
"Aku tidak menyangka Arion bisa tergila-gila dengan wanita lain selain diriku!!" gumam Moana kesal. Ia sedang bertemu dengan Bryan di sebuah cafe. Ia dan Bryan tengah menyusun rencana untuk memisahkan Arion dan Luna.
Setelah rencana Moana untuk mengajak Arion berlibur bersama, gagal!! Moana mencari cara lain.
Padahal Moana yakin, dia bisa membuat Arion berpaling dari istrinya dengan cepat. Tapi melihat kemesraan diantara mereka berdua, Moana menyadari bahwa dugaannya salah besar!!
'Sepertinya aku butuh lebih banyak usaha!' batin Moana.
Moana tersentak kaget. Ia bingung sendiri, menyadari bahwa ia begitu terobsesi pada Arion.
Padahal sebelumnya, meski merindukan Arion. Moana tidak begitu berniat untuk menemui mantan kekasihnya itu. Ia yakin, Arion juga tengah tersiksa karena tak bisa menemuinya.
Tapi ketika Bryan datang dan mengungkap bahwa Arion telah memiliki seseorang yang dicintai selain dirinya. Hati Moana bergejolak. Ia tidak terima, Arion bahagia dengan orang lain!!
Walaupun tak bisa menjadi miliknya, Moana tidak mau Arion dimiliki oleh orang lain!!!
"Sebenarnya, bagaimana bisa dia menikahi kekasihmu?! Apa orangtua kalian tidak melarang pernikahan mereka?!" sentak Moana kesal. Ia marah pada kekalahannya dan melampiaskan pada Bryan yang kebetulan ada di depannya.
Moana merasa ada yang aneh dari cerita yang diungkapkan Bryan. Ia tidak mengerti, Bagaimana bisa Arion menikahi kekasih sepupunya begitu saja?! Apa orangtua mereka tidak marah?!
Sepengetahuan Moana, orang-orang tua di negeri ini berpikiran tradisional dan juga primitif. Sangat memperhatikan hubungan keluarga dan juga pandangan masyarakat sekitar. Jarang sekali menemukan orang tua yang memiliki pikiran terbuka.
'Apa keluarga Bryan dan Arion, Berbeda?!' batin Moana.
Bryan menghela nafas panjang. "Ada sesuatu yang terjadi.."
"Sesuatu apa!?" tanya Moana bingung.
Bryan kemudian menceritakan perjodohan diantara kedua keluarga mereka, yang telah terjadi selama beberapa dekade. Lalu insiden yang terjadi antara dirinya dan Winda, yang membuat Luna salah paham. Hingga kesepakatannya dengan Luna. Kemunculan Winda yang merusak pernikahan Bryan. Lalu pernikahan mendadak Arion dan Luna.
"Itu artinya Arion menikahi istrinya dengan terpaksa, lalu kenapa kau bilang dia merebutnya darimu?!!" Alih-alih memahami apa yang terjadi, Moana malah tambah bingung.
"Apa kau tidak mengerti?! Dia sengaja melakukannya!" ujar Bryan. "Arion dan Winda, mereka bersekongkol! Aku yakin, Arion sudah mengincar Luna sebelumnya!!"
"Aku sudah bilang kan, Arion bahkan sampai kabur dari kuliahnya hanya untuk menemui Luna!!! Dia menggunakan Winda untuk menjebakku hingga hubunganku dan Luna hancur berantakan!" sambung Bryan. "Dia sudah merencanakannya sejak awal! Aku bodoh karena tak menyadarinya sebelumnya!!"
__ADS_1
Moana mengernyit, ia yakin Arion bukan tipe pria kotor yang suka menggunakan cara-cara licik semacam itu. Tapi mendengar penuturan Bryan, Moana kemudian memiliki sebuah rencana.
"Aku punya ide!!" seru Moana. Ia mendekatkan tubuhnya pada Bryan kemudian berbisik. Moana asyik mengungkap gagasannya pada Bryan, hingga tak menyadari seorang wanita memperhatikan mereka dengan geram.
"Mas!!!!!!" sentak Winda marah. Ia kemudian menjauhkan tubuh Moana yang berdekatan dengan Bryan.
"Apa yang kamu lakukan?! Kamu selingkuh?! Siapa wanita ini?!" sergah Winda garang.
Seketika, dua manusia berlainan jenis itu terperanjat kaget.
"Winda?!" Bryan segera bangkit. Hendak mengajak Winda pergi.
Namun Winda tak bisa menahan amarahnya. Ia berteriak dengan lantang, "Siapa wanita ini mas?! Apa karena ini kamu berubah akhir-akhir ini?! Kamu selingkuh?!"
