Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Salah sasaran


__ADS_3

' fix,gue tunggu setengah jam lagi lu,kalau dalam setengah jam lu ga nongol.gue santronin rumah lu ' kata lelaki itu sambil meminumq kopi nya yang sudah habis tiga gelas.


Bahkan hingga setengah jam berlalu pun,orang yang dia tunggu tidak datang juga.


Dengan hati dongkol dia berdiri dan pergi meninggalkan kafe tersebut.


Hujan di luar masih awet,membuat semua orang pada malas keluar.


Cuaca yang dingin dan hujan yang di sebut lebat tidak,kecil pun tidak mampu membuat jalannan di depan tampak sepi.


" sorry telat,gue tadi kejebak macet " kata pria di belakang yang sontak membuat lelaki yang sedang berdiri hendak keluar kafe pun menghentikan langkahnya.


'Fix,gue hajar lu dit ! ' gumamnya sambil siap siap melayangkan tinjunya ke arah pria yang membelakanginya.


karena dia pikir aditlah yang datang itu.


Sreet..!! Tangan pria itu ditarik,hingga posisi yang tadinya membelakanginya menjadi tersentak dan belum juga hilang kagetnya tiba tiba dia di hadapkan dengan tinju yang melayang di hadapannya .


"Aaaaaaa...!!! " teriak pria itu kaget sekaligus menjerit.


" hah ! Siapa kamu ??! " tercekat,tertegun demi melihat siapa orang yang hendak dia pukul,dengan mengerem tangan yang sudah melayang di udara.


" hey ! Lu mau ngapain ke temen gue??! "


Kata pria yang tak jauh dari kursi.

__ADS_1


"E-eh...eu..m-maaf..sa-saya kira ..! "


" hey ...lu kenapa?? Ada masalah apa ama gue???! " bentak pria yang mau di hajar tadi sambil merapihkan bajunya kembali.


" kalau ada masalah,lu bilang jangan gini caranya.maen tarik segala apalagi ini di tempat umum,hah !" Kata pria tadi yang di yakini pasti teman nya .


Bagas pucat pasi,merasa sangat bodoh dengan kelakuannya.yaah bagas mengira adit yang datang,ternyata salah dugaan.


" maaf,maaf sekali lagi..saya kira anda teman saya.." kata bagas sambil menangkupkan kedua telapak tangannya di depan dadanya.


" hah ! Maaf ???! Lu bilang salah orang?? Mata lu buta heh?? " jawab pria tadi dengan mata melotot tidak terima karena perlakuan tadi.


"Iyaa...maaf ..saya sedang menunggu teman saya,dan saya kira yang datang teman saya,sekali lagi..maaf " kata bagas dengan wajah penuh penyesalan.


" hahahah...lu sama teman aja kasar,ketemu mau hajar dia,pertemanan macam apa itu ??!! Dan bodohnya lagi temen lu itu mau temenan ama orang kasar macam lu , cih !" jawab pria itu sambil tertawa mengejek.


Tuh orang maunya apa?? Gue udah minta maaf malah ngoceh terus kayak mulut cewek,batin bagas.


" udah lu- "


Belum juga selesai bicara,datang pelayan kafe.sambil membungkukan badannya dia berkata.


" maaf kalau mau ribut ribut jangan disini,karena kalian sudah mengganggu kenyaman konsumen kami "


'Huh ! ' bagas menghela nafas panjang.

__ADS_1


" sekali lagi maaf ,dan tolong sekali lagi sebagai permintaan maaf saya,silahkan kalian pesan makanan dan minuman dan saya yang akan membayarnya " kata bagas memohon.


Masih terlihat kesal di raut wajahnya ,namun tak urung dia menganggukan kepalanya.mungkin karena sudah lapar atau apa sehingga dia tidak memperpanjang masalah nya.


' huuhh ! ' bagas mengeluarkan nafas panjang


Lalu mengulurkan tangannya,mengajak bersalaman menandakan masalah nya sudah selesai,dan ...akhirnya mereka pun menerima uluran tangan bagas.


Bagas berjalan kearah kasir hendak membayar tagihan mereka sesuai janjinya,lalu setelah itu dia melenggang hendak pulang.dan tanpa sengaja dia mendengar percakapan kedua orang tadi.


" gue ga bohong.lu bisa cek sendiri ke lokasi.korbannya pingsan ga tau meninggal di tempat"


'Hehhh..! Dasar mulut perempuan,senengnya bergosip.pake rok aja sekalian' .


gumam bagas berjalan sambil ter senyum sinis.


Bagas berlari menuju mobilnya yang terparkir di depan kafe.


'Huh ! Sialll gue hari ini....! Niat mau nolongin teman malah gue yang sial nya !! , di kacangin juga ama si adit...sialan lu dit! Bilang aja kalo lu males.jangan sampai gue samperin ke rumah lu lagi enak enakan tidur .gua bakalan siram lu pake air es sekalian ! ' amuk bagas sambil mengendarai mobilnya.


Baru juga beberapa meter dari kafe,bagas berpapasan dengan mobil derek.


' mentang mentang jalanan sepi , di pake ngebut..tau rasa ...kecelakaan kan ! ' kata bagas melihat selintas mobil yang ringsek bagian depannya itu.


Dia mengira kecelakaan karena balapan liar atau pengendara main kebut kebutan.

__ADS_1


Setengah jam mobil yang di kendarai bagas sampai di depan rumah adit.


__ADS_2