
Adit melihat daveena berjalan menuju mobil.buru- buru bangun dari duduknya.
" ehh mau ke mana dit ??" Panggil mega.
" sory..aku mau kesana dulu." Kata adit tanpa menoleh ke arah mega.
Adit bergegas menghampiri daveena yang tengah mencari sesuatu di bagasi mobilnya.
" nyari apa ..?" Tanya adit begitu sampai didekat daveena.
" eh ..ini..mau ngambil snack dan minuman , mana yaaa...." kata daveena sambil mengaduk-aduk isi bagasi mobil nya yang penuh tas david, viona, cindy dan adams .
Adit lalu ikut membantu mencari, akhirnya ketemu tas daveena .
" yang ini bukan??" Sambil menyerahkan tas ransel berwarna hijau lumut.persis ransel tentara.dan memang benar ! Ransel itu pemberian saudara daveena yang bekerja sebagai tentara yang sekarang sedang di tugaskan di luar pulau.
Daveena membuka ranselnya.lalu diambilnya keresek besar dari dalam ranselnya.
Setelah mengeluarkan keresek.lalu dia bawa ke pinggiran kebun teh .terlihat beberapa orang sedang istirahat di pinggir jalan tersebut.
Adit mengikutinya dari belakang.
Daveena duduk diikutin adit di sampingnya.
" nih mau....? " tawar daveena kepada adit setelah membuka kresek yang isinya cemilan.
Menggeleng, dia malah mencomot makanan yang sengaja daveena buka.
" ihh curang...bilang aja ga mu buka "
__ADS_1
Adit hanya tersenyum.
Tanpa mereka sadari sepasang mata melihat kearah mereka sambil mengepalkan kedua tangannya.
Satu jam telah berlalu. Mereka sepakat untuk melanjutkan perjalannan supaya datang ke tempat tujuan masih siang.
Daveena dan adit berganti posisi, sekarang mereka yang duduk di belakang.firdaus dan suci di depan.dan memang telah menjadi kesepakatan mereka, mencegah supaya tidak kelelahan.jadi sopirnya gantian.
Tok
Tok
Tok
Kaca mobil mereka di ketuk. Firdaus membuka kaca mobilnya.disitu tampak mega .
" ada apa mega ?" Tanya firdaus
" emang kenapa dengan mobil yang kamu tumpangi ?? " tanya suci merasa aneh.
" ga kenapa-napa..hanya gue bosen satu mobil ama mereka ..para bocil..ga ada yang akrab kayak lo semua " kelit mega sambil mengedarkan pandangannya ke dalam mobil.
" gimana yaah...ini kan udah pas ber empat kamu mau duduk di mana??? " tanya suci kembali.
" ga apa-apa gue duduk di belakang aja..boleh kan dit ??" Tanya mega sambil melihat adit.
Adit kelagapan, dia tidak tahu harus menjawab apa.dia merasa tidak enak sama yang lainnya apalagi sama daveena.
" gimana ?? Boleh ga dik aku duduk di sebelahmu??? " kata mega ke daveena.
__ADS_1
Sontal saja daveena terkejut.karena dirasa masih muat ya sudah daveena memperbolehkan nya.
" boleh kak, ayo naik aja sini " kata daveena lembut.
Mega duduk di samping adit.posisi adit terjepit di tengah.
" wah dit , rezeki nomplok dit ..." kata firdaus sambil mengedipkan sebelah mata nya pada adit.
Adit melotot ke arah firdaus lewat kaca spionnya.
Melihat itu firdaus hanya terkekeh.
Sepanjang perjalan adit merasa kesal, di satu sisi mega selalu menempel pada nya, di sisi lain kekasihnya terlihat cemberut.
" dev, kamu ngantuk ??" Kata adit berbasa-basi.
Daveena tidak menyahut, malah membuang pandangannya jauh ke luar sana.
Adit menghela nafas.
Sepanjang perjalan mega terus bicara tanpa henti.dia sama suci klop karena di satu sisi mereka satu kampus dan satu jurusan pula.
sedangkan daveena hanya mendengarkan saja obrolan mereka, karena saking bosannya.akhirnya daveena menyumpal kedua telinganya dengan headset sambil memejamkan kedua matanya.
----------------------‐--------------------
malam menyapa semuanya...
maaf baru up..otornya sedang sakit.ini juga nyempetin di up karena kebangunin ama anak...
__ADS_1
semoga kalian sehat selalu yaa