Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan
Sore Yang Indah


__ADS_3

Sore harinya Raka mengantarkan kakaknya ke Bandara. Dara begitu sedih karena Mbak Rengganis sudah kembali lagi ke Surabaya.


Sebelum mengantarkan Kakaknya, Raka terlebih dahulu mengajak Dara ke rumahnya, karena malam nanti Raka akan bermalam di rumahnya sendiri yang memang hanya beberapa meter saja di rumah budhe.


Walaupun sudah tidak ada Ayyubi, bocah menggemaskan itu, tapi masih ada Reihan dan Hafiz yang tidak kalah usil dengan Mas Birru. (Cari aman ceritanya😁😁)


Dara membersihkan kamar Raka yang jarang di tempati itu karena terkadang Raka tidur di rumah Budhenya.


Raka lalu mengantarkan Kakaknya.


Rengganis memeluk Raka dengan erat, Rengganis juga berpesan jika Raka mengalami kesulitan makan harus secepatnya menghubunginya.


Mas Birru juga ikut memeluk Raka sebelum mereka chek in.


" Ingat Ka, sekarang kamu sudah jadi seorang suami. Setelah menikah, suami dan istri mengikatkan diri. Di dalamnya ada hak dan kewajiban yang harus sama-sama diberikan seimbang agar saling dapat menghargai. Jadilah imam yang baik, menikah itu Ibadah seumur hidup, namanya ibadah pasti akan banyak sekali godaan dan ujian, jadi tetap berpegang teguh pada sunnah Rosul kita untuk menyelesaikan segala perkara" ucap Mas Birru.


Raka mengangguk tanda mengerti. Setelah itu Raka memeluk Ayyubi dan menggendong Asyifa sebentar.


Setelah Rengganis dan Mas Birru menaiki pesawat, Raka segera pulang ke rumahnya.


Di perjalanan Raka melihat ada toko bunga. Raka berhenti sejenak lalu membeli bunga mawar putih. Raka pernah membaca tentang makna bunga dalam hal percintaan. Bunga mawar putih melambangkan cinta sejati dan ketulusan.


Raka ingin memberikannya pada Dara karena ingin menunjukan betapa dirinya sangat tulus mencintai Dara dan berharap menjadi cinta sejati sampai akhir hayat.


Setelah mendapatkan bunga mawar putih, Raka segera bergegas pulang ke rumahnya.


Rumah nampak sepi, sepertinya Bapak masih di rumah Budhe.


Raka masuk kedalam kamarnya, terlihat disana Dara sedang berdiri memandang matahari yang sudah berada di sebelah barat. Matahari berwarna orange itu sangat indah di lihat di tambah dengan angin yang menerpa rambut panjang Dara.


Raka langsung masuk karena memang kamarnya tidak terkunci. Raka segera menguncinya lalu menghampiri Dara dan memeluknya.


" Eh, A, Mbak Rengganis sudah naik pesawatkan"


Raka mengangguk, Kepalanya masih berada di bahu Dara, Dagunya ia tempelkan di Dagu Dara.


Tercium aroma yang sangat segar, Raka memberanikan mencium leher Dara.


Dara yang di perlakukan seperti itu merasa bergidik. Rasanya sentuhan Bibir Raka dilehernya membuat bulu kuduknya meremang.


" A, kamu sedang apa?"


Raka tidak menjawab pertanyaan Dara, Ia semakin menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Dara.


" Sst...A" Dara merasa tidak tahan dengan perlakuan Raka, mulutnya spontan mendesis.


Raka semakin dibuat panas dengan respon Dara.

__ADS_1


Raka menyudahi perbuatannya lalu menatap Dara lekat-lekat dengan pandangan sayu.


" Sayang, Aa mau sekarang"


Tanpa menunggu jawaban dari Dara, Raka segera menggendong Dara lalu meletakannya di atas kasur.


Raka menyeka rambut Dara yang menutupi sebagian wajahnya. Raka menatap Dara dengan pandangan penuh cinta. Raka sampai lupa memberikan bunga mawar putihnya pada Dara. Raka akan memberikannya nanti saja.


