
Daveena melihat adit yang mulai bersiap-siap.dia bertanya
" ada apa ? " kata daveena karena melihat muka adit yang terlihat panik.
Adit menatap wajah daveena,di lihatnya jam di tangannya sudah menunjukan pukul setengah sembilan malam.
" aku harus balik , ini udah malem " kata adit.
Daveena mendengus,bukannya dia tidak rela adit pulang tapi,sepertinya dia menyembunyikan sesuatu dari dia.
" bicara..ada apa ?? " kata daveena sekali lagi.
Adit menghela nafas panjang,tidak mungkin dia menceritakan keadaan fery pada daveena.
" ada apa?? Ga ada apa-apa...ini kan udah malem.ga enak sama ayah dan mamah kamu.besok kan kita ketemu lagi " kata adit sebisa mungkin menormalkan keadaan biar kekasihnya tidak curiga.
" apa kamu masih pengen berduaan sama aku disini,ga rela ya aku pulang ?? "
Daveena mendengus " ya sudah pulanglah sana " katanya sambil mendorong punggung adit.
Adit lalu bangun dan berjalan hendak pamitan pada orang tua daveena.
" oh mau pulang ? " kata ayah willy melirik jam dinding sambil menyambut tangan adit yang hendak salaman.
__ADS_1
" iya om,sama mau minta ijin besok mau ngajak daveena jalan-jalan " kata adit dengan hati berdegup takut tidak diizinin.
Ayah willy tertegun " mau pada kemana gitu?? " tanyanya menetap mereka.
"Emmh..a-anu ..m-mau..." belum selesai adit menjawab daveena menjawab.
" ihh ayah..kepo! Mau tau urusan anak muda ! " kata daveena sambil berdiri dekat mamah nya.
" ya udah,biarin aja yah..nak adit boleh kok.besok pagi kesini aja,ajak daveena nya.kebetulan daveena juga ga kemana-mana kan??! " kata mamah amy sambil menatap daveena.
Daveena hanya menggangguk,dia tahu mamahnya akan mengijinkan nya.
Setelah mendapat ijin dari orang tua daveena adit pulang di antar daveena sampai teras.
" pulang yah ..." kata adit begitu sampai teras rumah.
Adit berjalan menuju mobil nya,lalu pergi meninggalkan rumah daveena.
Sementara di tempat lain.
" bentar,temen gue lagi di jalan " kata fery sambil mengelap sudut bibirnya yang terluka.
Adit sampai setengah jam kemudian ke lokasi,dia berjalan mencari keberadaan fery yang katanya berada disini.
__ADS_1
" fer...fer...lo dimana?? " kata adit sambil melihat kesana-kemari.
" gue disini dit ! Uhuk..uhhukk ..."
Adit mencari asal suara temannya,dia menolah ke samping,begitu hendak melangkah , keluar dua orang laki-laki yang dia sendiri tidak kenal.
" ooh jadi lo temen si bajingan itu ! " sambil nunjuk adit
" maaf,kalau boleh tau ini ada masalah apa ya??? Dan temen gue mana??!" Tanya adit merasa khawatir dengan keadaan fery.
" heh ! Dia temen lo ...ciiih ! Seret bajingan itu kesini !! "
Tak berapa lama keluar fery dengan di seret dan keadaan fery yang babak belur .
" fer- "kata adit sambil berlari mendekati temannya.
" i-ini kenapa ?? Ada masalah apa sebenarnya ?? " tanya adit sambil mendudukan fery.
" asal lo tau..bajingan tengik ini udah nyakitin hati adik gue ! Adik gue sampe mo bunuh diri gara-gara dia ! " kata lelaki itu sambil mendekat hendak memukul fery,namun di cegah oleh adit.
" sudah..sudah bang ! . Bukannya gue mau bela temen gue,gue tau temen gue bajingan tapi ga harus main hakim sendiri kan bang ?" Kata adit menenangkan.
" tapi dia dah ngecewain adik gue..!!! Bajingan kayak dia pantesnya mampus ! "
__ADS_1
Fery bergetar mendengar amarahnya, dia tidak bisa berkutik hanya menunduk merasakan seluruh badannya remuk .
" iya gue ngerti bang,gue juga sama punya adik cewek.tapi apakah abang tau kalau tindakan abang ini melanggar hukum.abang bisa diaduin ke pihak berwajib,bang "