
Setelah memakai sepatu dan mengambil tas selempangnya,lalu dia pergi.kini tinggal lah fery dan pacarnya di dalam kosan.
"Kamu makan siang aja dulu " kata fery memulai obrolan.
Dia menggeleng.dia ijin mau ganti baju dulu,katanya gerah.
Memang diluar udara sangat terik,bahkan di dalam kosan pun terasa panas,apalagi kosan nya kecil,hanya ada kamar satu dan ruang tamu dan tanpa kursi hanya di alasi karpet.di belakang ada kamar mandi dan dapur yang kecil.
Setelah lima belas menit fery menunggu,akhirnya pacarnya keluar dengan memakai kaos ketat sehingga memperlihatkan d*d*nya yang besar bagi ukuran anak sekolahan dan rok selutut model payung.
Fery meneguk saliva nya,melihat pemandangan di depannya.dia lalu menyuruh pacarnya untuk duduk di dekatnya.
Jiwa playboynya meronta di suguhkan pemandangan yang sulit diartikan bagi fery,dia mencium pipi pacarnya,karena merasa tidak ada penolakan dia memberanikan diri ******* bibirnya penuh gairah,mengeksplor semua isi mulut kekasihnya sedangkan tangannya mulai tidak bisa di kondisikan.
******* dan suara bibir mereka terdengar.fery menghentikan aksinya,lalu dia bangkit dan menutup pintu kosan.
Ceklek !
Pintunya segera di kunci oleh fery,dia melihat pacarnya yang sudah tidak berbentuk akibat ulahnya,fery melanjutkan aksinya . Suasana di dalam kosan tidak kalah panas dengan cuaca di luar,tanpa mereka sadari mereka sudah berada di atas ranjang milik pacarnya.
" aku belikan makanan buat kakakmu dan kamu yaa,ini sudah jam setengah empat.bukannya kakakmu pulang jam empat sore ini " kata fery sambil membuka kunci pintu dan membiarkan pintu terbuka lebar.
" iya..kakak biasa pulang jam empat ,ya udah aku telpon kakak dulu,biar ga usah bawa makanan "
__ADS_1
"Yaa udah,tungguin disini kamu,sambil beresin bekas yang tadi ya...aku ga lama kok" kata fery sambil berdiri dan merapihkan penampilannya sekali lagi.setelah di rasa oke,lalu dia pergi meninggalkan kosan.
Hampir empat puluh lima menit fery keluar,lalu dia datang lagi membonceng kakak pacarnya.
Ceklek
pintu terbuka dari luar " dek,kakak pulang "
"Kakak,kok bareng fery ?"
" iya tadi pas di jalan kebetulan ketemu,jadi aku sekalian aja bonceng " kata fery.
" iya dia katanya beli nasi dan lauk nya,kirain kakak kamu masak tadi nyuruh ga usah bli makanan,ternyata kamu nyuruh pacar kamu " kata kakak nya sambil masuk ke kamarnya.lalu keluar sambil membawa handuk.
Fery mengiya kan karena memang dari tadi perutnya sudah keroncongan,dia melupakan makan siangnya apalagi tadi sudah bekerja keras menguras tenaganya,sudah pasti dia sangat lapar.
Setelah selesai mandi dan hidangan sudah di siapkan oleh pacarnya fery,mereka lalu makan nasi padang .
" dek,ga salah kamu panas-panas gini pake sweater gitu.ga kegerahan kamu?? "
Uhuk uhukk...
Fery tersedak,segera diambilkan nya air minum oleh pacarnya.fery berpandangan dengan pacarnya sebentar sambil mengambil air minum lalu dia minum cepat cepat.
__ADS_1
" ga, lagian aku a-agak kurang enak badan kak" jawabnya gugup sambil memandang fery.
Oohh hanya itu yang keluar dari mulut kakaknya.
Selesai makan,fery pamit pulang dengan alasan ada kuliah sore.
****
" mah,dev besok masuk kuliah.seragam dev udah di setrika belum yaa??"
Teriak daveena dari kamarnya.mamamh amy menghampirinya.
" kayaknya udah tadi,kamu lihat aja di belakang.tanyain ke bi sumi "
"Biii...bibiii...!!! " teriak daveena memanggil bi sumi.
" dev,ga usah teriak -teriak dari sini dong ! Kamu samperin sana di belakang " protes mamah amya yang terganggu dengan suara daveena.
Bi sumi tengah membuat membuat cemilan di dapur di temani sama oma.
" bi,seragam aku dah di setrika belum?? "
" udah non,bibi gantung di kamar sana,mau bibi pindahin ke kamar enon???"
__ADS_1