Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Takut daveena marah


__ADS_3

Kevin melihat daveena yang sedang meracik bakso nya,dia melihat daveena menuangkan kecap lalu saus bahkan sambal yang entah berapa sendok dia tuangkan kedalam mangkuknya,sehingga kuah bakso tersebut terlihat merah merona.


kevin terus merhatikan daveena yang sedang menyendokkan baksonya ke mulutnya,terlihat sangat menikmati tanpa terlihat kepedasan.kevin pun ingin mencoba meracik bakso nya seperti daveena,SEMPURNA ! kata kevin kala itu, setelah melihat hasil karyanay yang mirip dengan punya kekasihnya.sedangkan daveena hanya bengong melihat kevin mengikuti nya,dan sekarang kevin mengaduk bakso nya supaya bumbunya merata.daveena mengacungkan kedua jempolnya pada kevin,setelah melihat kevin memasukan sesendok kuah bakso yang dia yakini lezat apalagi dia merasa bangga di puji oleh sang kekasih.


namun alangkah terkejutnya kevin saat merasakan sensasi yang dirasakan di mulutnya.ingin dimuntahkan namun tak kuasa karena daveena terus menatapnya,akhirnya bakso yang dia racik sendiri habis di makan dengan susah payah,bahkan kedua mata kevin sampai merah dan keringat bercucuran dari seluruh wajah dan badannya,dengan wajah terlihat seperti buah tomat yang mau busuk.


Dua hari kevin di rawat di rumah sakit setelah memakan bakso di tepi jalan tersebut dengan diagnosa sakit perut.


Dan sejak saat itu kevin menolak apabila daveena mengajaknya makan bakso apalagi yang di pinggir jalan.dengan alasan kurang higienis dan menyebabkan sakit perut.padahal jelas-jelas kalau sakit perutnya lantaran kebanyakan sambel dan dia tidak kuat !.


" stop kevin,kamu jangan mikir macam-macam !" Teriak daveena karena melihat kevin bengong tidak menimpali ucapannya maupun bergeming dari tempatnya.


" ahh kevin ! Mau bengong sampai kapan ??! Arrggh ya udah kalau ga mau,kita makan ini aja !" Teriak daveena sambil membuka pintu mobil lalu keluar dan membanting pintu mobil kevin yang sontak membuat kevin terbangun dari lamunannya.


" ooh tidaaak ! Daveena..,apa-apaan kamu ?! " teriak kevin sambil berusaha mengejar daveena yang masuk kedalam.


" dev,daveena tunggu...!" Teriak kevin dengan kaki lebarnya dia menyusul kekasihnya.


Daveena tidak menghiraukan panggilan kevin,dia terus berjalan bahkan terlihat tergesa-gesa.


" dev ! " panggil kevin begitu sudah dekat.


" kenapa kamu malah pergi ??! ..ahh iya iya kita mau mampir ke tukang bakso,aiih..kenapa kamu marah ..,dev !" Panggil kevin merasa frustasi karena tidak di gubris.sedangkan daveena yang dari tadi di ikuti oleh kevin,mendadak berhenti lalu membalikan badannya.


" stop kevin ! Kamu jangan ngikutin aku !" Tolak daveena dengan mata melotot.sedangkan kevin refleks menghentikan langkahnya karena melihat daveena berhenti .sambil mengerutkan keningnya kevin bertanya.

__ADS_1


" memangnya kenapa?? Ga ada larangannya kan?? Lagian kenapa kamu marah??"


"Siapa yang marah ??!!! Oke kalau kamu mau ngikutin aku ayo,tapi jangan salahkan kalau kamu di siram ! " jawab daveena dengan dada kembang kempis karena menahan kekesalan di dadanya.


" apaa?? Kenapa di siram?? Ahh kamu bikin penasaran saja" keluh kevin sambil menyugar rambutnya ke belakang tercetak jelas di wajah kevin kesal bercampur bingung.


Daveena tidak menjawab,dia sepertinya sudah kehilangan kesabarannya.apalagi desakan di bawah sana sudah tidak tertahan lagi,kalau terus meladeni kevin yang ada nanti dia pipis di celana.


