
" lu udah di pukulin ama kakaknya gea,dan beruntung lu masih hidup. Gue juga akan lakuin hal yang sama kalo itu sampe menimpa adik gue. Fer...kapan lo insyaf nya....? Kapan lo berubah ? Dan masih untung Tuhan memberikan hukuman dengan di pukulin kalo lu di kasih hukuman Tuhan dengan di beri penyakit kelamin,lu bisa apa hah???! " kata adit panjang lebar.mudah-mudahan dengan cara itu dia bisa menyadarkan temannya itu.
" iya dit,gue minta maaf " kata fery dengan mata berkaca-kaca.
" trus sama tika lu gimana?? Apa tika juga ama lu udah di unboxing ?? " tanya adit penasaran sambil menatap tajam ke arah sahabatnya.
Fery tidak menjawab,dia hanya mengangguk lemah .
" damn it ! " kata adit memekik sambil menggebrak meja di hadapan adit.
Fery terkejut
" lu-...hmmm...sekarang gue bener-bener angkat tangan ...gue pusing ! " kata adit sambil berjalan hendak keluar.
" dit, gue mohon bantu gue...gue harus kesiapa lagi .." pinta fery sambil terisak.
Untuk pertama kalinya adit melihat seorang fery yang notabene playboy menangis ! Kalau bukan di situasi yang kayak gini sudah pasti adit tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
" lu nangis fer..? " tanya adit penasaran dengan apa yang dia lihat.
Fery menyeka air mata nya,lalu memalingkan wajahnya.dia malu dilihat adit ,nanti dikira cengeng.
Adit kembali mendekati fery,lalu duduk di kasur.
Wajah adit tersenyum simpul melihat sahabatnya tersipu karena malu,mau bagaimana pun fery adalah sahabatnya .mereka bersahabat dari SMA bersama bagas.bahkan kuliah pun mereka sama-sama tidak mau terpisahkan,bahkan saking gila nya mereka .mereka mempunyai cita-cita kalau nanti menikah harus bersama-sama.
" gue ga habis pikir..kenapa lu bisa kebablasan kayak gitu ama gea,lu kan bukan sekali dua kali ngelakuin hal semacam itu,bahkan gue yakin banyak mantan lu semua udah ga virgin semua ya..kan??! "
Fery mengangguk,dia begitu kehabisan kata-kata.dia sudah kalah telak oleh adit.
" iya..gue salah dit,trus gue sekarang harus gimana??" Tanya fery.
" lu harus berubah mulai detik ini fer ! Lu ga boleh mainin cewek lagi apalagi sampe ngerusaknya ! Lu harus tahan hasrat lu,perkuat iman lu " adit menasehati fery,siapa tahu temannya itu bisa berubah.
" iya...mulai saat ini gue akan berubah,bantu gue ya dit " kata fery sekali lagi dengan mata berkaca-kaca.
__ADS_1
dia beruntung punya sahabat seperti adit yang masih mau nerima dia apa adanya.bahkan disaat dia tertimpa masalah pun dia tidak meninggalkannya.
Adit mengangguk,dia berjanji akan membantu sahabatnya lepas dari kebiasaan jeleknya.
***
" kayaknya dia suka deh dev.." cerocos amanda pada daveena melihat kevin di seberangnya menatap mereka yang sedang nongkrong di koridor kampus.
" sok tau lu ! " kata daveena cuek sambil memainkan ponselnya.
Kevin memandang daveena dari jauh,dia merasa tertarik pada gadis itu,entah kenapa padahal banyak cewek yang ngantri sama kevin,namun hanya daveena yang selalu terbayang-bayang.
' gimana caranya gue deketin tuh gadis ' pikir kevin.
Kevin tahu kalau daveena sudah mempunyai pacar bahkan kevin tahu kalau pacar daveena adalah adit.tapi tak apa pacaran kan ada putusnya,dia menunggu sampai daveena putus sama adit lalu dia akan maju.
" udah ahh kita masuk yuk ! " ajak daveena pada amanda.
__ADS_1
Mereka masuk ke kelas karena sebentar lagi pelajaran berikutnya akan di mulai dan kebetulan dosen killer yang sangat daveena dan amanda benci.