Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Ingat ya dit, SOCIAL DISTANCING


__ADS_3

Mega keluar dari tenda nya.kayaknya dia habis bangun tidur .terlihat rambutnya yang acak-acakan.


" hemzz jam berapa ini?? " tanya nya pada diri sendiri sambil mengucek kedua matanya.


" kayaknya udah sore ...duuh belum mandi lagi " katanya juga setelah dia melihat ke atas, seolah ada jam di atas langit.


"Daf, yang lain pada kemana..suci kemana???" Tanya nya.


" ga tau...mandi kali " jawabnya tanpa menoleh ke mega.


" mandi?? Dimana?? Gue juga mau mandi..." katanya sambil masuk ke dalam lalu keluar sambil membawa perlengkapan mandi dan handuk yang di selempangkan di pundaknya.


" dit, anterin gue mandi yuk..gue ga tau tempatnya " kata mega dengan suara di buat semanja mungkin ke adit.


Daveena memutar bola matanya jengah melihat pemandangan yang menjijikan itu.


" ..tinggal lurus aja jalan ke bawah sana..udah nyampai ke sungai." Kata adit sambil sibuk membelah kayu bakar.


" takut nyasar...gue kan ga tau tempatnya.." kata mega pula sambil menarik-narik tangan adit.

__ADS_1


dina dan dafa yang melihat nya pun tak kalah greget sama mega.kelihatan banget dia suka sama adit sampai kelakuannya gitu banget.


Adit melirik ke arah daveena.dia tahu daveena tengah marah.


" daf, katanya lu mau mandi..sana aja bareng sama mega." Kata adit sambil menendang kaki dafa.


Dafa manyun.sebenarnya dia juga belum mandi tapi ga sekarang juga.dia tengah asyik ngobrol dengan dina.


ahh si adit ngapain siih nyuruh-nyuruh gue, ga tau gue lagi berusaha berusaha pedekate, batin dafa.


" yuk din..ikut aja, dari pada disini jadi obat nyamuk " kata dafa sambil menarik tangan dina.


Dina tersentak kaget diajak sama dafa tiba-tiba.dia mau menolak tapi di pikir lagi ada benarnya juga ucapan dafa.


" ogah sama elu..mending gue pergi sendiri " kata mega sambil menghentakan kakinya.tampak di wajahnya dia sangat kesal.


Mega pergi ke danau di susul sama dafa dan dina.tadinya daveena mau memberi tahu mega kalau harus membawa baju ganti.tapi keburu dia pergi mungkin saking kesal nya jadi dia lupa.


" ngapain dina ikut segala yaa...? " kata daveena ke adit.

__ADS_1


" biarin aja...kita bisa berduaan " kata adit pula.


" kayak nya kak mega punya maksud ke kamu " kata daveena sambil merhatikan adit yang sedang memasukan beras ke kastrol.


Kastrol adalah sejenis dandang tapi lebih kecil bentuknya bulat dengan ada jingingan .dan jinjingan itu berupa besi.


kastrol di gunakan untuk membuat nasi liwet dengan memasukan langsung beras dan rempah rempah beserta bumbu lalu masukan air,setelah itu di tutup pake daun pisang dulu lalu setelah itu pakai tutup kastrolnya.kastrolnya di gantung di atas sebuah bambu atau kayu di bawahnya api sedang biar tidak gosong dan matang merata.


Adit menghentikan aktifitasnya.lalu menatap daveena lekat-lekat.


" iya aku juga berpikir begitu, tapi kamu jangan khawatir karena hatiku tidak akan semudah itu berpaling" kata adit meyakinkan kekasihnya.


"Tapi kamu juga harus jaga jarak, ingat social distancing yaa " ujar daveena sambil menirukan sebuah iklan di televisi.


" harus yaaa....???" Tanya adit


" ya iyaa..laaahh..atau kamu jangan-jangan seneng yaa di deketin ama kak mega ...??" Kata daveena dengan muka cemberut.


" aku ga bisa jalanin social distancing apalagi sama kamu ...kalau sama yang lainnya..yaa bisa aja " kata adit sambil membelai rambut daveena.

__ADS_1


Ahheem !


Suara deheman seseorang mengagetkan mereka berdua.


__ADS_2