Percayalah...Aku Masih Perawan

Percayalah...Aku Masih Perawan
Gagal Malam Pertama


__ADS_3

Sebelum Aisyah dan Abah pulang Dara menanyakan kenapa Ustad Zaki tidak hadir. Aisyah menjawab dengan candaan, menurutnya Ustad Zaki tidak bisa hadir karena hadir dipernikahan orang yang dicintai itu pasti butuh mental yang kuat.


" Salam saja ya Sya, semoga dia mendapat jodoh yang lebih baik"


Aisyah mengancungkan jempolnya. setelah itu mereka berpamitan pulang.


"Ih sayang, segala menanyakan tentang dia" Raka merasa cemburu ketika istrinya tiba-tiba menanyakan laki-laki lain dihadapannya.


" Tidak A, aku hanya ingin tahu saja, kan aku dan Ustad Zaki berteman, aku juga menanyakannya di depan Aa, jadi tidak ada yang aku sembunyikan kan A"


Raka mengelus kepala Dara, "Iya Aa percaya"


Malam semakin larut, Dara dan Raka akhirnya pamit untuk ke kamar untuk istirahat karena lelah.


Dara masuk kedalam kamar, setelah itu langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dari keringat.


" Ra, Aa ikut dong" Raka mengetuk pintu kamar mandinya.


" Ah tidak, Aku belum selesai A"


"Ya tidak apa-apa"


" Tidak mau, pokoknya Aa harus sabar menunggu"


" Oke deh"


20 menit sudah berlalu, Dara keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk piyama karena terlupa membawa baju ganti.


Raka langsung terkesima dengan penampilan Dara yang begitu cantik dengan rambut basah yang tergerai.


"A, kenapa melihat Dara Seperti itu, sudah sana mandi"


" Habis mandi kita ngapain" Goda Raka.


" Ya kan istirahat"


" Jadi bantal guling Aa ya"


Dara menjawabnya dengan senyuman.


" Asyik, Aa mandi dulu" Raka segera bergegas ke kamar mandi.


Dara buru-buru berganti baju sebelum Raka keluar dari kamar mandi. Selesai berganti baju menggunakan piyama tidur, terdengar Ayyubi mengetuk pintu kamar Dara.


" Tante... Om"


Dara segera membukanya, " Eh sayang, kenapa?"


" Tante mau bobo disini"


Dara mengernyitkan Dahinya, Dara bingung harus menjawab apa. Akhirnya Dara membawa Ayyubi masuk kedalam.


" Papa, Mama sedang apa?"


"Papa masih di tempat acara, sedangkan Mama sedang menidurkan Dede Syifa"


" Tante, Ayyubi bobo sini yah, kan lusa Ayyubi sudah kembali lagi ke Surabaya" Sambungnya.


Dara mengangguk, Dara memperbolehkan Ayyubi tidur dengannya karena Dara merasa kasihan dengan Ayyubi. Tidur bersamanya tidak akan terjadi setiap hari, bahkan Ayyubi lusa sudah pulang ke Surabaya.

__ADS_1


Pintu kamar mandi perlahan terbuka, terlihat Raka dengan rambut basah hanya menggunakan handuk kecil yang terlilit di pinggangnya.


" Sayang"


" Iya A"


" Om kok tidak pakai baju sih"


Raka langsung terkejut, " Ayyubi kok ada disini, sudah malam, tidur sana"


" Ayuk tidur sekarang tante Dara" Ayyubi menggandeng Dara ke kasur.


" Eh, kenapa tidur disini, sana sama papah dan mamah kamu dong"


" Aku mau tidur dengan tante Dara, masih kangen tante Dara, kan lusa Ayyubi sudah pulang ke Surabaya Om, Om juga kenapa boleh tidur dengan Tante Dara hayoo"


Raka menggaruk ramburnya dengan kasar,


"Hadeh Bocah, ya kan om sudah menikah, jadi boleh tidur bersama, seperti papah dengan mamah"


"Om, Ayyubi mau tidur dengan tante Dara" Rengek Ayyubi.


"Sudahlah A, kan hanya malam ini, lusa Ayyubi sudah ke Surabaya, kasihan" Dara berusaha memberi pengertian pada Raka.


" Ini malam pertama kita sayang"


"Memangnya mau sekarang A, kan kita pasti juga lelah A"


"Ya memang tidak sekarang, tapi kan Aa setidaknya mau meneliti sebuah objek"


"Objek Apa?"Dara merasa bingung dengan ucapan Raka.


Dara langsung mencubit perut Raka," Ih Aa nig" Wajah Dara seketika langsung bersemu merah.


Pintu kamar hotel kembali diketuk. Kali ini Mas Birru yang datang. Raka merasa lega dengan kedatang Mas Birru, dengan begitu Ayyubi pasti akan di bawa ke kamarnya sendiri.


"Ayyubi ada disini Ka?"


" Iya itu Mas"


" Oh ya sudah" Mas Birru hendak pergi meninggalkan kamar Raka namun Raka mencegahnya.


" Mas, kok malah pergi sih, dibawa itu Ayyubinya"


" Dia maunya disitu"


" Mas aku kan..."


Mas Birru tertawa, " Hey, memangnya tidak lelah apa?"


"Bukan maksudku..."


"Nanti Mas akan kesini membawa Ayubi kalau sudah tertidur"


" Oke Mas"


Raka menyuruh Dara agar segera menidurkan Ayyubi. Raka menunggu Ayyubi tidur sambil menonton Tv.


" Malam pertama begini amat, harusnya aku yang dielus-elus, di nina boboin, eh malah si Ayyubi, bener-bener ya ini bocah" Guman Raka.

__ADS_1


Sudah 30 menit berlalu, terlihat Ayyubi sudah terlelap begitu juga dengan Dara. Mereka berdua sudah sangat pulas. Raka yang melihatnya menepuk dahinya sendiri.


" Kenapa jadi tidur dua-duanya ini" Gumam Raka.


Raka segera menggendong Ayyubi kedalam kamar Mas Birru, lalu Raka kembali lagi ke kamarnya.


Raka berusaha membangunkan Dara, namun sepertinya Dara sangat lelah. Dara tertidur begitu pulas.


Raka akhirnya ikut tidur disamping Dara sambil memandangi wajah cantik Dara. Raka masih tidak menyangka jika saat ini Dara sudah resmi menjadi istrinya.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


( Hai...hai... sayangku semua, baru bisa nyapa lagi nih🤭🤭🤭 author mau ngasih tahu nih, mungkin cerita ini hanya akan sampai episode 100, tidak panjang2, ya karena pihak noveltoon yang selalu memberikan kebijakan yang berat dan tidak seimbang untuk para author, jadi author tidak bisa lagi membuat cerita yang sampai panjang beratus-ratus episode, tapi author pengen bikin bnyk cerita, yang terpenting pas tamat ya ceritanya memang sudah tersampaikan sampai selesai tidak menggantung.


Next setelah cerita babang Raka ini,.Insya Allah akan author hadirkan cerita cinta Ayyubi yang sudah besar nanti, berarti sekitar tahun 17 thn kemudian karena sekarang ayyubi sudah 5 tahun, setuju ga??)


( Cerita Mas Gagah dan Inayah akan di up setelah Ayyubi, soalnya belum selesai garap, baru 15 rb kata, kurang 25 rb lagi😓)


Jangan lupa like komen dan Vote.


Salam sayang


Santypuji

__ADS_1


__ADS_2