
" apakah kamu lupa,kalau malam ini pesta ulang tahun andini .kan kamu juga di undang jadi aku pikir daripada aku sendiri kesana ga ada teman,lebih baik aku ngajak kamu,bolehkah?? " tanyanya penuh harap.
Jleb !
Mau di tolak,kasihan.mau di iyakan,daveena sedang malas untuk keluar.apalagi ke sebuah pesta yang pasti bakalan rame nantinya.sedangkan dia maunya menyendiri dan bahkan merasa nyaman dengan kesendiriannya selama ini.
" kok melamun "
Melihat daveena yang belum menjawab pertanyaan dia.
" ehh...emmh..sekarang ya ultahnya??" daveena bertanya dengan raht wajah seperti orang yang linglung,sungguh dia melupakan undangan dari temannya.terlalu pokus untuk melupakan seseorang sehingga dirinya lupa bahwa hidup harus terus berjalan.
Padahal dirinya sudah mulai menata kembali kehidupan dia kedepannya,tentang cita-citanya dan juga mungkin tentang ...cinta nya.
" ya udah sekarang kita berangkat yu..acaranya di mulai jam 8 malam,ini baru jam 7 malam masih ada waktu sejam lagi untuk kamu bersiap " kevin berkata dengan tatapan lembut pada daveena,dan membuat daveena memalingkan wajahnya.bersitatap dengan kevin kelamaan membuat hatinya luluh ,ingin melupakan namun ternyata sangat susah.sekokoh itukah benteng cinta yang dibuat adit untuk daveena,sehingga sangat susah untuk di bobol???! .dia butuh waktu yang sangat lama hanya untuk melupakan satu nama yang entah dia bisa hilangkan di hatinya atau tidak.
Dengan langkah berat daveena naik ke atas tepatnya ke kamarnya,padahal di hatinya dia malas namun apa daya kevin sudah menjemputnya dan tidak ada alasan untuknya untuk menolaknya.
Memakai gaun dengan warna hitam selutut dan sepatu hell dengan warna senada membuat penampilan daveena terlihat anggun dan terkesan...entahlah.sambil menyambar clutch bag nya di atas meja rias dia segera ke bawah menemui kevin yang sudah menunggunya.sebelum kebawah dia berpapasan dengan david,sang adik yang hendak ke ruang musik.
" o..ouww..mau ngelayat siapa kak?? " tanyanya heran sambil melihat penampilan kakaknya dari atas hingga bawah.
" siapa yang mau melayat?? Gue mau ke pesta " jawab daveena sambil mendorong adiknya yang berdiri dihadapan nya agar menjauh.
" bentar-bentar kak...lu mau ke pesta?? Pesta hallowen ? Perasaan masih bulan srptember? april mop ? Udah udah kelewat.ini ceritanya pesta apa siih?? " cerocos david pada sang kakak penasaran dengan alis berkerut.
" ih kepo banget,gue mau ke pesta ultahnya temen kampus ,emang ga nyambung ya kalo pake baju gini??" Daveena menghentikan langkahnya karena mendengar ucapan adiknya.dia yang merasa ragu dengan penampilannya kali ini. berpikir mau memakai gaun apa dan alhasil yaah itulah..dia pakai seadanya.tanpa dia sadari apa yang tengah kevin kenakan saat ini.
__ADS_1
" what?? Ke pesta ultah?? Dengan gaun seperti ini??,lu gila apa kegeser otaknya?? Masa ke pesta pake baju item item kayak ke acara yang meninggal lagian emang dress codenya gothic ..kalau iya lu kurang dandanannya,pastiin dulu dress code nya bebas atau bertema ,dari pada lu saltum.kan malu"
Daveena tampak berpikir,benar juga apa yang dikatakan oleh adiknya.dia lalu membuka clutch bag nya dan mengambil ponsel.dia membuka undangan dari sahabatnya yang berupa sebuah link,dan benar saja ! Ternyata tema pestanya adalah prince and princess.
Cepat-cepat dia masuk kembali ke kamarnya dan membuka lemari pakaiannya.david yang sedang berdiri di hadapannya di dorong hingga nyaris terjengkang ke belakang.
