun tidak sampai disitu, kehebohan terjadi lagi setelah giliran Qiao Wei menyerahkan inti monsternya.


“10 inti monster tingkat fana kelas 3! Lolos!”

__ADS_1


Xiang Yong menjadi semakin terkejut sekaligus senang karena sektenya bisa memiliki dua murid yang jenius di tahun yang sama, itu adalah keberuntungan.


__ADS_2