
Oma yang dari tadi panik mondar-mandir saja.sesekali dia memandang jam di dinding .
Mamah amy pun tidak kalah panik nya.dia menelpon papah willy dan anaknya david yang sedang mencari opanya.tapi dengan sangat kecewa, mereka malah mendapatkan kabar yang tidak pasti .mereka berdua masih belum menemukan opa.
Jam sudah menunjukan pukul sebelas siang.ayah david dan adams sudah sampai di rumah mamah amy.
" mbk bagaimana bisa bapa hilang ?" Tanya ayah adams ke mamah amy.
" mbk ga tau.tapi kata ibu tadi bapa sehabis solat subuh, bapa mau izin jalan jalan katanya.biasanya juga jam enam suka udah pulang lagi ke rumah kalau habis jogging pagi.ini kok jam segini belum pulang juga "
" iya nak, bapa ga tau tempat ini.kalau di rumah mah biasa suka sama teman temannya . Ibu tahu , suka di susulin.ini di sini??dia kan ga punya teman.paling temannya sebatas pak Rt dan pak ustad aja "
" ya udah bu, biar saya sama mas willy ke rumah pak Rt juga .siapa tahu pak Rt tahu."
Setelah pamit kepada mamah amy, oma dan daveena .mereka langsung pergi ke rumah pak Rt .
" ya udah david sama adams mau cari lagi ya mah...sekarang tujuan kita mau ke tempat pemancingan.bukannya opa suka memancing ??"
" iya cucu ku, coba cari di sana "
David dan adams pergi juga memakai motor punya adams.
" coba kalau opa di kasih hape, kita ga balakan repot kayak gini yaa"
__ADS_1
" bener...kalau kayak gini juga .repot kan jadinya.untungnya opa kita ga pikun."
" nah kalo ga pikun, trus selama ini opa pergi mana ?? "
Hening
Di rumah hanya tinggal mamah amy, oma dan daveena.tampak raut wajah mereka tegang.
"Oma kita tunggu aja kabar yaa...opa paling juga ketemu teman lama nya.lalu mengobrol" kata daveena menghibur oma.
Oma hanya mengangguk saja, terlihat wajah tua itu bersedih.
Ketika mereka sedang diam dan menunggu kabar.terdengar dari luar pintu terbuka.
Mereka bertiga serentak kaget.saling pandang .lalu mamah amy berlari ke ruang tamu, mendengar suara orang yang selama ini di cemaskan.
" bapak ???! Alhamdulillah...bapak dari mana??? " kata mamah amy penuh tanya ke opa.
" ini habis mancing, nih ikannya ..." kata opa dengan ekspresi tanpa rasa bersalah.
Opa menyodorkan joran berisi ikan kepada mamah amy.
Oma yang datang di pegang oleh daveena langsung menghampiri opa.
__ADS_1
Sorot mata oma seakan mau menelan opa bulat-bulat.
" opa ! Dari mana aja??? Semua pada mencemaskan opa?, ini malah kelayapan.bikin khawatir aja !" Oma berteriak ke opa.dia merasa panik dan khawatir kalau terjadi sesuatu pada opa, suaminya.
Opa yang di pandangi oleh tiga perempuan merasa aneh, dia merasa tidak bersalah karena sudah bilang ke oma tadi sebelum pergi.
Mamah amy merangkul tangan opa, mengajaknya duduk di sofa ruang tengah.oma dan daveena mengikutinya dari belakang.
" bik sumi..!ambilkan air buat opa ya.." teriak mamah amy.
Tak berapa lama bi sumi datang dengan membawa nampan berisi air putih.
Bi sumi nampak kaget melihat opa tengah duduk di ruang tengah, bi sumi lalu melihat ke arah mamah amy, mamah amy hanya mengangguk Bi sumi nampak kaget melihat opa tengah duduk di ruang tengah, bi sumi lalu melihat ke arah mamah amy, mamah amy hanya mengangguk memberi syarat.bi sumi mengerti dengan isyarat itu, lalu tanpa banyak tanya dia bangkit hendak pergi ke belakang.
hay..hay..hayyyyy reader terbaikuh semuaaanyaaahhh
jangan lupa kasih like dan tip yaa..komen juga biar otor makin semangat nulis nya...
oiya jangan pernah kita menyakiti orang tua, apalagi ketika orang tua kita sudah renta itu pasti kelakuannya kayak anak kecil lagi, mungkin merepotkan kita yang masih muda'.nah ! dari situ kita harus sadar ya...gimana kita waktu kecil merepotkan mereka.
mereka hanya butuh perhatian dan kasih sayang kita...sebagaimana orang tua kita mengasihi kita tak terhingga.
semoga kita dan orang tua kita selalu ada dalam lindungan Allah...Insya Allah.
__ADS_1