
Keluarga Wijaya sudah sampai di rumah Pak Rafi semalam. Mereka sengaja menggunakan mobil karena ingin sambil berjalan-jalan di Bandung dan menikmati pemandangan dari Surabaya-Bandung.
Ayubi langsung memeluk Ibunya karena merasa sangat Rindu. Almira dan Alisha begitu penasaran dengan calon pengantin perempuan pilihan Raka.
Pagi ini semua sudah heboh karena satu persatu di dandani oleh tukang make up yang mereka sewa.
Mereka menggunakan kebaya dan batik seragam. Rengganis benar-benar menyiapkan semuanya dengan baik demi adik semata wayangnya itu.
Sekarang semuanya serba mudah dan praktis. ( Jika ada cuan nya 😁😁)
Rengganis bisa menyiapkan pernikahan Raka dengan matang walaupun hanya dalam waktu 2 hari saja. (Namanya juga di novel🤭🤭)
Mereka akan melaksanakan akad di rumah Pak Leon yang tidak jauh dari rumah Pak Rafi.
" Oh Raka ini ternyata calon istrinya tetangganya toh" ucap Alisha.
" Mungkin mereka sering bertemu waktu jogging kali" celetuk Almira.
" Heh sudah, nanti kalau sudah sah, kita akan membawanya kemari dan kalian boleh sepuasnya bertanya pada Dara." Rengganis menyuruh adik-adiknya agar secepatnya bersiap-siap.
Acara akad nikah hanya di hadiri oleh keluarga Inti saja yang akan di laksanakan Pagi ini. Sedangkan resepsi akan di laksanakan malam harinya.
Dara dan Raka akan menikah menggunakan adat jawa sesuai dengan asal Raka, dan mereka menyepakati nya.
Setelah semuanya berdandan rapi, mereka bergegas menuju rumah Dara. Raka menggunakan setelan baju akad yang berwarna putih, senada dengan kebaya Dara juga yang berwarna putih.
" Jangan gugup, Bismillah." Mas Birru mencoba menenangkan Raka yang terlihat gugup.
" Iya Mas"
" Minum dulu nih." Almira memberikan sebotol air minum ke Raka.
" Aku yakin dulu Mas Birru, Mas Azzam dan Mas Hafidz juga pasti grogi" Ucap Almira.
" Ya Pastilah Dek" Jawab Albirruni.
Sesampainya di rumah Dara mereka di sambut hangat oleh keluarga Dara.
Raka segera di tuntun menuju tempat penghulu.
Tepat Pukul 8, semua sudah berkumpul kecuali Dara yang memang akan di hadirkan setelah acara ijab kabul selesai.
Pak penghulu mulai memberi arahan pada Raka dan Pak Leon. Pak Leon juga merasa grogi karena ini pertama kalinya ia menikahkan akan gadis semata wayangnya itu.
Pak penghulu mulai memberi instrusksi bahwa sudah saatnya ijab kabul di laksanakan. Pak Leon menjabat tangan Raka.
" Ananda Arjuna Raka Kusuma bin Harjo Kusuma, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Andara Sasmitha binti Leon Wiguna dengan mas kawin satu set perhiasan di bayar tunai"
Raka langsung bernafas dalam-dalam lalu melafadzkan ijab Kabulnya.
" Saya terima nikah dan kawinnya Andara Sasmitha Binti Leon Wiguna dengan Mas kawin tersebut di bayar tunai"
__ADS_1
" Sah"
Saksi serempak menjawab Sah.
Semua mengucapkan Alhamdulillah. Setelah itu Dara keluar dari kamarnya dituntun oleh Ibunya. Terlihat Bu Nadia beberapa kali mengusap air mata nya, air mata kebahagiaan dan keharuan karena kini Dara sudah berstatus menjadi istri.
" Ih Raka emang top markotop, cantik banget istrinya," Puji Alisha.
" Iya benar sekali mbak" ucap Almira.
Raka begitu terkagum-kagum dengan penampilan Dara yang sangat cantik di balut dengan kebaya putih yang terlihat elegan bila di pakai di tubuh Dara.
Dara mencium tangan Raka. Raka lalu memegang ubun-ubun Dara dan mendoakannya.
( Doanya ada di novel AJTP)
Raka lalu memeluk Dara karena setelah pulang dari Villa kemarin itu, Raka dan Dara dilarang berkomunikasi oleh Rengganis. Raka begitu sangat Rindu dengan Dara.
"A, malu" Bisik Dara.
" Dulu kamu selalu suka meluk-meluk Aa"
"Itu kan waktu zaman jahiliyah atuh" Dara terkekeh lirih.
"Tanda tangani dulu berkas-berkasnya Raka, nanti pelukannya, harimu masih panjang" Ledek Mas Birru.
Raka melepaskan pelukannya lalu tersenyum pada Mas Birru.
Rengganis langsung tersenyum sambil melirik Mas Birru karena Raka balik meledeknya.
Setelah semua prosesi ijab kabul selesai, kini mereka sedang berfoto bersama untuk mengabadikan kebahagiaan ini.
Ayyubi menghampiri Raka lalu mencubitnya.
" Om merebut tante Dara dari Ayyubi." Ayyubi melipat kedua tangannya di depan dadanya.
Dara tertawa geli melihat tingkah menggemaskan Ayyubi.
Raka lalu menggendong Ayyubi " Nanti ada tante Dara yang lebih cantik lagi kalau Ayubi sudah dewasa"
" Masa sih Om"
" Iya, Ayyubi rajin belajar dulu biar dapat yang kaya Tante Dara yang cantik" Ucap Raka.
Alisha dan Almira langsung menghampiri Dara. Mereka lalu saling berkenalan. Dara begitu senang karena bisa mengenal keluarga wijaya yang menurutnya cukup heboh.
" Dara, kamu cantik banget Lhoo, kok mau sama Raka" Ledek Alisha.
"Ih, aku juga ganteng kali Mbak" jawab Raka.
" Mbak tidak tanya kamu" Ledek Alisha lagi.
__ADS_1
" Karena InsyaAllah Aa Raka akan bisa bimbing Dara Mbak" jawab Dara.
" Cie... cie"
Raka menurunkan Ayyubi, lalu menggenggam erat tangan Dara.
"Sayang, nanti kamu pasti akan terbiasa dengan bawelnya mereka" ucap Raka sambil tersenyum melirik Alisha dan Almira.
Dara tersenyum dan mengangguk, " Aku suka dengan suasana seperti ini, ramai dan sangat kental kekeluargaannya"
" Udah kali itu gandengan terus, udah kaya truk saja" Ledek Hafiz.
" Kan pengantin Baru Mas, ah seperti tidak pernah merasakan saja"
Semuanya tertawa, mereka tidak ada lelahnya meledek Raka dan Dara. Dara dan Raka begitu bahagia berkumpul bersama merasakan kebahagiaan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
( Author udah nikahin berapa pasangan ya, sampe hafal itu ucapan ijab kabul😁😁, pokoknya kalau nasehat pernikahan, doa-doanya segala macem sudah ada di novel aku janda tapi perawan jadi ga usah di tulis disini lagi yah😁)
Jangan lupa like komen dan vote.
Salam sayang,
__ADS_1
Santypuji.