Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
UJIAN


__ADS_3

Anna sudah siap tinggal berangkat sekolah sementara adit masih duduk menyelesaikan sarapannya.


Adit menoleh ke arah dimana anna berjalan.


" tunggu dulu na, sarapan dulu" ajak adit pada adiknya, anna.


Anna tidak menjawab hanya menurut saja, dia langsung duduk di seberang kakaknya.


Adit memperhatikan adiknya diam diam, lalu bertanya


" na, kalau ada masalah coba bilang sama kakak, siapa tau kakak bisa bantu" kata adit masih memeperhatikan adiknya.


Anna terdiam, tidak meng iya kan tidak pula menjawab tidak.


" na, gue kakak lo, apakah ada orang yang nyakitin lo?" Tanya adit sekali lagi.


Anna menatap kakaknya lekat.lalu menarik nafas kasar.


" ayok kak. Ngobrolnya di mobil aja .takut telat soalnya ada ujian " kata anna sambil berlalu mendahului adit .


Adit hanya menggelengkan kepala sambil mengikuti di belakang adiknya.


Hari ini adit dan anna pergi kesekolahnya karena mobilnya mau langsung di service rutin.


" kak, apa kakak pernah mencintai seseorang?" Tanya anna memecah keheningan.


" heem " kata adit sambil pokus ke depan.


" trus apa yang kakak lakukan?" Kata anna.

__ADS_1


" yah menyatakannya" jawab adit enteng


Adit paham sekarang apa yang anna alami beberapa hari kemaren.


" tapi kalau ternyata orang yang di taksir itu ternyata mencintai orang lain gimana?" Kata anna nyaris tak terdengar .


Adit mengerti, di pegangnya tangan anna, seakan menyalurkan energi pada adiknya.


" na, kalau kita mencintai seseorang seharusnya kami tunjukin, bukan hanya di pendam saja, orang yang kamu sukai kan tidak tahu bahwa kamu punya perasaan padanya,karena tidak tahu makanya dia bebas mencintai orang lain" kata adit panjang lebar.


Anna mengerti, tapi tetap dia merasa kecewa karena kenyataannya malah temannya yang jadi pemenang .


" kak- "


" sudahlah...masih banyak laki laki , sekarang lo pokus belajar , sebentar lagi mau ujian jenaikan kelas kan? Kakak gak mau nilai lo jelek apalagi tinggal kelas? " kata adit sambil mengacak acak rambut anna.


" kak adit, gue kan ga bodoh bodoh amat" kata anna sambil cemberut.


***


" anna lo baik baik aja?" Kata dina setengah berbisik.


Anna hanya tersenyum sambil mengedipkan mata nya satu.


" alhamdulillah..." kata dina sambil menengadahkan kedua tangannya.


" Dina Marisa tolong perhatikan " kata bu betsi sambil menjentikan penunjuk ke papan tulis.


Dina repleks menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

__ADS_1


Usai ujian pertama mereka diberikan istirahat 30 menit.


Daveena mendekati anna dan dina yang sudah berada di kantin duluan.


" hai lo pada jahat, gue di tinggal " kata daveena sambil duduk di sebelah dina.


Anna tidak menyahut , dia diam saja.


" lo lama keluarnya , ga belajar ya tadi malem?" Kata dina sambil menyeruput es jeruknya.


" gue di panggil pa dion dulu ke kantor" kata daveena sambil membuka ponselnya, memeriksa takutnya ada pesan masuk.


" pak dion ?? Di suruh apa?? Ahh paling paling lo disuruh menerima cinta nya hahahah!!" Kata dina sambil tertawa.


" enak aja lo, gue ilfil banget ama dia " kata daveena sambil bergidik.


" awas loh pacar lo ngambek denger lo deket ama guru bp." Kata anna sambil mendelik.


Daveena terkejut , pacar?? Apa anna sudah tahu? Tapi dari siapa? Mana mungkin adit memberitahunya.bukankah sudah sepakat bahwa nanti mereka berdua yang memberitahukan ke semuanya.


" pacar?? Siapa?? Lo pacaran ama siapa dev?? Kok gue ga tau?" Kata dina penasaran.


" apaan ?? Lo kemal deh" ucap daveena


" apaan kemal?? Anak sekolah sini apa bukan?? " dina pengen tahu.


" dina, lo-!" Daveena belum selesai melanjutkan omongannya, keburu melihat anna yang pergi berdiri meninggalkan merwka yang tengah ribut.


" na lo mau kemana??!! " teriak daveena.

__ADS_1


Anna tidak menjawab dia berlalu begitu saja tanpa pamit.anna merasa belum siap mendengar bahwa daveena sudah pacaran dengan wahyu.lebih baik dia menghindar dari pada harus mengingat semua tentang wahyu.


__ADS_2