
" dan ingat pula,kamu sudah besar harus bisa mandiri.jagain adik kamu karena dia ingin tinggal disini sampai lulus sekolah.papa sama mama akan balik lagi ke surabaya karena tidak mungkin meninggalkan pekerjaan terlalu lama.kamu jaga adik kamu baik baik dan jaga diri kamu juga.ingat tidak boleh bertengkar karena papa akan pantau terus walaupun papa berada jauh di sana " kata papa adit menasehati sekaligus pamit untuk pulang ke surabaya,padahal baru tadi pagi mereka datang ke sini.kalau tidak ulang tahun adit mungkin mereka tidak akan menyempatkan datang mereka sangat gila kerja.
#flashback off
" pak,apakah pak jhon baik-baik saja ?" Kata pak polisi ,merasa heran karena dari tadi pak jhon hanya menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong.
Kakak ipar adit yang sadar kalau mertuanya sedang melamun mengusap pundak mertuanya itu secara pelan sambil berbisik.
" pak,apa papa baik-baik saja?? "
Pak jhon terhenyak dari lamunannya,dia lalu menggelengkan kepalanya menyatakan kalau dia baik-baik saja dia menoleh pada para polisi yang berdiri tidak jauh darinya,sadar dirinya menjadi pusat perhatian pak jhin berdehem pelan.
"Maaf...saya ga kenapa-napa...maaf " kata om jhon dengan mata berkaca-kaca.
menantunya merasa khawatir dengan keadaan mertuanya.dia meminta sebuah kursi kepada pegawai bengkel untuk mertuanya duduk.
" maaf pak sekali lagi.jikalau benar adik ipar saya mengalami kecelakaan terus dimana dia di bawa,ga mungkin juga kan kalau dia korban sebuah kecelakaan bisa pergi kerumah sakit sendiri." Tanya menantunya mewakili mertuanya yang terduduk lemas sambil memijit keningnya yang terasa pusing karena kasus sang anak yang masih belum ada kejelasan.
Pak polisi menjelaskan bahwa begitu tim nya datang,mobil sudah dalam keadaan kosong dan pintu mobil terbuka.kemungkinan korban keluar sendiri menyelamatkan diri atau ada yang menyelamatkannya dan itu yang sedang mereka selidiki saat ini.
" saya akan berusaha mencari dan menyelidiki kasus ini.mohon pihak keluarga untuk kerjasamanya " kata pak polisi tegas.
Akhirnya setelah memberikan penjelasan dan memastikan kalau memang benar bahwa anaknya menjadi korban kecelakaan dan sekarang ..hilang,maka om jhon,kakak ipar adit dan daveena pulang walau masih belum tahu keberadaan adit.
__ADS_1
"Gimana kak,adit dah ketemu?? " tanya david begitu melihat kakaknya yang baru datang dengan penasaran.
Daveena menggelengkan kepalanya.lalu menjatuhkan badannya di kursi.terlihat lelah bahkan kantung matanya terlihat hitam dan matanya sembab tanda bahwa dia habis menangis bahkan mungkin tidak tidur semalaman karena terlalu mengkhawatirkan kekasihnya.
" bi..ambilkan minum bi buat kak dev !" Teriak david pada bi sumi, pembantunya.
David duduk di hadapan kakaknya,dia merasa kasihan dengan keadaan kakaknya.dia ingin sekali membantu.apalagi adit sangat baik bahkan menyayanginya,baik sebagai teman maupun sebagai calon kakak iparnya begitulah biasanya david memanggil adit.
" kak,ini minum dulu biar kakak tenang." Sambil menyodorkan air minum pada kakaknya dan di terima oleh daveena setelah itu di minumnya.
" jangan khawatir kak,aku sama adams akan bantu kak adit.semoga dia bisa pulang dengan selamat ,sekarang kakak istirahat aja " kata david sambil berjalan ke luar entah mau kemana karena daveena tidak menanyakan mau kemana sang adik perginya.biarlah terserah dia asal tahu waktu pulang saja,pikirnya.
Sebulan telah berlalu,namun keadaan masih sama.belum ada titik terang tentang keberadaan adit.
