Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan
Episode 86


__ADS_3

Malam harinya Dara, Almira, Alisha begitu juga suami-suaminya akan makan malam di salah satu restoran ternama di Bandung.


Dara mengajak kakak-kakaknya ke tempat favorit anak muda di Bandung.


Dara yang memang sering hangout sebelumnya dengan teman-temannya lebih tahu mana tempat-tempat yang bagus di kota Bandung.


Sesampainya di tempat yang dituju tidak lupa mereka langsung berselfi. Almira sangat antusias saat di suguhkan dengan pemandangan gemerlap kota bandung yang lumayan sejuk saat malam hari.


Mereka segera memesan makanan. Sebelum makanan sampai mereka bercerita banyak hal, Almira menanyakan lagi perjuangan cinta Dara dan Raka.


Raka pun menceritakan kembali secara detail kepada Kakak-kakak nya.


" Ih itu mah mirip ceritaku" ucap Alisha sambil menyenggol lengan Hafiz.


" Siapa yang di jodohkan?" tanya Dara.


"Nih di sebelahku, katanya mau nunggu selesai aku lulus dari London, eh tau nya malah tunangan sama wanita lain, sakitnya tuh disini" Alisha memegangi dadanya.


" Yang penting sekarang sudah bersatu kan sayang?" Ucap Hafiz sambil mengelus kepala Alisha.


" Iya tapi untuk meyakinkan hati itu sulit tau Mas"


"Betul sekali" Celetuk Dara.


" Halah, namanya jodoh mah, mau di pisahkan dengan cara apapun juga kalau memang jodohnya ya pasti akan di dekatkan, tulisan tangan manusia bisa saja salah, tapi tulisan takdir kita di lauh Mahfudz tidak akan pernah salah" Reihan menengahi keduanya.


" Cakep itu pak dosen" Ucap Raka.

__ADS_1


"Tapi kalau Mbak Mira dan Mas Reihan sepertinya adem ayem saja" Dara penasaran dengan kisah cinta Reihan dan Almira.


" Mana Ada" jawab Almira.


" Aku hampir menyerah dan merelakan Mas Azzam berpoligami, tapi Mas Azzam nya tidak mau"


" Hah, benarkah?" Raka melirik Reihan.


Reihan mengangguk.


" Terus bagaimana perasaanmu Rey waktu Almira menyuruhmu berpoligami?" tanya Hafiz yang juga ikut penasaran.


" Ya sedih, ya tidak mau lah, aku menolak" Jawab Reihan tegas.


" Sekarang menyesal tidak Rey" Ledek Hafiz.


" Dikit" jawab Reihan diiringi tawanya juga tawa Hafiz.


" Tuh kan Fiz, sayangnya tidak ada tawaran selanjutnya" Ledek Reihan sambil tertawa.


Almira mengerucutkan bibirnya.


Reihan lalu segera memeluk Almira dengan penuh kasih sayang.


" Kamu itu jawaban istikharahku ya humairah, Allah sangat baik hati memilihkanmu untuk mas"


"Gombal" Ucap Almira sambil tersenyum.

__ADS_1


" Nanti malam tidur di luar saja mbak" Ledek Raka.


" Kalau aku tidur di luar, aku akan mengganggu pengantin baru nanti" Ucap Reihan menggoda Raka.


" Bintitan nanti, hahaha"


Makanan pun datang mereka segera menyantapnya sambil masih berbincang.


Mereka masih saling menceritakan kisah cinta mereka, mereka juga membicarakan kisah cinta Mbak Rengganis dan Mas Birru yang tak kalah menarik.


Selesai makan mereka segera pulang karena Alfatih dan Selomita ditinggal bersama Papah Rafi. Raka pun ingin segera mengulang kembali 'pergulatan' yang membuatnya candu.


Mario Tegap:


Hidup, mati, rezeki dan jodoh merupakan rahasia Ilahi yang tak pernah bisa kita tebak begitu saja. Empat perkara ini, kesemuanya telah dituliskan oleh Tuhan. Semuanya sudah digariskan sesuai kehendakNya, termasuk kehendak mengenai jodoh atau teman hidup selamanya di dunia hingga akhirat. 


Bicara mengenai jodoh, kita tidak pernah tahu bagaimana misterinya. Ada beberapa orang yang awalnya sangat mantap untuk menikah dan telah menjalin hubungan asmara dalam waktu yang lama, akhirnya hubungan itu tak sampai pada pernikahan. Ada pula orang-orang yang sebelumnya tak saling mengenal, tak saling menyapa, tak saling tahu satu sama lain namun akhirnya bersatu di altar pernikahan sebagai sepasang suami istri. 


"Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia)," QS. Al-Qashash


Ya, Tuhan Maha Tahu apa dibutuhkan hambaNya. Termasuk untuk urusan jodoh. Tuhan tak serta merta memberikan apa yang diinginkan oleh hambaNya, tetapi Dia akan menyiapkan dan memberikan apa yang dibutuhkan oleh hambaNya. 


Dalam beberapa kasus, seseorang terlalu yakin bahwa orang yang dicintainya adalah yang akan menjadi pasangan hidupnya kelak. Sayang, kemantapan hati ini tidak selamanya berbuah hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan selama ini. Tidak sedikit orang yang telah terlanjur cinta bahkan sangat-sangat cinta tapi ternyata tak tertulis sebagai jodoh. Sekuat apapun cinta itu dipertahankan, kalau memang Tuhan belum mengizinkan dan berkendak, hubungan ini tak akan sampai pada pernikahan. 


Sebaliknya, ketika seorang telah tertulis berjodoh dengan satu nama, seberat apapun rintangan yang harus dilewatinya, ia akan tetap dipersatukan dalam ikatan pernikahan. 


"Cintailah kekasihmu sewajarnya, karena bisa jadi suatu saat dia akan menjadi seorang yang engkau benci. Dan bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saja karena bisa jadi suatu saat dia akan menjadi kekasihmu," HR Tirmidzi.

__ADS_1


Karena Tuhan adalah zat yang Maha Membolak-Balikkan hati, belum tentu seseorang yang sangat kamu cintai saat ini adalah sebenar-benarnya jodohmu. Pun, belum tentu sosok yang sangat kamu benci dan hindari selama ini adalah sosok yang akan terus jauh darimu. Bisa jadi, ia adalah sosok pemilik nama yang selama ini tertulis sebagai jodohmu. 


Urusan jodoh, sekuat apapun kamu mengejar dan usaha, jika memang sosoknya tak tertulis untukmu, kalian tak pernah menyatu. Sebaliknya, sekuat apapun kamu menolak dan menjauh dari sosok yang kamu benci, kalau memang ia tertulis sebagai jodohmu, ia akan tetap menjadi pendamping hidupmu sebagai jodohmu.


__ADS_2