" busyet ! Kira kira dong kalau lewat !!! " kata david sambil berpegangan pada daun pintu kamar studio musik,setelah di dorong dengan sengaja oleh kakaknya.david berjalan masuk ke dalam tidak berapa lama terdengarlah suara bising dari alat musik yang di mainkan oleh david.
'Duuh gue harus pake baju apa?? Apa gue batalin aja dan bilang ga ada baju?? ...tapi masa iya alasan yang ngerendahin gue banget deh ' gumam daveena sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.
' upps! baru daveena sadari kalau kevin ternyata bukan pulang dari teater namun yah itu dari , ke pesta !
Setelah mengacak-acak isi lemari,ketemulah gaun merah maroon dengan atasan yang memperlihatkan punggungnya dan bawahnya panjang menjuntai sampai ke mata kaki,dan gaun itu dia dapatkan sewaktu pesta perpisahan sewaktu duduk di bangku SMA dan kebetulan dia menjadi princessnya. Namun sayang tiaranya sudah tidak ada,di pakai mainan ketika para keponakannya main ke rumah.
Dengan polesan make-up yang lembut dan lipstik berwarna peach menambah keanggunan sesosok daveena.
Tak
Tak
Tak...
Suara hells yang di kenakan daveena bertalu menuruni anak tangga,sehingga membuat kevin mendongakan kepalanya ke atas melihat secara terpana ketika sang dewi turun dari langit,begitulah kiranya kata-kata yang keluar dari hati seorang kevin.
Setelah sampai di bawah,daveena masih berdiri di hadapan kevin,dengan raut wajah yang heran karena melihat kevin yang bengong sejak dia turun hingga sekarang berada di hadapannya.
'Apa salah lagi dandanan gue ?? Kalau iya..lebih baik gue kaga jadi ikut ke pestanya dari pada capek harus bolak-balik ganti baju !' Keluh daveena dalam hatinya.
__ADS_1
Dengan melambaikan tangan di depan wajah kevin,berharap kevin cepat sadar dari lamunannya.
" ehm..kev..kevin" suara daveena sengaja di buat keras supaya terdengar oleh kevin.
" eh...! Kenapa?? " sahut kevin terperanjat,karena lamunan dia di buyarkan oleh daveena.
" jadi ga kita perginya?? Maaf lama nunggu tadi soalnya bingung harus pake baju apa...gini pantes ga?? " tanya daveena meminta pendapat tentang penampilannya pada kevin.
Serasa di hadapkan dengan seorang bidadari,jantung kevin mendadak berdetak dua kali lipat bahkan sepuluh kali lipat mungkin apalagi kalau dia tidak menutup mulutnya sudah pasti liurnya meleleh.
" kevin..! Kok ga jawab siih.jelek yaa?? Ya udah aku ga jadi perginya.kamu pergi aja kesana dan bilangin kalau aku ga bisa hadir,lagi ga enak badan !" Ketus daveena kesal karena sedari tadi kevin hanya bengong sambil memandanginya.
Sadar bahwa daveena berteriak,dia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ehh..ga kok..kamu cantik banget,aku bengong tadi karena mengira ada bidadari jatuh dari khayangan lalu menghampiriku " ujarnya masih dengan tatapan syahdu pada daveena.
Demi apapun pasti semua cewek akan terlena oleh pujian kevin namun tidak hal nya dengan daveena yang cuek bahkan terlalu cuek dengan rayuan siapapun.yahh dia memang tipikal cewek yang tidak gampang terlena dengan berbagai rayuan maupun gombalan.
Dengan berdiri dari duduknya,kevin mengulurkan tangannya pada daveena sambil berkata.
" ayo kita berangkat,keburu malem "
" tapi aku ga bawa kado,gimana??atau kita mampir dulu aja kali ke toko souvenir,gimana?? " kata daveena sebelum berangkat.
--------------------------------------------
malam readers ku tersayang..akhir akhir ini jarang up episode.
__ADS_1
gini repotnya kalau bikin 2 novel dan dua duanya ongoing pula....