Adit bagaikan hilang di telan bumi.semua rumah sakit di bandung sudah mereka datangi dan hasilnya tetap sama tidak pernah ada pasien dengan nama adit. bahkan kerabat daveena yang berada di ibukota pun tak luput di mintai tolong supaya membantu mencarikan adit siapa tahu adit di bawa ke ibukota.bahkan poster bergambar adit pun tak lupa di kirimkan pada saudaranya supaya dibantu ditempel di sana.namun hingga saat ini belum ada kabar dari mereka.
Satu persatu para mahasiswa dan mahasiswi naik ke atas podium untuk menyematkan toga .rasa bangga dan terharu terlihat di wajah para wisudawan dan wisudawati bahkan orang tua mereka terlihat bangga dengan keberhasilan anak nya.tidak dengan keluarga adit,mereka tampak menangis melihat acara demi acara yang tengah berlangsung apalagi ketika dosen memberikan sambutan yang dimana beliau mengucapkan terimakasih kepada adit karena telah mengharumkan nama baik universitasnya dengan memenangkan lomba karate di tingkat nasional.bahkan adit merupakan seorang mahasiswa yang aktif dan terampil di kampusnya,selalu menghormati para dosen dan teman temannya.
Beliau mendoakan agar adit bisa selamat dimanapun dia berada dan bisa cepat pulang dan kumpul kembali bersama keluarga dan teman-temannya.
Semua teman teman adit,para dosen,dekan semua yang ada di gedung universitas tersebut meminta waktu sebentar untuk khusus mendoakan adit.bahkan mereka pun tidak segan membantu mencari dan menggali informasi tentang keberadaan adit.
***
__ADS_1
" dev,loh ga bisa gini terus dong..lu harus bisa move on.udah berapa cowok lo tolak" kesal amanda sambil menjatuhkan pantatnya di kursi taman kampus.
Daveena masih cuek dengar ocehan dari temannya itu.tidak pernah bosan amanda selalu menjodohkan dia dengan berbagai cowok di kampusnya bahkan kadang dari kampus lainnya pun.
" dev, kebiasaan deh lu...gue ngomong ga pernah lu anggap.
Oke..oke gue tau lu fokus....fokus dengan kuliah lo ..biar cepet lulus !! " kata amanda lagi kesal,sebal dengan perlakuan sahabatnya.
" Good girl ! " kata amanda sambil mengacungkan jempolnya dan berdiri hendak bersiap-siap.
" kita masuk kelas nona amanda eeh salah nyonya raditya yang cantik " kata daveena sengaja ngerjain temennya itu sambil mengulum senyumnya lalu berjalan menuju kelasnya yang swbentar lagi pelajaran akan di mulai.
Dengan menjejakan kakinya amanda bersungut " ga lucu tauu !"
Amanda mengikuti daveena dari belakang menuju kelas,walaupun gimana juga dia kasihan melihat daveena selama sebulan ini semenjak adit dinyatakan hilang tanpa kabar.
Daveena yang ceria dan usil seakan hilang diganti dengan daveena yang selalu murung,jarang sekali dia tersenyum walaupun selama sebulan ini teman-temannya selalu menghibur nya.
Bahkan tidak hanya menghibur beberapa teman laki-laki pun mendekati,supaya bisa membantu mengobati hati nya.tak ketinggalan dengan kevin.dia yang selalu rajin mengantar jemput bahkan membelikan makanan.namun yaah begitulah,daveena seperti punya dunia sendiri.
" dev,nanti malem jadi ke pestanya andini?? " tanya amanda setengah berbisik pada daveena di tengah pelajaran.
" pesta apaan??" Tanya daveena dengan pandangan lurus kedepan,cuek antara menangagapinya dan mendengarkan materi yang sedang dosen jelaskan
__ADS_1
" yah elu...baca dong undangannya,apa lo ga buka kali undangan dari dia??! "Tanya amanda kesal,selalu begitu dan nanti pada akhirnya dia lupa bahkan malah tidak datang.
Daveena mengangkat kedua bahunya ,menyatakan bahwa tebakan amanda benar adanya,dia tidak usah lagi banyak bicara karena temannya sudah bisa menebak jawabannya.