Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Fery yang menjengkelkan


__ADS_3

" persetan dengan polisi ! " amuk nya dengan kilatan di mata nya.


" biar gue selaku temennya,meminta maaf ke abang,lagian temen gue juga udah babak belur kan bang?? Kalau menuruti nafsu pasti tidak akan cukup bang.kasihanilah dia bang.saya yakin dia akan bertobat dan akan berubah setelah mendapatkan pelajaran dari abang " kata adit memohon sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya.


" heh ! " dengus orang itu.terlihat nafasnya sudah mulai teratur dan amarahnya sudah turun.


" kali ini gue maafin.kalau bukan karena temen lo ! Udah gue habisin lo malam ini bajingan tengik ! " katanya sambil berlalu dan meludah.


" semuanya..balik ! "


Adit lega karena orang itu mau melepaskan temannya,dia melihat orang itu pergi berjalan .


Adit mengira dia mengajak balik semuanya itu pamit pada dia dan fery,namun tidak di sangka begitu dia selesai ngomong,terlihat dari balik dinding dan belakang gor keluar beberapa orang.


Begitu adit hitung jumlahnya ada enam orang,untung saja orang itu bisa di atasi dengan omongan,kalau tidak bisa babak belur juga dia di amuk kawan kawan mereka.


Tak terbayang gimana fery tadi di pukulin sama mereka hingga terkapar begini.


Adit memapah fery yang masih sadar,di bawa nya ke mobil.


" gue bawa lo ke rumah sakit ya?? "

__ADS_1


" ga..." kata fery lemah.


Adit yang menyetir mobilnya melirik ke arah fery,dia melihat kondisi temannya itu yang terluka parah.harus di obati.bagaimana kalau infeksi.


" lo harus di obati,kalau sampe infeksi gimana? Ya udah gue bawa ke klinik aja.ada di depan klinik 24 jam.dan lo harus mau ! "


" tapi dit..."


" lo jangan kayak anak kecil ! " bentak adit karena kesal.


"Loe istirahat aja di kamar tamu,entar gue bawain baju gue buat ganti " kata adit begitu sampai di rumah nya.


Fery tidak menjawab,dia mengikuti saran adit.takut di bentak seperti tadi di klinik,adit kalau marah nyeremin,batin fery sambil bergidik.


" ayo keluar,gue bantuin " kata adit begitu nyampai depan klinik.


Fery diam,raut wajahnya terlihat ketakutan.


Adit menghela nafas kasar " fer,ayo buruan...ini udah malem " adit kembali mengajak fery keluar dari mobilnya.


Fery memandang muka adit dengan ekspresi wajah sok imut.

__ADS_1


" bolehkah ga jadi ke sini ?? ! " fery memelas


" ga boleh ! Ayo buruan masuk,lu kayak anak kecil aja.kalo lo ga mau kesini lo jangan sok jagoan makanya ! " bentak adit kesal.


Tidak mudah membujuk fery yang seperti anak kecil mau di suntik.fery tidak mau di obati karena dia berpikir pasti sakit dan perih apalagi dokter suka kasar kalau ngobatinnya.


" fery...gue seret lo ! " kata adit sekali lagi sambil melototkan matanya ke muka fery.


Fery bukannya keluar malah semakin diam di kursi .


Adit menghentakkan kaki nya lalu pergi meninggalkan fery,dia masuk ke dalam klinik.


Mau apa adit masuk kesana sendiri ,kan yang sakitnya gue.ahh gue jadi ga enak hati.gumam fery dengan terus memicingkan mata nya.


Tak berapa lama adit keluar dengan diiringi beberapa petugas rumah sakit dan blankar.


Tubuh fery menggigil melihat dari mobil , adit berjalan diiringi mereka.mau kabur dia tidak bisa karena jangankan berlari untuk berdiri pun dia tidak bisa.


" fer,buka pintu mobilnya " adit menggedor kaca mobilnya.


Keringat mengucur dengan deras dari dahi dan tubuh fery.

__ADS_1


" fery,lu ga boleh gini.cepet buka pintu nya.malu-maluin ! " bentak adit tidak sabar melihat tingkah temannya yang menyebalkan !


Adit pergi menjauh dari tempat tersebut,dia merasa malu dengan ulah temannya yang kayak anak kecil.


__ADS_2