
" maaf,ada apa amanda? Kenapa teriak-teriak??" Tanya bu sofia,dosen yang terkenal killer sambil menaikan kacamatanya menatap kearah amanda .
Degh !
Amanda terkejut,begitu pun daveena.
'Duuh alamat kena hukuman niih ' pikir amanda sambil mengetok-ngetokan bolpoin ke kepalanya.
" amanda..." panggil bu sofia karena dari tadi tidak menjawab pertanyaan nya,dengan mata melotot kearah amanda membuat siapa saja yang melihatnya merasa ngeri.
"Eeh ..i-iya bu..apa yaa??? " kata amanda terkejut sekaligus panik .daveena yang mendengar jawaban amanda seketika memijit pelipisnya.'jawaban bodoh ' dengus daveena sambil memalingkan wajahnya ke samping.
"Kamu kenapa teriak-teriak di saat saya lagi menjelaskan pelajaran? Apakah kamu tidak memperhatikan apa yang saya sampaikan?? Atau kamu mengobrol hah ??!" Tanya bu sofia sambil menggebrak meja .yang lantas membuat semua yang ada di kelas menciut,tidak ada yang berani menatap ke arah dosen maupun ke amanda tahu kalau kesalahan sedikitpun bisa fatal buat mereka karena bu sofia tidak segan-segan memberikan hukuman.
" eeh anu bu...itu...tadi aada kecoa .." jawab amanda dengan suara gemetar,bisa dibayangkan bagaimana muka amanda saat ini,pucat seperti mayat hidup.
" apa ??! Gara-gara itu kamu teriak-teriak mengganggu teman-teman kamu yang sedang belajar??! sungguh terlalu kamu amanda ! " bentak bu sofia keras sambil menggelengkan kepalanya.
Amanda tercekat mendengar bentakan dari bu sofia sang dosen killer.kalau tidak ada meja di belakangnya sudah pasti amanda terjengkang kebelakang saking kerasnya suara bu sofia.ia tidak mau di hukum hanya gara-gara ngobrol di saat jam pelajarannya,cukup minggu kemarin saja dia mendapat hukuman merangkum sampai 7bab hanya gara-gara dia ketiduran di saat jam dia.
" iyaa bu tadi ada kecoa,dan itu kecoanya bukan di saya tapi di baju ibu" kata amanda sambil menunjuk ke arah bu sofia dengan tangan gemetar takut ketahuan bohongnya,namun ...
" hah ??! Mana...mana??!! " teriak bu sofia sambil jingkrak jingkrak kesana kemari dan mengibas-ngibaskan bajunya.
Dasar amanda yang usil kebangetan,menutupi kesalahan demi dia bisa selamat dari hukuman bu sofia.
kelas jadi gaduh dan berisik terdengar suara jerit menjerit para mahasiswi yang merasa geli sekalighs jijik dengan binatang yang bernama kecoa.
" lu ngerjain bu sofia kan??" Bisik daveena pada amanda.yang ditanya malah senyum-senyum sendiri.
tak terasa jam pulang sudah mendekati,daveena tengah membereskan buku-bukunya dan bersiap pulang.
***
__ADS_1
Ting
Tong ...!
Bi sumi yang sedang berada di dapur segera berlari tergopoh-gopoh menuju pintu ruang tamu begitu mendengar bel berbunyi.
"Siapa bi ??" Tanya mamah amy dari ruang makan.beliau sedang menyiapkan makan malam bersama bi sumi
" ng-ga tau bu,bilangnya temen non daveena.dia nungguin di teras,bibi panggil non daveena dulu ya bu" kata bi sumi sambil permisi mau manggil daveena di kamarnya.
'Siapa?? Kalau teman daveena semua kenal dan langsung masuk kedalem rumah 'gumam mamah amy heran.lalu dia pergi kedepan karena penasaran siapa yang datang dia tidak mau anaknya bergaul dengan sembarang orang.
Terlihat seorang lelaki dengan baju atasan ala kerajaan dan lengkap dengan sepatu hitam yang lancip di ujungnya,mencerminkan bahwa dia putra mahkota atau king dari suatu kerajaan membelakanginya.
"Ehmm" mamah amy mendehem.
Dan langsung lelaki yang sedang memunggungi mamah amy berbalik karena terkaget mendengar suara berdehem dari belakang.
Kevin segera berbalik,sambil tersenyum dia bicara.
" terima kasih tante...ehmm perkenalkan nama saya kevin tante,saya temannya daveena " sambil mengulurkan tangannya ke arah mamah amy.