Suara lantang Winda mengalihkan perhatian semua orang di cafe itu, semua mata menatap ke arah mereka dengan penasaran.
Malu bukan kepalang, Bryan menarik tangan Winda dan memintanya untuk diam!
"Diam!!" geram Bryan, "Ini tidak sepeti yang kamu pikirkan!!"
Winda mendelik marah!! Ia bukan wanita bodoh. Ia yakin perubahan sikap Bryan padanya selama ini karena j*l*ng di depannya!!
'Tidak bisa!! Ini tidak bisa terjadi!!' batin Winda. Ia tidak mau posisinya sebagai nyonya muda Bradley tersingkir. Semua kemewahan dan harta kekayaan yang sudah digenggamnya, tak bisa ia lepaskan begitu saja.
"Apa kau tidak tahu. pria ini sudah beristri!!! Kenapa kau merayu suamiku?!!" mengabaikan ucapan Bryan, Winda membentak Moana dengan keras.
Moana yang dituduh sembarangan, bangkit dari duduknya dan balik membentak.
"Apa-apaan?!!Jangan menuduh sembarang!! Siapa kamu?! Sembarangan bicara padaku!!" balas Moana sengit. "Aku tidak merayu suamimu!!!"
"Tidak merayu bagaimana?! Kalian saling menempel tadi!!!" tak mau kalah, Winda kembali berteriak, "Sejak kapan kalian berhubungan?!"
Pertengkaran sengit diantara dua wanita untuk satu pria, semua orang menatap dengan penasaran. Beberapa diantaranya bahkan merekam.
Tidak mau ada skandal yang muncul di kemudian hari, Moana kemudian berkata. "Dengar semua, ini hanya salah paham!! Wanita ini salah paham! Kami hanya berteman!"
__ADS_1
"Heh, Salah paham?! Kau pikir aku bodoh?!" cibir Winda, "Apa seorang teman saling berbisik mesra seperti itu?!"
Moana tertawa sumbang, "Ya ampun!! Halu sekali istrimu!"
Malas berdebat dengan Winda, Moana pun melangkah pergi. "Urus istrimu!! Aku pergi!"
Melihat tingkah sok Moana, Winda benar-benar merasa murka. Ia kemudian bertanya pada suaminya.
"Siapa dia mas?!!" tanya Winda murka.
"Ayo pergi! Kita bicara dirumah!" ujar Bryan kemudian.
"Siapa dia?!!" Lantang Winda bertanya. Entah kenapa ia benar-benar murka.
"Ikut aku pulang jika kau tidak mau masa lalumu aku bongkar disini!" ujar Bryan.
****
"Sayang... apa kamu marah?!" tanya Arion. Ia takut istrinya salah paham akan kedatangan Moana.
Luna menggeleng, "Kenapa aku harus marah mas?!"
"Mas takut kamu salah paham, sayang..." ujar Arion. Ia kemudian merengkuh tubuh istrinya.
"Tidak, mas!" sahut Luna, tak ada secuilpun kemarahan di hatinya untuk suaminya. Apalagi melihat tingkah suaminya tadi yang benar-benar menutup semua celah untuk Moana. Ia malah menjadi semakin percaya pada suaminya itu.
"Moana itu sangat keras kepala! Mas takut dia tidak akan berhenti sampai disini!" ujar Arion. Ia tahu, sifat Moana seperti apa. "Tapi aneh sekali, setelah bertahun-tahun.. kenapa Moana baru muncul sekarang?! Ini sangat aneh!"
Arion merasa ada yang tidak beres. Selama bertahun-tahun mereka berpisah. Dan selama itu pula tak pernah sekalipun Moana muncul ke dalam hidupnya.
Padahal beberapa bulan setelah mereka putus, Moana sempat pergi ke Jerman untuk pemotretan. Namun tak sekalipun ia menemui Arion untuk menjelaskan atau bertanya soal hubungan mereka yang berakhir.
Tapi kenapa saat ia menikahi Luna, Moana muncul begitu saja.
"Apa ada yang memprovokasinya?!" gumam Arion. Ia yakin ada yang terjadi, sehingga Moana tiba-tiba menjadi begitu terobsesi padanya.
__ADS_1
Kemunculan Moana di cafe tempo hari juga mencurigakan. Bagaimana bisa secara kebetulan mereka bertemu disana?! Seolah-olah Moana sudah tahu sebelumnya.
"Entahlah mas..." Sahut Luna. "Mungkin sudah takdirnya kita bertemu dengannya. Seperti aku dan kamu! Yang kemudian dipertemukan takdir dengan cara yang menakjubkan!!"