
Tok
Tok tok !!
"Non...non daveena,makan malam nya udah bibi siapin di bawah " kata si bibi sambil mengetuk pintu kamar daveena.
"Iyaa bik...nanti saya ke bawah,david udah kebawah belum bi??" Teriak daveena dari dalam kamar masih pintu kamarnya tertutup rapat.
Semarah apapun daveena,tapi dia selalu ingat sama adik satu satunya.
Tanggung jawab sebagai kakak itu yang dia utamakan dan selalu diingat dan harus saling menyayangi begitu nasihat ayah willy padanya kedua anaknya.maka,mau segimana berantem dan beda paham tapi tetap rasa kasihan dan tanggung jawab selalu mereka nomor satukan.karena mereka hanya dua bersaudara dan haris saling menguatkan dan saling menjaga,apalagi mereka kerap di tinggalkan oleh ayah nya karena tugas.
" belum non,tapi tadi bibi sudah manggil manggil den david,tapi ga nyahut nyahut non " jawab bibi lagi
Daveena menjawab setelah sejenak bepikir tentang adiknya
" aah paling juga sedang dengerin musik bi ,biarin aja dulu bi..entar saya sama david turun ke bawah" jawab daveena sambil menguncir rambut panjangnya.
Krieet
Pintu kamar di buka,dia melihat ke sebelah ternyata kamar adiknya masih tertutup rapat.
Daveena mengetikan sesuatu di ponselnya sambil menyunggingkan senyumnya,dia memasukan kembali ponselnya kedalam saku bajunya,lalu dia turun ke bawah menuju ruang makan.
" bi,ayo makan disini temenin aku ! " Panggil daveena pada si bibi.
Si bibi yang tengah mencuci piring menjawab sambil sambil menoleh ke belakang,ke arah dimana daveena sedamg duduk.
" loh,den davidnya mana non?? " kata si bibi sambil melihat ke arah meja makan yang hanya daveena saja yang tengah duduk sambil menyendokan nasi ke piring nya.
" masih diatas,dalam hitungan ke lima pasti dia turun.ayo bi duduk disini " ajak daveena pada si bibi yang sudah biasa suka ikut makan satu meja sama majikannya kalau di suruh.
Si bibi lantas mendekati lalu duduk di samping daverna,dengan wajah penasaran oleh ucapan nona nya,dia tidak mengerti dalam hitungan ke lima maka adiknya akan segera turun.dia cemas ada apa kira kira nya.
" bi..jangan bengong !" Daveena membuyarkan lamunan si bibi.
" lihat ya bi...satu....dua...ti- ga...em- ..." belum juga selesai daveena mengitung,terlihat david turun sambil berlari.
__ADS_1
" huh huh huh ! Tepat waktu kan kak ?? !" Dengan nafas ngos ngosan david berbisik pada kakaknya.
Daveena mengangguk sambil bilang
" good ! "
" malem om .." sebelum duduk david menyapa dulu sambil menundukan kepalanya.
Si bibi bengong melihat tingkah anak majikannya yang satu ini,dia menyapa pada siapa?? Om ?? Siapa yang di panggil om?? Ah jangan jangan anak ini kerasukan??.pikir si bibi sambil melotot melihat tingkah david.
"Sampai kapan lu mau berdiri sambil nunduk gitu?? " tegur daveena sambil memasukan nasi kedalam mulutnya.
David terheran dalam,dia tidak berani menaikan dagunya apalagi duduk sebelum di suruh oleh om Hasan,om hasan adalah kakak ayah willy.beliau merupakan seorang tentara berpangkat jendral bintang lima di kesatuannya.tak heran sikap disiplin dan tegasnya membuat semua orang termasuk para keponakannya sangat takut.
" den ayo duduk,ngapain berdiri aja" kata si bibi di tengah keheningan.
David makin penasaran,maka dia menaikan dagunya dan melihat kesekeliling hanya ada kamaknya dan si bibi,tidak ada..om hasan.
" loh kemana om hasan kak??" Tanya david sambil melihat ke seluruh ruangan .
" di rumahnya laah..." jawab daveena asal.
" kak ,keterlaluan !! Awas yaa" kata david sambil menjatuhkan pantatnya ke kursi meja makan.
Daveena dengan cueknya menyantap makanannya tanpa menggubris omelan adiknya.
" bibi lagi ! Mau mau nya diajak sekongkol ama mak lampir,emang di bayar berapa siih?? !! " kesal david.
Si bibi yang tidak tahu apa-apa makin melongo mendengar omelan david.
" bibi bingung den,emang ada pak hasan datang?? Tapi di mana?? Kok ga lihat bibi "
" emang ga ada,kamu kangen ama om hasan??" Daveena balik bertanya pada adiknya.
"Auuaahh..!!!! Berani ngeprank pake nama om hasan,awas gue aduin ama om hasan sendiri " david terlihat jengkel sambil menyendoman nasi kepiringnya,di susul dengan mengambil telur balado,ayam goreng,tempe mendoan dan sambal cumi.dia meletakan semua makanannya diatas nasinya hingga penuh dan berantakan di piring.
" den,itu yakin bakal habis?? "
__ADS_1
Si bibi bertanya sambil melihat ke piring david.
Daveena hanya meneguk air ludahnya melihat semua itu.
David tidak menjawab,dia bangun dari kursinya.membawa nasi dan air minumnya ke ruang tivi.
'Malas makan bareng kuntilanak ! ' dedisnya.
"Awas gue aduin lo ama -"
" aduin aja..dasar tukang ngadu ! "
' kenapa adit masih tidak aktif ponselnya,ada apa ya??' Bagas berkata pada dirinya sendiri.
Bagas lalu bergegas mengambil tas gendongnya,hari ini jadwal kuliah pagi.dia sudah sangat telat karena bangunnya kesiangan.
" loh,manda...daveena mana??" Tanya bagas begitu melihat amanda sedang menyeruput minuman di tangannya.
" nohh...lagi sama pak zaenal" jawab amanda sambil menunjuk ke arah amanda dan pak kris.
Bagas hanya ber oh ria saja setelah melihat mereka.
" mana adit?? Biasanya lo berdua terus.kayak hidung ama upil ga terpisah" kekeh amanda pada bagas.
" ga ada kata lain lagi buat ngebandinginya. Jorok amat ! " umpat bagas pada amanda yang di jawab dengan cibiran oleh amanda.
Bagas bergegas pergi,entah kemana tapi tampaknya dia sangat terburu-buru.
" dev,udah ??!" Tanya amanda pada daveena yang duduk dengan lesu di samping sahabatnya.
Daveena mengangguk.
" tapi lu mah hebat,tugas lo selalu saja benar tanpa ada cacat,di revisi.lu beruntung banget pak kris baik ama lu.ntar minta aja dia jadi dosen pembimbing lu aja" ucap amanda
" ogah ahh...mending bu sandra aja,biar killer tapi ga genit " kata daveena sambil menggidikan bahunya.
" manfaatin aja pak zaenal,lumayan nilai lo ntar gede.ga usah mikir ga usah ngerjain mata kuliah dia.tau tau ada nilai aja" kata amanda setengah berbisik pada telinga daveena yang sontak membuat daveena tmembelalakan matanya.
__ADS_1
" gila lu...lu aja yang deketin tuh dosen ! " katanya sambil menoyor kening amanda.lalu beranjak pergi karena sebentar lagi masuk kelas,tinggal satu mata kuliah lagi dan setelah itu dia bisa langsung pergi ke mecdee ,membeli ayam krispy buat nyogok adiknya yang ngambek karena dia kerjain kemarin.