
Tok tok tok !
" anna..loe ada di dalem? Bukain dong gue mau masuk" kata daveena sambil mengetuk pintu kamarnya.
Daveena??? Ngapain tuh anak kesini? Bikin kesel aja.
Gumam anna di kamarnya.
" na.. bukain dong "pinta daveeena di balik pintu sambil merapatkan telinganya.
Anna diam saja,anna tidak mau di ganggu dia merasa masih sakit hati apalagi sama daveena yang dia anggap telah curang karena dia malah di sukai oleh wahyu, orang yang selama ini telah mengisi hatinya.
" anna loe marah ya ama gue? Salah gue apa? Tolong loe jelasin na? Kita kan temen na??" Kata daveena.karena dari tadi anna tidak mau menjawab apalagi membuka pintu kamarnya.
Adit yang mendengar daveena dari tadi merengek ke anna, merasa kasihan sekaligus kesal pada adiknya.
Adit keluar dari kamar nya lalu menghampiri daveena karena memang kamar anna sebelahan dengan kamar adit.
" na, daveena sengaja kesini mau nemuin loe" kata adit mengetuk pintu kamar adiknya.
kak, gue lagi pengen sendiri.jadi please " kata anna dari kamarnya dengan nada bicara yang penuh penekanan.
Adit dan daveena saling berpandangan mendengar penuturan anna,adit merasa tidak enak dan juga kasihan pada daveena tapi adit juga harus mengerti keadaan adiknya saat ini.
Adit menggandeng daveena dan berjalan ke lantai bawah,daveena masih bingung selama ini anna tidak pernah begini terhadap dia, anna seakan tidak mau bertemu dengan daveena.
" aww !!" Pekik daveena saat kakinya yang satu tersandung anak tangga yang repleks tubuhnya oleng ke depan, untung di tahan adit,kalau tidak dia pasti akan terjatuh.
__ADS_1
" hati hati.." kata adit sambil merangkul pinggang daveena." Mana yang sakit?" adit berjongkok memeriksa kaki daveena.
Daveena menunjukan jari kakinya yang merah.
Adit memapah daveena menuruni anak tangga pelan.
Sampai di bawah adit menyuruh daveena untuk duduk di kursi.adit menarik kaki daveena, daveena repleks menarik kembali kakinya ,dia malu pada adit.tapi adit mengisyaratkan agar menurut.
Kaki daveena di pijit oleh adit, daveena merasakan kesakitan saat tangan adit menarik ujung jari kakinya hingga mengeluarkan bunyi.tapi anehnya setelah itu kaki dan jarinya tidak terasa sakit lagi.
"Dit , gue pulang ya? Dah sore" kata daveena setelah menurunkan kakinya di pangkuan adit.
" yaudah gue anter ya" kata adit sambil bangkit hendak mengambil kunci motor.
Tapi keburu di cegah oleh daveena.
" ahh biarin aja tuh anak, bukan anak kecil lagi , yuk atau mau gue gendong " kata adit menggoda sambil merentangkan tangannya.daveena menepisnya lalu bangun dari duduknya.adit memperhatikan kaki daveena yang baru saja di pijitnya.setelah di yakini tidak apa apa adit pergi ke kamarnya mengambil kunci motor.
Daveena menunggu adit di teras sambil mengirim pesan ke anna, memberitahukan bahwa dia mau pulang.
" ayok..melamun aja" adit menepuk pundak daveena dan telah memakai helm.
" sini "perintah adit ke daveena supaya daveena mendekatinya.
Setelah dekat kepala daveena di pasanginya helm, seperti biasa.lalu keduanya pergi dari rumah adit.
***
__ADS_1
" bi ... ambilin minum buat temen dev " kata daveena ke bi sumi.daveena langsung naik ke atas menuju kamarnya.
Adams yang sejak tadi menunggu daveena hingga ketiduran di sofa ruang keluarga.bahkan teriakan daveena pun tidak membuatnya terbangun.
Adit mengirimi pesan ke adams, bahwa dia ada di rumah daveena.namun pesannya tidak ada balasan, bahkan di baca pun tidak.
" den, silahkan di minum." Kata bi sumi sambil menyodorkan segelas jus jeruk ke adit.
" makasih bi." Jawab adit sambil tersenyum.
Selesai mandi dan berganti baju, daveena turun ke bawah ke bawah mau menemui adit, selintas daveen menoleh ke arah sofa, di lihatnya adams sedang tidur . Kebiasaan ! Pikir daveena.
Daveena menjatuhkan pantatnya di kursi seberang adit.
" kenapa di situ duduknya??" Kata adit bertanya, karena daveena duduknya di kursi seberang adit.
" emangnya kenapa?" Kata daveena bingung.
Hmm dasar bocil, kurang peka.gumam adit.
" sini deketan dong...ga enak ngobrolnya kalau berjauhan" pinta adit bersungguh sungguh.
Ah..adit modus !! Pikir daveena dalam hatinya.daveena pura pura tidak mengerti maksud adit, daveena pura pura sibuk mainin ponsel.
Adit yang merasa di cuekin kesal, dia tampak mengeluarkan ponsel nya dan terlihat memijit beberapa no hape.
" halo dams...iyaa gue kesana-" kata adit sambil mengakhiri teleponnya .
__ADS_1