
Mamih fery menepuk punggung anaknya pelan.bagaimanapun orang tua mana yang tidak marah dan kecewa kalau anaknya yang dia harapkan malah berbuat yang bisa mencoreng nama baik mereka.namun hati seorang ibu tidak bisa tidak goyah dan kasihan melihat anaknya tertimpa masalah.walaupun berbuat kesalahan hingga fatal namun seorang ibu mampu memaafkannya.
Akhirnya sesuai keputusan sang papih fery,hari ini mereka sepakat akan mengunjungi rumah Gea dan akan meminta maaf bahkan akan bertanggung jawab atas perbuatan anaknya.
Kedatangan mereka di sambut baik oleh keluarga Gea,bahkan ayahnya gea bahagia karena akan bermenantu anak orang kaya.
" bu,coba panggilkan gea kebawah" kata ayahnya gea pada istrinya.
Dengan tergesa- gesa,istrinya naik ke atas lalu mengetuk pintu kamar anaknya yang beberapa hari ini hanya mengurung diri saja di kamar.bahkan kerjanya juga resign karena dia malu dan takut di cemooh oleh teman-temannya.
Dengan dibujuk agak lama,akhirnya gea mau juga turun ke bawah mengikuti ibunya.gea merasa sangat marah pada fery karena tidak mau mengakui dan bahkan telah menyinggung perasaan nya,oleh karena itu dia enggan bertemu dengan kekasihnya itu.
Mamih dan papihnya fery menatap gea dari atas hingga bawah.dia kagum melihat gadis yang menurutnya cantik.namun sayang karena mungkin sedih dan sedang hamil muda maka terlihat pucat dan sayu,dengan kantung mata yang hitam dan wajah tirus menambah kesan bahwa gadis itu pasti tengah menderita.
Setelah berembuk akhirnya kedua belah pihak sepakat akan menikahkan mereka lusa.karena kedua orang tua fery sangat sibuk sehingga tidak ada waktu lagi dan dia tinggal di sini sampai hari lusa karena akan berangkat lagi ke luar negri.
__ADS_1
Sontak saja keluarga gea kaget karena mereka harus mempersiapkan segalanya.dan waktu segitu mana cukup buat sebuah pernikahan.
" maksud saya begini pak,lebih baik nanti lusa gea sama fery akad dulu.nanti sesudah lulus fery kuliah baru kita bikin resepsi " kata papih fery memberi penjelasan sambil menyenderkan badannya.
Ayah gea hanya manggut-manggut saja,dia menerima karena memang pinangan ini sangat menguntungkan mereka.
" ya sudah.kalau saya terserah pak atmadja saja.saya ngikutin aja " jawabnya sambil tersenyum ayahnya gea merasa lega karena akhirnya akan begini,dia tidak perlu pusing pusing membujuk ayah dari bayi yang di kandung putrinya untuk bertanggung jawab.
" untuk biaya semuanya kami yang menanggung,disini hanya mempersiapkan mental saja.nanti lusa pukul 10 pagi kita akan langsungkan akad nya disini " ucap pak atmadja sambil membenarkan kancing jas nya.lalu menoleh pada istri dan anaknya.
Pak atmadja berdiri diikuti oleh istri dan anaknya,fery.mereka lalu berpamitan pada keluarga gea.
***
" daveena!"
__ADS_1
Daveena menoleh ke arah suara.dia melihat adit tengah berlari ke arahnya.daveena terdiam menunggu sang kekasih .
Hos hoss hoss
Dengan nafas ngos-ngosan adit berdiri di hadapan daveena,daveena segera mengeluarkan air minum dari dalam tas nya,lalu memberikan pada adit.
" glek ..glekk...gleeek " segera di teguk air pemberian daveena oleh adit hingga tersisa setengahnya.
" makasih "
" iya..sama sama" kata daveena terlihat canggung di hadapan adit.daveena merasa sangat malu akan sikapnya yang selalu membuat masalah.
" kita duduk di sana yuk,sebelum masuk kelas " ajak adit sambil menunjuk bangku di bawah pohon dekat kantin
Daveena mengangguk dia lalu mengikuti adit dan berjalan sejajar dengan nya.
__ADS_1