
Adit menghela nafas dengan tungkah laku daveena.
"Sabar ya kak " kata david memberi semangat pada adit.
Adit hanya mengangguk lalu berlari menuju mobilnya.
Daveena duduk di depan di samping asit.karena adit yang akan menjadi sopir sementara bagas duduk di kursi belakang sambil memeluk suci.
" kak suci maaf ya ,tadi lama.kakak jangan bersedih lagi,kakak harus tabah " kata daveena merasa tidak enak karena lama menunggu dirinya.
Suci tidak menjawab hanya mengangguk saja.dia masih bersedih dengan kabar tersebut.
Bagas tidak hentinya memeluk dan menasehati suci.
Sepanjang perjalanan mereka berempat hanya diam saja tanpa ada yang bicara.
Adit sesekali melirik daveena yang sedang memainkan ponselnya tanpa menghiraukan dia sedikitpun.
Jam sembilan lewat mereka sudah setengah perjalanan.mobil menepi di salah satu rest area.
Semua pada turun hendak istirahat dahulu,awalnya suci menolak berhenti,dia inginnya terus jalan supaya cepat sampai rumah.tapi akhirnya suci menyetujui juga untuk istirahat dulu mengingat kasihan melihat mereka pada lapar dan capek apalagi supir.
Daveena keluar dari mobil hendak menuju ke kamar mandi.adit yang melihatnya keluar buru buru mengejar daveena.
" apaan sih ??" Kata daveena ketus.
"mau kemana??" Tanya adit sambil memandang daveena.
" kepo !" Jawabnya sambil menghempaskan tangannya berniat ingin pergi ,namun pegangan adit sangat kuat.
__ADS_1
" ya udah ayo,ikut "
" beneran mau ikut?" Tanya daveena kesal sambil berjalan.
Adit mengikuti daveena sambil tangannya tak lepas di pegang,takut daveena kabur lagi.walaupun daveena beberapa kali menariknya namun pegangan adit begitu kuat .dan akhirnya daveena hanya pasrah.
" tu-tunggu kamu mau ke to-toilet??" Tanya adit setelah sampai di pintu kamar mandi wanita dan refleks adit menghentikan langkahnya.
" iya,ayo..katanya mau ikut ? " kata daveena dengan senyum sinisnya pada adit.
Adit menggelengkan kepalanya,bisa di siram sama air kalau dia nelat ikut masuk kesana.
Daveena menatap tangan adit karena adit tidak kunjung melepaskan genggamannya.
Dan adit pun melepaskan nya , dia berdiri tak jauh dari toilet wanita.
Daveena masuk ke dalam kamar mandi,dia mencuci muka nya karena gerah dan keringetan.dia tidak berani mandi karena sudah terlalu malam.
Grep ! Tangannya ada yang memegang lagi,daveena terkaget pas begitu di lihat kebelakang ternyata adit telah berdiri disitu.
" ayo kita bicara " sambil menarik tangan daveena menuju ke tempat duduk.
Daveena mengikuti dari belakang.
setelah duduk,adit memandangi wajah daveena ,sambil memegang kedua tangannya.
" kamu kenapa ?? "
Daveena tidak menjawabnya.
__ADS_1
"Tolong jelaskan,dev.kalau kamu diam saja mana aku tahu salah nya apa??" Tanya adit memelas.
" tolonglah jangan begitu,kalau aku ada salah bilang, ayolah.." sambil membelai rambut daveena.
Karena daveena tidak kunjung mendekat.akhirnya adit mendekatkan wajahnya ke daveena jarak antara mereka hanya lima senti.daveena terkejut dengan tingkah adit.dia lalu mendorong dada adit ke belakang supaya menjauh.
"apa-apaan sih ..maen nyosor aja " kata daveena sambil memalingkan wajahnya.
adit terkekeh melihat reaksi pacarnya.dia senang kalau daveena akhirnya bicara.
daveena malu di lihat banyak orang apalagi ini tempat umum.
"makanya ngomong kenapa?? kamu cemburu ?? " kata adit
daveena mendelik,dia memang cemburu kalau adit deket deket sama mega,apalagi secara fisik mega tidak kalah cantik sama dia dengan badan seksi dia bisa menggaet cowok manapun termasuk adit.
" hei,ditanya malam bengong,kenapa ,hm ? " adit bertanya lagi.
dengan kesal daveena akhirnya menjawab.
" yaah pikir aja sendiri??,mau manas-manasin dengan kak mega ??"
adit mengkerutkan keningnya.
" ga usah pura-pura deh.ngapain malem-malem berduaan ama kak mega,trus siangnya masih jalan-jalan sama dia,dasar kalian ! di depanku sudah berani apalagi di belakangku "
" maksudnya??..kamu cemburu sama mega?"
" ga !, ngapain cape-cape cemburu ama dia.kalau mau jalan ama dia,bilang aja.biar saya yang mundur"
__ADS_1
"siapa yang jalan ama dia?? oh ya ampuun.itu kemaren kamu salah paham sayang" kata adit sambil memegang tangan daveena.