Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Kabar duka


__ADS_3

"perhatian semuanya.kabar duka datang dari saudara kita,suci.barusan kakeknya suci meninggal,dan kita terpaksa sore ini harus berkemas untuk pulang.


silahkan semuanya siap-siap " ucap daffa dengan wajah sendu.


Semua yang berkumpul terkejut,tidak tahu bagaimana perasaan suci sekarang.katanya suci memang tinggal bersama kakek dan neneknya karena orang tuanya sering keluar kota meninggalkan suci.


Daveena bergegas masuk kedalam tendanya.dia buru-buru berkemas di susul sama anna dan dina.tadinya acara kempingnya semalam ini lagi dan besok pagi baru pulang tapi karena ada kabar duka jadinya malam sore ini juga harus sudah pulang.


Setelah selesai berkemas,mereka lalu membersihkan area perkemahan dari sampah.adit dan lukas pergi menemui pengurus perkemahan untuk pamit.tanpa di bereskan tenda tendanya karena memang adit sudah membayar sesuai dengan prosedur penyewaan.


Barang bawaan daveena tidak sebanyak waktu dia berangkat,karena ransel makanan daveena sudah habis dan tentunya ranselnya kosong.jadi tidak terlalu repot membawanya.


"Semuanya sudah siap?? Sudah tidak ada yang ketinggalan??!" Tanya adit pada semuanya sambil menatap ke arah daveena.


Daveena memalingkan pandangannya.karena pandangan adit bisa saja meluluhkan perasaannya yang sedang kecewa.


"Sudaaah " jawab yang lain serempak.


" ya sudah kita pulang silahkan memasuki mobil .kita beriringan lagi seperti kita awal berangkat ,sebelumnya mari kita berdoa dulu supaya di beri kelancaran dan kemudahan di perjalanan dan sampai dengan selamat di rumah,amiin" kata adit sambil menundukan kepala mulai berdoa .

__ADS_1


Setelah selesai berdoa,mereka naik mobil yang sudah mereka sepakati.


Daveena menghampiri mobil david,dia mau ikut naik tapi cindy bertanya.


" kak daveena mau naik mobil ini?? Kenapa ga sama kak adit?"


" ga,biar searah aja,muat ga kalau gue ikut?" Tanya daveena sebelum dia naik mobil.


Adit yang tengah mau menutup pintu mobilnya,melihat ke samping kekasihnya belum naik.akhirnya dia turun kembali,mencari daveena ke belakang.


"Dit,lu mau kemana lagi??" Tanya bagas di belakang sambil memeluk suci yang tengah menangis.


Ternyata daveena sedang berdiri di depan mobil david,adit lalu menghampirinya.


"Ngapain disini,ayo kita pulang" ajak adit sambil menarik tangan daveena.


Daveena menghempaskan tangan adit " vid,muat ga kalau kakak ikut ?"


Tanya nya pada david dengan memakai embel-embel kakak biar adiknya membolehkan ikut mobilnya.

__ADS_1


David melirik pada adit,dia merasa kalau mereka sedang ada masalah apalagi melihat wajah kakaknya yang juteknya sudah kayak nenek sihir.


Sedangkan dia bingung karena di mobilnya sudah pas,lagian tidak enak sama adit .karena dari tadi.adit menampakkan wajah yang kesal dan membingungan.


" kak,lu sama mobil kak adit aja lah,disini udah penuh " jawab david sambil melohat adit.


Adit memandang lekat daveena dengan sejuta pertanyaan,ada apa dengan pacarnya itu.padahal dia tidak berbuat salah pada nya.


dari kejauhan daffa berteriak supaya cepat jalan karena hari sudah mulai sore.


" dit ! buruan ntar nyampenya kemaleman ! Kasihan suci ! "


Adit menoleh ke arah dafa,dia lalu menarik lengan daveena sambil berkata


" dev,ayo naik mobil aku,jangan kekanak-kanakan " penuh penekanan.


david hanya melihat interaksi keduanya,dia tahu kalau kakaknya sedang bertengkar dengan adit,david mengusap-usap lengan kakaknya sambil menganggukan kepala bahwa seharusnya dia ikut adit dulu.


daveena mendengus kesal dengan adiknya,lalu pergi tanpa memperdulikan adit yang menungguinnya dari tadi.

__ADS_1


__ADS_2