" Aa mau sekarang yah sayang"


Dara mengerti keinginan Raka yang sepertinya tidak bisa ditunda lagi, Dara melihat jam dinding yang ada di kamar Raka, ternyata masih jam 4 sore.


Raka tidak menjawab dengan kata-kata, Ia hanya menjawab dengan anggukan. Raka langsung tersenyum senang.


Raka berdoa terlebih dahulu lalu Wajah Raka mulai mendekati wajah Dara. Mereka pun mulai berusaha menyatukan tubuh mereka dengan penuh cinta.


Walaupun dengan bersusah payah dalam penyatuan cinta mereka tapi Raka dan Dara sepertinya sudah terlanjur menggebu-gebu untuk segera menjadi satu.


Sampai akhirnya mereka berhasil meyatukan diri dalam kenikmatan cinta yang tiada tara.


Raka sangat bersyukur, Dara benar-benar menjaga kesuciannya. Raka sangat bahagia mendapatkan cinta seutuhnya dari Dara.


Setelah mereka melakukan "pertempuran" sengit 😁 Raka mengambil bunga yang ada di atas meja, lalu naik lagi ke atas kasur dan memberikannya pada Dara.


"Sayang ini untukmu"


" Terimakasih A" Dara mencium bunga mawar itu, Dara dan Raka saling berpelukan di dalam selimut yang menutupi tubuh mereka.


Mereka baru mandi setelah terdengar Adzan Magrib yang berkumandang. Sore ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk mereka berdua.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


(Maap ye ga vulgar, ah udah bikin MP nya berapa pasangan, 😁😁 bingung mau nulis yg model bagaimana lagi😁, jadi cukup yg sederhana saja tapi cukup dimengerti)


Mario Tegap:


Enam rahasia lelaki:


Lelaki membutuhkan respek atau hormat daripada cinta. Dia akan mengorbankan cinta jika tidak dihormati.


Lelaki sama dengan perempuan selalu merasa ingin "in control". Dia ingin mengontrol sesuatu. wanita harus memberi rasa aman dan nyaman pula padanya.


Lelaki merasa dirinya provider/sumber kehidupan keluarganya. Wanita harus bisa mengerti kalau pria mau selalu membayari. Diterima aja lah walaupun pendapatan yang wanita lebih tinggi.


Seorang lelaki memang sering tertarik dengan sesuatu yang seksi. Jadi jangan dimarahi, itu wajar. Itu hanya kesenangan mata dia saja. Dalam batas tertentu berilah kelonggaran terhadap visualnya.


Lelaki romantis asal wanita mengajarkan apakah romantisme itu. Lelaki juga senang suasana romantis.


Lelaki sangat memperhatikan penampilan pacar/isterinya. Jadi tampilah seperti yang pasangan Anda inginkan.


Enam rahasia wanita:


Butuh diyakinkan kembali mengenai cinta pria kepadanya.


Emosinya suka meletup-letup, jadi pria harus mengerti dan bisa meredamnya. Jangan didiamkan atau dimarahi.


Perempuan suka didengarkan. Pria harus memunyai empati kepada mereka bukan hanya simpati saja.


Wanita sangat suka suasana romantis.


Selalu ingin merasa cantik. Jadi pujilah kecantikan mereka. Sedikit "berbohong" asal tidak keluar dari muara kebenaran masih diperbolehkan.


Selalu ingin merasa aman.


🍁🍁🍁

__ADS_1


Dorongan seksual wanita cenderung berhubungan dengan siklus haid, sedangkan dorongan pria cukup konstan. Hormon testoteronlah yang merupakan faktor utama dalam menstimulasi dorongan seksual, wanita lebih banyak distimulasi oleh sentuhan dan kata-kata romantis. Ia lebih tertarik dengan kepribadian seorang pria. Sementara para pria tertarik dari apa yang dilihatnya. Pria tidak membeda-bedakan kepada siapa ia tertarik secara fisik dan tidak membutuhkan banyak waktu pemanasan untuk melakukan hubungan ****. Tetapi, wanita sering kali membutuhkan waktu berjam-jam persiapan emosional dan mental.🍁🍁🍁


__ADS_2