
Anna masuk ke kamarnya menjatuhkan dirinya ke kasur. Dia teriak teriak menumpahkan sakit hati dan kekesalannya.
Merasa kecewa dan di bodohin oleh perasaannya selama ini. Wahyu memberikan harapan yang pada akhirnya hanya membuatbdia kecewa.
Anna menangis sesenggukan meratapi nasibnya , orang yang selama ini dia harapkan menjadi pacarnya ternyata mencintai sahabatnya.
Gue benci loe dev , gue benci...kenapa harus elo yang dicintai kak wahyu, kenapa dev teriak anna .
Adit yang sudah pulang dari tugas KKN nya tidak mendengar teriakan anna, saking lelahnya menempuh perjalanan membuat adit tidur dengan nyenyaknya.
Daveena pamit pada dina karena hari sudah sore, dia memesan ojek online untuk mengantarnya pulang kerumah.
Di rumah daveena menyanyi hanya untuk mengisi waktu luangnya di studio kecilnya sesaat sebelum dia dan adiknya melakukan panggilan visualnya kepada orang tuanya dan grandma nya.
Adit mengetuk pintu kamar anna, tapi tidak ada jawaban.
Mencoba membuka pelan pintu kamarnya.
Dilihatnya anna sedang meringkuk dengan muka di tutup bantal .
Ahh rupanya sedang tidur .pantas saja dari tadi tidak terdengar suara dia berisik.
Adit melihat seisi kamar adiknya, seprai kusut menjuntai ke lantai, bantal guling berserakan di bawah meja belajarnya dan tas sekolahnya di dekat pintu kamar.
sangat berantakan, mirip kapal pecah gumam adit sambil menggeleng kepala.
Di ambilnya bantal dan guling lalu di letakkan di samping anna yang sedang tidur.
Tas nya dia simpan di atas meja belajarnya. Lalu sprey nya dia lipat dan di taruh di atas kasur.
Adit melangkah keluar meninggalkan anna yang masih terlelap.
Di liriknya jam menunjukan jam lima sore .masih ada dua jam lagi pikirnya.adit kembali ke garasi melihat motor dan mobilnya yang sudah satu bulan ditinggalkan.
Anna terbangun dari tidurnya ,dia menggisik kedua matanya yang perih akibat menangis.
Matanya menyapu ke sekeliling kamar yang tadi dia tinggalkan sebelum tidur acak acakan sekarang jadi rapi.
Dia melihat tas sekolahnya sudah ada di atas meja belajarnya.
Anna heran.siapa yang membereskan? Apa mungkin pembantunya ? Tapi tidak mungkin. Pikir anna.
Dia segera bangkit dari kasurnya lalu lari ke kamar kakaknya, di buka pintu kamarnya, kosong.
Lalu ke dapur tidak ada siapa siapa.
__ADS_1
# kak adit
Anna terduduk di kursi depan tv, seketika dia teringat kakaknya , adit yang sudah satu bulan pergi KKN .
Setelah merasa cukup memeriksa motor dan mobilnya.adit masuk ke dalam hendak cuci tangan ke dapur.
Dia melihat adiknya yang sudah bangun sedang duduk di depan tv, setelah cuci tangan .adit mencolek pipi anna dengan tangannya yang masih basah.
Sontak saja anna menjerit karena merasa kaget.
Adit tertawa terbahak bahak merasa senang telah menjahili adiknya.
" Kak adit..." kata anna sambil memeluk adit.
Adit tersenyum melihat adiknya memeluk dia manja.anna memeluknya erat sambil menangis, menumpahkan segala kesedihan dan kemalangan yang menimpa nya.
" baru juga di tinggalin satu bulan udah mewek mewek , manja loe " kata adit sambil mengusap usap punggung adiknya.
Anna meninju perut adit karena telah menggodanya.ingin dia cerita namun diurungkan niatnya.
Anna melepas pelukan dari kakaknya sambil sesenggukan. Matanya merah dan bengkak.
Adit melihat anna begitu merasa heran, tidak biasanya adikknya begitu.apalagi melihat matanya yang bengkak dan bola matanya yang merah.
" na loe kenapa?? " kata adit " cerita ama kakak !"
