
Hari ini Raka dan Dara mengajak keluarganya dan juga kakak-kakaknya ke dusun bambu.
Jika berlibur ke Bandung, tak lengkap rasanya apabila tidak mengunjungi Dusun Bambu Lembang. Bertempat di ketinggian area Bandung utara, suasana sejuk dan udara segar tentunya Keberadaan Dusun Bambu membawa pilihan suasana baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung.
Mengusung konsep eco friendly, tempat wisata di Bandung ini direncakan menjadi salah satu tempat eco wisata di jawa barat.
Area dusun bambu sendiri terhitung luas, dan di tata dengan baik. Tersedia area kuliner, restoran unik, berbagai permainan, tempat menginap berupa villa dan glamping, dan juga taman terbuka yang luas. Semuanya terkonsep dengan baik.
Sesampainya di Dusun Bambu Almira segera mengeluarkan stolernya. Alfatih ia letakan di stoler agar lebih nyaman.
Shelomita begitu senang melihat pemandangan indah di Dusun bambu.
" Sejuk sekali Ma" Ucap selomita sambil menggandeng Alisha mamanya.
" Nanti aku akan cerita dengan Kak Ayyubi kalau aku di ajak Om Raka main ke tempat bagus" Sambungnya.
Semua keluarga begitu menikmati liburan di Dusun Bambu. Mereka mendatangi salah satu restoran unik yang terapung di atas danau.
" Sayang, nanti kita menginap disini yah, suasana sejuknya pasti menambah syadu" Bisik Raka pada Dara.
Dara tersenyum," Mesum"
" Ya tidak masalah, kan sama istri sendiri, kamu juga suka kan?" Raka mengerlingkan sebelah matanya.
Wajah Dara langsung bersemu merah.
" Ih sudah Ah, nanti dibahasnya di rumah"
Raka memberikan kode jempol pada Dara.
Ponsel Raka berdering, Ada panggilan video call dari Mbak Rengganis. Raka langsung mengangkatnya.
" Kakak semuanya Mbak Rengganis nih" Teriak Raka.
__ADS_1
" Assalamualaikum..."
" Waalaikumsallam"
Selomita langsung saja duduk di pangkuan Raka.
" Ayyubi kemana Budhe, mita mau tunjukin tempat bagus disini"
" Ayyubi sedang bermain dengan Pakde, Budhe ke Ayyubi dulu yah"
Rengganis langsung turun ke bawah menghampiri Ayyubi yang sedang bermain dengan Mas Birru.
" Ayyubi, ini Mita, katanya mau bicara denganmu"
Rengganis memberikan ponselnya pada Ayyubi.
" Apa Mita?"
"Ayyubi lihat aku dimana, tempat yang bagus sekali" Shelomita mengarahkan kamera ponselnya di sekeliling area Dusun Bambu.
"Dusun Bambu" Batin Rengganis.
Memori otak Rengganis langsung mengingat dimana dia dulu diajak Almarhum Mas Abymanyu ke dusun bambu waktu pengantin baru.
Di dusun bambu Mas Aby pernah berkata pada Rengganis.
"Mas ingin setiap waktu yang kita lalui harus kita hargai, Mas ingin setiap waktu saat kita bersama kita selalu ingat mungkin hari ini terakhir kita hidup, agar kita selalu menciptakan momen indah dan menjalani mahligai rumah tangga ini dengan sebaik-baik nya,sebaik -baik pengingat adalah kematian, ridho untukmu ada di sini di tangan Mas,syurga mu ada di keridhoan Mas,jadilah istri Solehah agar kita bisa mencapai puncak bersama kelak"
Mata Rengganis mulai berkaca-kaca.
" Kamu kenapa Sayang" Mas Birru memegang bahu Rengganis.
" Astagfirullah, maaf Mas, aku tidak apa-apa"
__ADS_1
" Jangan berbohong, ceritakan saja"
" Maaf ya Mas, melihat dusun bambu, aku jadi teringat Mas Aby, sebelum meninggal Mas Aby mengajakku kesana, dan esok harinya Mas Aby meninggal"
" Sudah ya sayang, kita doakan Almarhum Abymanyu, Semua sudah takdir"
" Maafkan aku ya Mas,"
Mas Birru mengangguk lalu memeluk Rengganis.
Raka dan Dara mengernyitkan dahinya melihat di belakang Ayyubi kakaknya sedang peluk-pelukan.
" Ih, Mbak Ganis, Mas Birru ada anak kecil nih" ucap Raka.
Mas Birru melepaskan pelukannya.
" Ya bagus dong, biar mereka itu bisa saling mengasihi juga seperti mas dan mbak ganis" Mas Birru tersenyum lalu sengaja mengecup dahi Rengganis.
" Ampun dah, bucin dasar"
" Bucin sama istri sendiri kan tidak dosa weee" Mas Birru menjulurkan lidahnya.
" Sudah- sudah, sini Ayyubi mama mau bicara dengan Om Raka"
Ayyubi memberikan ponselnya pada mamanya. Raka dan Rengganis mulai mengobrol tentang kondisi keluarga yang ada di Bandung. Rengganis juga selalu menasehati Raka agar bisa menjaga diri dan menjaga istrinya dengan baik.
Ponselpun berkeliling, bergantian saling bicara dengan Rengganis.
Dara mendekatkan wajahnya di telinga Raka.
" A, nanti sepulang dari sini antar Dara ke tempat Rosa di penjara ya, Dara mau jenguk"
Raka mengernyitkan Dahinya, " serius?"
__ADS_1
Dara mengangguk mantap.
" Baiklah"