
Selesai makan mereka semua segera kembali pulang ke rumah Papa Rafi. Mas Birru dan Rengganis akan pulang mendadak sore ini karena ada hal penting yang harus segera diurus di kantornya.
Sementara Alisha dan Almira serta suami mereka ingin menikmati keindahan wisata yang ada di Bandung selama dua hari kedepan.
Rengganis mengemasi baju-bajunya. Saat itu Dara menghampiri Rengganis di dalam kamar.
" Mbak, Dara padahal masih ingin selalu didekat Mbak"
Rengganis lalu mengelus kepala Dara.
" Mbak akan sering-sering kesini Ra, jangan khawatir"
Dara tersenyum, "Mbak doakan Dara dengan Raka yah"
" Itu pasti Ra, pesan mbak jadilah bidadari dunia Akhirat untuk Raka, semoga kamu bisa menjadi istri solehah. Dalam Alquran disebutkan di antara sifat wanita shalihah adalah taat kepada Allah dan kepada suaminya dalam perkara yang ma’ruf lagi memelihara dirinya ketika suaminya tidak berada di sampingnya"
Dara merasa begitu beruntung mendapatkan kakak ipar yang begitu baik hati.
“Tugas seorang istri adalah menunaikan ketaatan kepada Rabbnya dan taat kepada suaminya, karena itulah Allah berfirman: “Wanita shalihah adalah yang taat,” yakni taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada.” Yakni taat kepada suami mereka bahkan ketika suaminya tidak ada (sedang bepergian, pen.), dia menjaga suaminya dengan menjaga dirinya dan harta suaminya.” Sambung Rengganis sambil merapikan baju-bajunya di koper.
Selesai merapikan baju-baju di koper dan barang bawaan yang akan di bawa, Rengganis mengajak Dara turun ke bawah. Mereka semua rencananya ingin membuat seblak khas Bandung.
__ADS_1
" Sini biar aku saja yang menjaga Asyifa dan Alfatih" Dara menghampiri Asyifa dan Alfatih yang sedang bermain di karpet.
Raka menghampiri Dara," Sayang mereka lucu yah"
Dara tersenyum dan mengangguk.
" Sayang nanti mau punya anak berapa?"
" Ya sedikasihnya Allah A"
" Semoga Allah mengamanahkan banyak anak ke kita yah"
" Aamiin"
" Ya karena kita tidak pernah tahu doa anak kita yang ke berapa yang di kabulkan oleh Allah saat kita sudah tiada nanti, kamu tahu kan sayang amalan yang tidak akan putus walaupun kita nanti sudah tiada. Apabila anak Adam itu mati, maka terputuslah amalnya, kecuali (amal) dari tiga hal yaitu sodakoh (sedekah) yang berlaku terus menerus, pengetahuan yang dimanfaatkan, dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya"
" Semoga saja ya A, kita nanti bisa menjadi orang tua yang amanah, yang bisa mendidik anak-anak kita dengan baik"
" Aamiin"
" Sepertinya sedang bahas anak ini" Mas Birru tiba-tiba muncul di belakang Raka.
__ADS_1
" Tenang, nanti malam tidak ada Ayyubi yang akan mengganggu" Sambungnya lagi.
" Hadeh Mas Birru ini" Ucap Raka.
" Kenapa Ka? apa perlu di training dulu" Ledek Hafiz.
Pipi Dara langsung memerah.
" Hey sudah, jangan menggoda pengantin baru, seperti kalian tidak pernah saja jadi pengantin baru" Rengganis membela adiknya yang sedang di goda oleh yang lain.
" Mas Birru tuh Mbak"
"Mas" Rengganis menghampiri Mas Birru lalu mencubit perutnya.
"Aduh, sakit sayang"
" Mas terus saja meledek Raka dan Dara, Ayo kita ke belakang, mama sudah selesai buat seblaknya"
Mereka lalu berbondong-bondong ke belakang. Dara menggendong Asyifa sedangkan Raka menggendong Alfatih.
Di belakang terlihat Almira dan Alisha sedang meletakan seblaknya pada beberapa mangkuk. Asyifa dan Alfatih di letakan di stoler.
__ADS_1
Dara yang sudah terbiasa memakan seblak nampak biasa saja, berbeda dengan reaksi Almira dan Alisha, mereka merasa aneh dengan bau kencur yang begitu menyengat. Walaupun awalnya aneh, tapi lama kelamaan mereka menikmatinya.