" bilang kalau ada yang menyakiti , biar kakak kasih pelajaran" kata adit mengguncang bahu adiknya.
Anna hanya menggelengkan kepala,terlalu sulit harus bilang ke kakaknya kalau dia terluka.ya hatinya terluka dan apa yang bisa di bantu kakaknya karena masalah perasaan memang tidak bisa di paksakan.
# kepergok
Jam tujuh malam daveena turun untuk makan malam, sayur sop dan kerupuk bawang menu kesukaannya.baru juga beberapa suap dia makan bel di rumahnya berbunyi.
Bi sumi lalu pergi membuka pintu tak berapa lama bi sumi datang dan memberitahu ada tamu.
Daveena menyuruh bi sumi untuk mempersilahkan masuk tamu nya dulu sedangkan daveena menyelesaikan makannya yang tinggal beberapa suap lagi.
Daveena berjalan keruang tamu, penasaran .
Di lihatnya wahyu sedang duduk santai.pasti mau ke david pikir daveena.
" ada kak wahyu " kata daveena tersenyum. " mau ketemu david ya ? " tambahnya lagi.
" kak " kata daveena melambaikan tangannya di depan mata wahyu, karena dari tadi wahyu hanya melongo saja menatap daveena.
__ADS_1
" ehh maaf apa ya??" Kata wahyu gelagapan.karena ketahuan melamun sambil memandang daveena.
" mau ke david ya ?? Biar dev panggil kak " kata daveena sambil membalikkan badannya hendak pergi namun, wahyu melarangnya.
Dia berkata ada sesuatu yang mau di bicarakan berdua dengan daveena.
Wahyu terdiam memandang lekat wajah daveena .dia mencoba merangkai kata yang sekiranya bisa di mengerti oleh daveena.
* * * *
Di rumah adit sudah siap dengan kaos hitam dan jaket bombernya, debelum pergi dia ke kamar anna dulu memeastikan bahwa adiknya baik baik saja karena dari sore tadi dia mengurung diri di kamarnya.
" kakak pergi ke luar dulu ya na, jangan lupa makan malem yaa " kata adit di depan pintu kamar anna yang sengaja di kunci oleh anna.
Setelah mendapatkan jawaban dari anna , adit berlalu pergi ke garasi mengeluarkan motornya dan pergi ke rumah daveena.
Setelah ngobrol panjang lebar, wahyu mulai menatap serius ke daveena,matanya memandang lekat manik gadis yang belakangan ini mencuri hatinya.
" dev, benarkah kamu tidak punya pacar ?" Kata wahyu.
Daveena mengerutkan dahinya sejenak, kenapa wahyu bicara begitu.
" ehh maksud kakak..sorry jika pertanyaannya kurang sopan.bukan maksud ka-" wahyu belum sempat menamatkan omongannya keburu di jawab oleh suara yang tidak asing di telinga wahyu.
" siapa bilang belum punya ??!! " kata suara yang sontak membuat mereka terkejut.
Daveena menoleh ke arah sumber suara, matanya berbinar bahagia.
" adit.." kata daveena sambil bangkit dari tempat duduknya.
Adit berjalan ke arah daveena dan duduk di dekat daveena tanpa menoleh ke wahyu.
" kapan pulang ??" Kata daveena sambil menjatuhkan pantatnya di samping adit.
" tadi siang ,kamu apa kabar ?" Jawab adit memandang wajah daveena sambil memegang tangan daveena.
Wahyu melihat adegan tersebut merasa kesal, mukanya merah padam menahan amarah.
Mereka bercengkrama tanpa melihat di depannya ada wahyu " ehmm " wahyu mendehem.
Daveena buru buru melepaskan genggaman tangan adit ,dia baru sadar bahwa ada wahyu di hadapannya.
" dev , boleh saya tahu jawaban kamu apa?? ?" Kata wahyu ke daveena setelah adegan drama yang menyakitkan mata wahyu.
" ehh yang mana ya kak ??" Kata daveena salah tingkah dan lupa apa yang di tanyakan wahyu padanya karena saking terkejut dan bahagia melihat kedatangan adit.
__ADS_1
Adit merekatkan duduknya dengan daveena, dengan mata menatap wahyu dengan tatapan mengintimidasi.