Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan
Episode 49


__ADS_3

Raka pulang dari kampus langsung bekerja di perusahaannya, hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan Raka meluangkan waktu untuk menelfon mbak Rengganis, mbak Rengganis pasti sudah bersiap-siap untuk kemari esok pagi.


Tidak menunggu lama mbak Rengganis mengangkat telfon dari Raka.


📞" Assalamualaikum Ka, bagaimana ijab kabulnya? lancar kan?" Rengganis langsung memberikan pertanyaan seputar pernikahan Raka.


📞"Waalaikumsallam, aku tidak jadi menikah mbak"


📞" Lhoo...lhoo kenapa Ka?"


Raka menceritakan semua pada Rengganis saat mempersiapkan ijabkabulnya dokter terlebih dahulu memberi tahu pakde dan memberikan hasil pemeriksaan keluarga Rosa, Pakde begitu kecewa ketika mendapati Rosa tengah hamil.


📞 " Astagfirullah, Ya Allah, ternyata Allah membongkar semuanya dengan kecelakaan itu, Mbak bersyukur sekali Raka"


📞" Iya mbak, mbak mau tetap ke Bandung?"


📞" Mbak belum tanya lagi ke mas Birru, apa sudah pesan tiket apa belum"


📞"Ya nanti kabari Raka ya mbak, biar Raka jemput"


📞" Iya, Eh Dara bagaimana?"


📞" Dia sekarang di pesantren mbak, tapi entahlah pesantren mana, terakhir bertemu kita saling menangis mbak, saling mengikhlaskan semua"


📞" Ya sudah, mungkin Dara ingin memantaskan diri agar menjadi wanita lebih baik lagi, kamu yang sabar, kalau jodoh insyaAllah akan di pertemukan juga Ka"


📞" Iya mbak, ya sudah Raka mau kerja lagi ya Mbak, Assalamualaikum"


📞"Iya, Waalaikumsallam"


Raka duduk di kursi kerjanya, menghembuskan nafasnya dengan Kasar.


Baru merasakan cinta, merajut juga belum tapi sudah kandas saja, Batin Raka.

__ADS_1


Raka memijat pelipisnya, Doni masuk ke ruangan Raka.


"Kenapa Bos, sepertinya sedang letih sekali"


"Letih fikiran Don"


"Kenapa memangnya?"


Doni yang merupakan sahabat Raka juga menceritakan yang sebenarnya terjadi dari perjodohan sampai Dara pergi.


"Wah...jadi si bos suka sama si sexy itu, selera bos mantap juga"


Raka melempar pulpen ke tubuh Doni " Sekarang sudah berhijab tau, sudah bukan Tarzan lagi"


"Cius Bos?"


Raka mengangguk, " Sekarang sudah sangat cantik" Raka memejamkan matanya membayangkan wajah Dara, keceriaan Dara.


Dara, Aku rindu, Batin Raka.


"Dara sekarang di pesantren Don, dia sedang memperbaiki diri, mungkin Allah ingin kita berdua memperbaiki diri, memantaskan satu sama lain"


"Semoga kalian di pertemukan kembali" Ucap Doni yang merasa prihatin dengan nasib percintaan sahabatnya itu.


"Tiada yang lebih indah dari dua raga yang saling menjaga, Tidak bertemu namun saling menunggu, Tidak berpapasan namun saling memantaskan, aku dan Dara diibaratkan seperti itu"


Raka menyenderkan kepalanya di kursi, matanya menatap langit-langit ruangan.


Ya Allah, bila ternyata diam-diam hati kami saling mendoakan. Jangan kau wujudkan usaha kami tuk saling melupakan dan meninggalkan. Kecuali kalau kami memang bukan jodoh, Batin Raka.


" Sabar ya Bos, ya sudah, ini tanda tangani berkas-berkasnya, inget kerja yang rajin kumpulin duit yang banyak bos buat nikahin prawan orang" Ledek Doni


Raka segera mengambil berkas-berkasnya lalu mulai membacanya satu per satu. Benar kata Doni, masa depan juga butuh biaya, sambil terus memantaskan, rasanya juga harus bekerja keras juga agar kelak bisa membahagiakan Dara.

__ADS_1


☘️☘️☘️


Dara memasang kartu perdananya, setelah mengaktifkannya Dara segera menghubungi ayahnya juga ibunya, tampak raut wajah Dara berubah sendu, karena kedua orang tuanya tidak ada satu pun yang merasa kehilangan, mereka hanya berpesan agar Dara menjaga diri baik-baik di pesantren.


Setelah menghubungi kedua orang tuanya, Dara lalu mengubungi bang Rizki, Bang Rizki terkejut ketika tahu Dara mengganti nomor ponselnya, Dara hanya memberi tahu ia ingin menjadi Dara yang baru, Dara yang terlahir kembali, Rizki menghargai hal itu, Rizki juga tidak memberi tahu bahwa pernikahan Raka di batalkan, Rizki ingin Dara fokus dengan dirinya yang ingin memperbaiki diri, Rizki percaya jika Raka memang jodoh Dara, pasti akan di pertemukan juga dikemudian hari.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


[ Setuju ga kalian kalau mereka saling memperbaiki diri terlebih dahulu? jangan komen cepet nikahin aja Thor, hayo pasti mau nagih malam pertama doang ni ya...hahaha😁😁😁]


Jangan lupa like komen dan vote.

__ADS_1


Salam sayang,


Santypuji


__ADS_2