Mamah amy menyambutnya sambil tersenyum.
" kevin?? king kevin atau prince kevin?? " canda mamah amy pada tamu nya daveena sambil tersenyum."ayo nunggunya di dalem aja,diluar dingin loh .ada apa kira kira pangeran datang ke gubuk kami " kata mamah amy tergelak sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan mengajak kevin berjalan masuk kedalam rumah.
Lain hal nya dengan daveena,yang sedang mengotak atik ponselnya dengan mata memerah.teringat 3 tahun kebelakang ,bahwa pada malam minggu seperti malam ini dia baru saja pulang dengan hati bisa di katakan masih syok dengan pernyataan temannya yang sekarang menjadi kekasih.yahh sore itu adit mengutarakan isi hatinya di danau cinta.
Yaah dia tengah bernostalgia dengan kenangan-kenangan dimana tiap tahun dia selalu merayakan hari jadinya dengan adit dengan mengunjungi tempat dimana dia jadian.
Mengslide poto-poto yang berada dalam ponselnya,bahkan masih ingat di memorinya tentang kebersamaan dengan adit,kelakuan adit yang usil,nyebelin tapi selalu membuat dia nyaman.bahkan dengan berada di dekatnya kenyamanan bahkan keamanan selalu dia rasakan.ahhh dia sungguh merindukan sosok kekasihnya itu,menemaninya di saat berangkat bahkan pulang sekolah hingga kuliah.dimana dia selalu siaga ketika ada temannya yang suka godain dia,maka adit selalu ada di barisan paling depan.mengingat tentang semua itu,kebersamaan mereka dan kata kata manis adit padanya membuat dadanya terasa sesak.tak terasa bulir bening jatuh di pipi mulusnya.
Tok
__ADS_1
Tok !!
" non,ada tamu nungguin di bawah" panggil bi sumi membuyarkan lamunan daveena.
' heh,siapa ya?? Perasaan ga ada janji??' Gumam daveena bingung.sambil menyeka air matanya dia beranjak membuka pintu kamarnya.
" siapa bi?? " tanya daveena begitu keluar dari kamar tidur.
" ga tau non,cowok.cakep deeh kayaknya pangeran dari kerajaan non,bibi aja sampe kesengsem liatnya.kalo bibi masih muda mau bibi tembak deh non hihi " kata bi sumi sambil cekikikan lalu mengikuti nona nya ke bawah.
Daveena hanya menggelengkan kepalanya.sambil berpikir siapa laki-laki yang bertamu ke rumahnya malam-malam,lagian ngaco juga si bibi masa iya ada pangeran datang kesini?? rasa penasaran dengan siapa yang bertamu ke rumahnya maka dia turun ke lantai bawah menuju ruang tamu.
" tuh non,ganteng kan,kayak di pilm korea itu..si jimin ya atau jungkook non,aahh bikin pengen nyubit non.." kata bi sumi cengengesan sambil nunjuk sesosok laki-laki sedang duduk di kursi tamu dengan benar saja memakai pakaian ala princes,dikira orang teater nyasar kesini tapi begitu di lihat lebih dekat.dia sepertinya mengenal sosok lelaki yang memakai kostum pangeran tersebut.
Degh !
" hai..." sapa kevin tersenyum begitu orang yang ditunggunya sudah berdiri di hadapannya.
Dengan tersenyum datar,daveena membalas sapaan dari kevin,lalu dia duduk saling berhadapan,dengan hati bertanya 'apa mevin baru mengadakan pentas teater atau mau ngamen??' tawa daveena tertahan demi menghargai sang tamu tersebut.
" sorry lancang kesini,ga apa-apa kan? " katanya dengan suara lembut sambil menatap daveena.
Hanya gelengan yang mewakili jawaban dari kevin,sambil menyenderkan badannya ke sandaran kursi.
" kenapa lihatin aku terus,terpesona ya ??! "
kata kevin sambil tergelak memamerkan deretan gigi putihnya.
"aku sengaja kesini mau jemput kamu,mau kan kamu berangkat bareng sama aku ? " kevin berkata tidak pantang menyerah dengan segala usahanya demi bisa lebih dekat sang pujaan hatinya.
" jemput ? Memangnya mau kemana?? " tanya daveena sambil mengerutkan dahinya.
Kevin tersenyum sebelum menjawab pertanyaan daveena,sang cewek yang dia bela-belain banting stir mengganti jurusan kuliah hanya ingin supaya dia lebih dekat dengannya.
__ADS_1