Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Nyonya adit yang matre


__ADS_3

Di luar daveena celingukan melirik ke samping kiri dan kanan. Kenapa adit belum juga dateng .pikirnya.


Tid


Tiid


Hampir saja daveena terjatuh saking kagetnya dengar klakson motor.


Daveena menoleh ke arah motor yang mengagetkannya.


" adit !, gimana kalo gue jatoh?"


" loh orang ga ngapa ngapain , lagian ga baik di jalan maini hape.kalo ada orang jahat gimana?"


" elo tuh orang jahat nya" kata daveena kesal.


" nah kok jadi nyalahin sih? Yaa udah ayo naik" kata adit menyuruh daveena naik ke motornya.


" ogah..mau balik aja !"


" heh..marah..ya udah maafin dev sayang " kata adit mengejar daveena setelah memakirkan motornya.


" habisnya ..." daveena masih memberengut.


" syuut " kata adit memberikan kode agar jangan ngomong.


Tangan daveena di genggam ileh adit " naik yuk..kita jalan jalan " bujuk adit.


Daveena hanya mengangguk saja, sebenarnya dia tidak marah hanya sedang banyak pikiran saja jadinya sensitiv.


" lusa perpisahan ya? Gimana persiapan tampilnya? Udah hapal? " kata adit pas sampai di taman .


" hem...entar nonton yaa "

__ADS_1


" pasti nya, biar tambah semangat kamu tampilnya "


" dit-"


" hemm "


Daveena diam tidak melanjutkan omongannya.dia merasa tidak enak harus menyampaikan nya.


" kenapa malah diem, tadi mau nanya apa? "


" ga jadi heheh "


Adit mengerutkan dahinya, " ada apa?? Bilang aja "


" beneran ga ada..cuma mau bilang sarangheyo " kata davena sambil melipatkan jarinya membentuk sebuah cinta.


Adit tersenyum sambil tangannya mengacak-acak rambut daveena.


" to you baby, semoga cinta kita abadi. " bisik adit membuat daveena melayang.


Memang hanya adit yang selama ini membuat hari hari daveena berwarna,apa jadinya kalau dia bilang ke anna kalau selama ini dia pacaran sama kakaknya.apa dia setuju atau tidak. Ahh gimana cara nya agar bisa terus terang ke teman- temannya bahwa dia selama ini sudah pacaran dengan adit.


" kok bengong? Jangan bengong ntar kesambet loh "


Deg !


" mending kalau kesambetnya pengen makan cuanki ini kalau kesambetnya pengen di nikahin kan jadi syeneng " celoteh adit membuyarkan lamunan daveena.


" huh narsis amat siih...karir dulu..gue pengennya sih jadi bisnis women "


" ga mau jadi nyonya adit?"


" iihh itu mah entar, kuliah dulu, lalu kerja dah sukses baru nunggu di lamar "

__ADS_1


" emang siapa yang di tunggu?"


" adaa deeh..yang pasti orangnya harus setia, baik hati, penyayang dan yang pasti harus banyak duit lah"


" hemmm matre..." gumam adit.


" bukan matre tauk ! Yah kan ga harus ngandelin cinta aja..kalau misalnya laper..yang mau makan, nih i love you. Yang make up habis....pake cinta aja.kan harus pake modal " daveena menjelaskan panjang lebar.


" hmmmzz berat juga..berarti aku harus jadi pengusaha ya" gumam adit.


" iya donk...,sukses dulu...kalau udah sukses nyari cewek lagi ..." uhar daveena sedih.


Adit terkekeh mendengar celotehan daveena, dia tahu gadis itu sudah jatuh cinta padanya, hal yang sangat dia banggakan nendapatkan seorang cewek yang cantik dan idola kaum adam.


Adit memikirkan seandainya daveena pergi dari dia, ahhh jangan sampai .pikirnya.


" pulang yuk ..udah malem " ajak adit


" yaah masih betah..."


" besok lagi ketemu..., bukannya lusa kamu tampil? "


" ho-oh "


" ya udah nanti lusa aku bakalan datang memberi semangat , kalau sukses nanti di kasih hadiah.


" beneran ???!"


Mata daveena berbinar mendengar kata ' hadiah'.adit hanya menganggukan kepala,sambil memegang erat tangan daveena.


" lihat saja nanti, shakespare ada di hadapan anda, ga bakalan mengecewakan anda,anda tinggal tonton pertunjukan saya saja ,ok " kata daveena sambil berdiri lalu membungkukkan badannya sambil menepuk tangan nya sebelah ke dada dan yang sebelah ke belakang.


Adit tertawa sambil menarik hidung mancung daveena dengan gemas nya.daveena meringis lalu mereka berdua tertawa tawa.

__ADS_1


__ADS_2