
" kenapa berhenti disini ? " tanya daveena tanpa memandang adit.
" dev,kamu jangan gitu.aku sakit kalau terus di cuekin sama kamu "
" hem...bukan nya kebalik,kamu malah nyuekin aku " jawab daveena sinis.
" hah ! Sejak kapan?? "
" dasar cowok,plin plan !" Gerutu daveena.
" dev,aku sama mega ga ada apa-apanya,kita cuma temenan dah lama kok.apalagi emang sikap dia yang manja dan blak-blakan.tapi aslinya dia itu baik"
" trus aja puji dia.kenapa ga sekalian di pacarin aja.kan dia baik " kata daveena sambil menyunggingkan senyum masam dia.
Adit menghela nafas,harus gimana cara menjelaskan nya.
" ga mungkin lah,aku ga mau ngerusak pertemanan antara aku dan mega .tolonglah dev,mengertilah." Adit memohon pada daveena.
" siapa juga yang ngelarang berteman,buktinya kak suci dan kak indah ga aku larang,tapi kalau kak amega itu lain.aku bisa lihat dia menyukaimu bahkan dia selalu mencari perhatian padamu,apalagi dia ga ngehargai aku sebagai pacar kamu !"
" tolonglah ,aku capek dit dengan semua ini ...ku kira bakal happy di sana,ternyata hanya luka yang ku dapati.aku cuma butuh kamu jujur saja "
" aku jujur.harus apa lagi yang di katakan ??"
__ADS_1
" malam itu kamu dimana??" Selidik daveena sambil menatap kedua mata adit.
" aku di tenda,lalu tidur "
" sebelumnya ???!"
" yah sebelumnya dengan kamu sayang,trus kamu masuk lalu tak berapa lama datang mega.kita ngobrol sebentar trus yaah aku ninggalin dia , lalu tidur sampe pagi.sudahlah jangan berpikiran yang macem-macem.aku ga mungkin ngelakuain hal sekotor itu,apalagi sama mega,kalaupun aku mau pasti sama kamu" kata adit sambil membelai rambut panjang daveena.
Daveena melotot ke arah adit,dia merasa lega karena adit sudah berterus terang.
"Kamu yaahh..." kata daveena dengan wajah merona.
" sudahlah..jangan bahas lagi mega.walaupun dia ngejar aku,tetap di hatiku hanya ada kamu,sayang"
" ya udah kita pulang yuk " kata adit sambil menyalakan mobilnya.daveena menganggukan kepalanya.dia tersenyum karena masalah dengan adit sudah selesai.
"Dit,boleh nanya satu lagi ?? " kata daveena sambil melihat kearah adit.
" hm " adit menjawab dengan pandangan lurus kedepan.
" sebenarnya itu siapa?? Aku curiga kak mega deh,tapi sama siapa??" Daveena nampak berpikir.
" kenapa kamu berpikir begitu??"
__ADS_1
" iyaa karena pas besoknya,pas lagi mandi bareng,aku lihat di leher bahkan di badannya penuh tanda " terang daveena.
" tanda ??! " adit mengernyitkan kedua alisnya.
"Iyah tanda...tanda kepemilikan kata kamu "
" tanda kepemilikan ?? Maksudnya apa ?? " adit makin bingung.
Daveena kesal .ingin dia menonjok dada adit,karena memancing-mancing amarah daveena.
" iiih...kamu...iya tanda itu. "
"kamu yang ngasih nama.kamu juga yang ngelupain namanya" gumam daveena pelan.
Adit tersenyum,dia senang telah menggoda pacarnya yang semakin menggemaskan kalau dia marah.
" kamu ngintip mega mandi ya..?? " kata adit.
" enak aja ! " kata daveena sambil memukul tangan adit.
" enggak lahhh...kan di kali mandinya sama-sama.dia hanya memakai tank top ,jadi aku sama dina bisa melihat leher dan dadanya penuh dengan tanda itu.jadi aku sama dina berpikir kalau dia dalangnya " kata daveena berasumsi.
" kenapa dina tau?? "
__ADS_1
" kan semalem yang denger duluan suara itu dina,dia belum tidur.pas denger suara itu,dina bangunin aku"