Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan
Episode 64


__ADS_3

Malam ini malam yang begitu membahagiakan untuk Raka dan Dara, begitu juga untuk keluarga Raka dan Keluarga Dara.


Rengganis juga sangat lega, akhirnya Adiknya bisa memperoleh kebahagiaannya.


Raka memposting foto saat Rengganis memakaikan gelang di tangan Dara dengan caption " Alhamdulillah, calon istri"


Tak berapa lama watsapnya di bajiri komentar teman-teman kampus dan teman bisnis juga.


Rosa yang sedang bersama Michel di club juga melihat status Raka di watsapnya, Rosa langsung mengepalkan tangannya.


" Aku benci sekali sama kamu Ra" Gumam Rosa sambil meremas ponselnya.


" Kenapa Ros?" Tanya Michel.


Rosa lalu memberikan ponselnya pada Michel " lihat deh"


Michel mengambil ponsel dari tangan Rosa, Disana terlihat foto Wanita yang sedang mengaitkan gelang di tangan Dara.


" Dara tunangan" Ucap Michel dengan santainya.


" Dengan Raka" Rosa melirik Michel.


" Hah?"


" Ih makanya lihat baik-baik itu kontak Raka"


Michel melihat ulang " Oh ya ampun" Michel lalu mengelus punggung Rosa.


" Sabar ya Ros, kan kamu juga sudah menjadi istri samuel"


"Aku tidak rela jika Raka harus kembali lagi dengan Dara"


" Lalu, apa yang ingin kamu lakukan?"


Rosa tersenyum, lalu membisikan sesuatu di telinga Michel, Michel pun ikut tersenyum, sejak Dara hijrah, Michel juga ikut membenci Dara.


" Mana barangnya?" Rosa menengadahkan tangannya.


Michel lalu mengeluarkan sesuatu dalam sakunya dan memberikannya pada Rosa.


" Kalau yang ini gratis deh" Ucap Michel.


Rosa dan Michel tertawa dengan penuh kemenangan.


Kamu tidak akan bisa mendapatkan Raka, Batin Rosa.


Walaupun Rosa sedang hamil tapi Rosa tetap pergi ke club untuk menyalurkan kebosanannya. Apalagi samuel sedang ke luar negri untuk urusan bisnisnya, Rosa menjadi istri kesepian karena tidak pernah di perhatikan oleh suaminya itu. Kadang Rosa juga nekat meminum alkohol ataupun barang haram lainnya untuk membuat melampiaskan kehidupan yang menurutnya tidak adil.


☘️☘️☘️


Pagi harinya Dara sudah bersiap-siap untuk pulang ke rumah ibunya, ibunya yang sudah sembuh total di persilahkan dokter untuk pulang. Dara dan Bu Nadia sangat senang.

__ADS_1


Dara merapikan baju ibunya juga baju dirinya sendiri, Dara menggandeng tangan ibunya saat keluar dari rumah sakit, lalu membantu ibunya memasuki mobilnya. Dara dan bu Nadia bergegas pulang ke rumah Bu Nadia.


Sesampainya di rumah Bu Nadia, Dara memapah Bu Nadia masuk kedalam kamar, lalu merebahkannya di atas kasur.


Nadia lalu keluar dari kamar dan menelfon Aisyah bahwa insyaAllah besok Dara sudah bisa belajar lagi di pesantren, hanya saja tidak bisa menginap karena masih harus menjaga ibunya.


Saat sedang menelfon ternyata Ustad Zaki mendengarnya, Ustad Zaki begitu senang karena Dara akan segera kembali, Ustad Zaki mengahampiri Aisyah dan bertanya langsung pada Aisyah.


" Maaf Aisyah, tadi aku tidak sengaja mendengar perbincangan kalian di telfon, apakah Dara benar akan kembali besok ke pesantren?" Tanya Ustad Zaki yang tiba-tiba muncul di sebelah Aisyah.


" Emm, iya Ustad" Ucap Aisyah di barengi dengan anggukan.


Wajah Ustad Zaki langsung sumringan dengan senyum yang mengembang.


" Terimakasih atas informasinya Sya"


" Sama-sama Ustad"


Ustad Zaki keluar dari Kantor pesantren, ia langsung menelfon Umi dan Aby nya agar besok kesini karena Dara sudah akan kembali, Ustad Zaki ingin Umi dan Aby nya melihat seperti apa sosok Dara.


Ustad Zaki berkeyakinan " Tak kenal maka Tak sayang" Jadi ia ingin segera mengenalkan Dara pada Umi dan Aby nya.


☘️☘️☘️


Setelah melefon Aisyah, Dara ke kamar ibunya lagi, Dara berpamitan akan berangkat ke kampus karena hari ini ada kuis.


Ibunya mengizinkannya, namun sebelum pergi Dara terlebih dahulu memasak Nasi dan lauk sederhana di dapur Ibunya.


Selesai memasak Dara bergegas mandi di kamar tamu, kamar yang nantinya akan ia tempati jika bermalam di rumah ibunya.


Saat ini Dara sudah berada di depan cermin, merapikan bentuk jilbabnya. Ponsel Dara berdering, Dara melihat ada panggilan Vidio call dari Raka, Dara segera mengangkatnya.


" Assalamualaikum A"


"Waalaikumsallam calon istri" Raka tersenyum bahagia.


Wajah Dara langsung berubah merah muda mendengar Raka menyebutnya calon istri.


Raka melihat sekeliling Dara.


" Kok, kaya bukan di rumah sakit?"


" Sudah pulang A, sekarang Dara di rumah Ibu"


" Kok tidak memberi kabar, kan nanti bisa Aa jemput"


" Tidak usah A, Kan Dara bawa mobil sendiri"


"Itu sudah geulis begitu mau kemana? jangan geulis-geulis atuh Calon istri Aa"


" Mau ke kampus A"

__ADS_1


" Oh ya sudah, hati-hati, jaga hati, inget itu, tangannya sudah di rante"


Dara dan Raka tertawa bersama.


" Tenang A, Hati Dara juga sudah di ikat sama cinta Aa" Dara tersenyum malu.


" Aih, bisa saja nih sayangnya Aa"


" Ih sudah Ah, nanti telat, Assalamualaikum"


" Waalaikumsallam"


Dara segera mengakhiri panggilan video callnya, Dara tersenyum menunduk, Dara memegangi Dada nya yang berdegup begitu kencang, Rasanya seperti ABG yang sedang jatuh cinta saja.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


[ Maaf ya kemarin ga up, nyetrika soalnya😁😁 Nyetrika bae thor kaya ga da alasan lain😁😁 terus lagi aleman juga, ya...emak-emak kadang suka tiba-tiba drama pengen di manja pengen di elus-elus 😁😁 kamu suka gitu ga mak?????]


Jangan lupa like, komen dan vote, Terimakasih sudah selalu setia membaca karya ku.


Salam sayang,


Santy puji

__ADS_1


__ADS_2