Daveena berjalan cepat hendak masuk ke dalam ruangan tersebut namun sebelum dia masuk dia menunjuk sesuatu diatas pintu masuk pada kevin.setelah itu dia masuk karena sudah tidak tahan.


Kevin melihat ke arah yang di tunjuk oleh daveena,jantung seakan berhenti demi melihat tulisan yang terpampang di atas pintu tersebut.


"TOILET CEWEK" .' Ohh Tuhan ..pantesan dari tadi orang pada ngelihatin gue,ternyata..aaaahhh..kenapa gue malah ga.menyadari hah !' Gumam kevin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.setelah itu kevin berjalan menjauh dari tempat tersebut sebelum dia di tuduh yang enggak-enggak,apalagi dari tadi hampir semua wanita yang lewat sana memicingkan matanya pada kevin.


"Aaah...! "Teriak daveena terkejut karena tiba-tiba kevin sudah ada di sampingnya,sontak membuat hampir separuh orang yang sedang ada di sana melihat dengan tatapan penuh tanda tanya.


Bugh !


Satu pukulan melayang di tangan kevin,sehingga membuatnya meringis sambil mengusap-usap lengannya.


" bisa ga jangan ngagetin ?!" Bisik Kata daveena sambil berjalan hendak keluar dari area toilet tersebut.


Kevin hanya nyengir saja,padahal niatnya bukan membuat daveena kaget ,namun yaa sudahlah .mau bagaimana pun menjelaskan ya dia pasti tidak akan menang.


Setelah selesai keduanya beribadah,kevin dan daveena lekas keluar menuju mobil mereka.perjalanan kali ini menuju ke kedai bakso sesuai permintaan daveena.

__ADS_1


" jika kamu memilih boneka teddy bear berarti kamu menerima jika kamu memilih cokelat ini berarti kamu nerima aku "


Masih jelas diingatan daveena pada malam dimana saat pulang dari pesta ulang tahun andini,kevin menembaknya. di pinggir jalan pula.


Tidak ada sama sekali romantis-romantisnya.


Dan daveena malah memilih keduanya,boneka dan cokelat.karena memang tidak ada pilihan buat dia karena kevin bukan memberikan suatu pilihan tapi keharusan.yaah begitulah kevin,selalu bisa membuat daveena nyaman dan orang yang selalu mendukung dan melindungi dia dari belakang bahkan selagi daveena masih bersama adit,kevin selalu menghargai hubungannya tanpa mau merusak bahkan mungkin di hatinya merasa sakit.


Dan sampai saat ini...kevin mampu mengisi kehampaan di hati daveena setelah hilangnya adit.


***


" mas ! ,anakmu itu loh..ngelempar joko pake mobil-mobilan,nangis tuh anaknya.kenapa siih anakmu sangat usil banget ga bisa anteng main sama orang lain !!" Omel sri yang baru masuk ke rumah sambil menggendong anak kecil .


Bian yang sedang duduk selonjoran di kursi sambil mengipas-ngipasin badannya dengan buku tiba-tiba menghentikan aktivitas nya.lalu melihat kearah istri nya yang berjalan mendekatinya.


Dengan merubah posisi duduknya dia menyimpan buku yang di jadikan kipas olehnya lalu kemudian merentangkan kedua tangannya sambil mengulum senyum ke arah anaknya.


Sontak anak laki-laki yang sedang berada dalam gendongan ibunya pun menyambut uluran tangan ayahnya sambil ketawa.


" kamu nakal yaa sama ibu...??!" Kata bian sambil mencubit hidung mancung anaknya dengan gemas,sedangkan anak laki laki tersebut tertawa-tawa merasa senang di kiranya sedang mengajak bercanda.


" mas,jadi besok lusa mas ikut ke jakarta?? Apa mas ga capek baru pulang dari batam lalu pergi lagi entar pergi lagi ke batam,apa sebaiknya mas istirahat saja ga usah ikut kejakarta.pasti pakde wanto ngerti kok mas." Kata sri panjang lebar bicara pada suaminya,bian.


Bian hanya tersenyum saja mendengar ocehan sang istrinya sambil tangannya membelai rambut anak nya yang sedang anteng main mobil-mobilan di paha ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2