
Acara kelulusan seminggu lagi, daveena dan teman temannya rame membicarakan tempat kuliah mereka.
sebenarnya daveena merasa bingung harus kuliah dimana.rekomend adit dia lebih baik kuliah di tempatnya, mengingat biar sering ketemu dan berangkat bareng dia walaupun hanya sebentar mengingat adit semester akhir.
Dengan di antar adit daveena mendaftar di universitas tempat adit dan mengambil jurusan manajemen bisnis.
"sayang banget dina dan anna ga bareng kuliah ama gue" kata daveena ke adit saat pulang dari kampus.
" anna pengen di surabaya kuliahnya biar deket rumah " kata adit sesaat.
daveena hanya ber oh ria saja.dia menyayangkan keputusan kedua sahabatnya yang berpisah tempat kuliahnya, anna ke surabaya dan dina ke jakarta ikut om nya. dan daveena merasa kesepian di tinggal kedua sahabatnya yang walaupun akhir akhir ini anna terkesan menjauh dari nya.
" dit, gimana kalau kita ngadain kemping yu?!" cetus daveena tiba tiba.
" kemping?? boleh juga? berdua?" kata adit sambil melirik ke daveena.
" apanya yang berdua, mana seru.." kata daveena " kita ngadainnya rame rame sekalian acara perpisahan ".
" ga seru ! seru tuh kalau kita ngadainnya berdua, tanpa ada yang mengganggu, kayak waktu kita terjebak di taman cinta waktu itu.." kata adit mengerlingkan matanya sebelah.
sontak saja muka daveena merah kayak kepiting rebus mengingat kejadian tempo itu, lalu dia mencubit pinggang adit.yang langsung asdt berteriak karena sakit.
" makanya jangan ngeledek!" ketus daveena sambil cemberut.
" oke oke ....maaf..emang beneran seru dan romantis kan?? ?? -- ehh maaf hehe ga di ulang lagi ..." kata adit sebelum melanjutkan ucapannya karena tangan daveena sudah siap untuk mencubit lagi kalau adit tidak berhenti ngomong.
__ADS_1
mobil melaju ke arah rumah daveena dan berhenti di depan rumahnya.daveena hendak turun dari mobil, namun adit menahan tangannya.
"bentar dev, apa orang tuamu udah pulang ?"
" belum, baru lusa dia akan pulang .memang ada apa?" tanya daveena penasaran.
adit mendekati daveena, jarak diantara mereka berdua semakin dekat dan cup! adit mencium bibir daveena.daveena terkejut mendapat serangan dari adit tiba tiba.
adit menatap daveena dengan penuh kasih sayang, dan membelai pipinya.hembusan nafas adit hangat menerpa pipi daveena dan membuat perasaan daveena menghangat seketika.adit mencium pipi daveena dan tangannya memeluk pinggang daveena.perlahan ciuman adit berpaling menuju bibirnya, dan adit mel***at lembut bibir daveena dan daveena membalasnya.
sepuluh menit berlalu, mereka saling melepaskan pagutan mereka.sebelum keluar daveena merapihkan rambut dan bajunya sambil berkaca pada spion depan, adit menatapnya sambil tersenyum.
adit keluar terlebih dahulu lalu membuka pintu untuk daveena dan menjulurkan tangannya ke arah daveena, daveena merasa tersanjung sambil tersenyum dia turun dari mobil adit sambil menggenggam tangan adit.
adit menjawab tidak ,karena setelah ini dia ada urusan kata adit. daveena diam di depan pintu menunggu adit pergi, adit bukannya pergi malah mendekat dan cup! di kecupnya kening daveena dengan lembut.
"adit-!" kata daveena dengan suara tertahan.
adit tersenyum " sana masuk, atau masih mau lagi?" foda adit.
akhirnya daveena masuk ke dalam karena kalau tidak bisa habis dia sama adit yang bucin nya tidak ketulungan.
***
" kak. kirain ada kak adit disini.." kata david yang pulang dari futsal.
__ADS_1
" mana ada, emangnya lo tau ada adit disini dari mana? lo linglung kayaknya" kata daveena yang masih asyik tiduran sambil mainin ponselnya.
" enaknya aja, tuh lihat mobilnya di depan rumah kita !" kata david sambil menunjuk ke luar.
masa iya ada adit kesini, bukannya tadi siang dia bolang mau ada urusan.gumam daveena dalam hatinya.
dia bangkit dari tidurannya menuju balkon kamarnya, dan benar saja! mobil adit masih terparkir di depan rumahnya masih persis dengan tadi.
apa jangan jangan adit mampir ke rumah adams atau pergi sama adams tanpa mobilnya.
daveena memencet no yang belakangan ini sering menghubungi nya.
" halo ada apa dev?"
" dit, lo dimana?"
" gue di rumah adams...kenapa ?? udah kangen lagi?"
" serius deh- dari tadi lo di rumah adams?" kata davena kesal karena adit bercanda melulu.
" iya- kenapa?"
" jadi lo bilang tadi ada urusan tuh ama si adams?? hempt!" daveena mematikan hubungan telponnya.
adit terkekeh , berhasil dia menggoda daveena.ahh dia sengaja tidak pulang karena hanya ingin dekat dengan daveena, kalau tidak malu dia akan diam dirumah daveena menjaganya duapuluh empat jam kalau bisa.
__ADS_1