Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
adit vs wahyu


__ADS_3

Adit mengikuti wahyu menuju kamar daveena.


Di turunkan daveena,lalu di selimutinya.


" dit ayo kita keluar, jangan ganggu dia " kata wahyu sambil menarik tangan adit.


Adit menepiskan tangannya,guratan kemarahan jelas terlihat di wajah adit.


Adit menatap wahyu emosi. Wahyu yang sadar dari tadi di lihatin adit, mendekat ke arah adit.


" dit loe kenapa ??"


Adit diam tidak menjawab.


" loe suka sama daveena ?? " tanya adit menahan amarah


" bukan suka lagi tapi cinta dit, saya ga tau kenapa bisa tertarik padanya. Padahal dia tuh tomboy, cuek selain cantik dan manis " ucap wahyu seakan daveena ada di depannya.


"Dan juga body nya itu dit , menggoda " kata wahyu sarat gairah.


Adit mulai tersulut emosi, mukanya merah padam dan tangannya di kepal hingga terlihat urat urat tangannya.


" jauhin daveena !!! " kata adit sarkas


" kenapa mesti di jauhi ??? Kan dia ga punya cowok " jawabnya tenang


" gue bilang jauhin yaa jauhin " bentak adit


Wahyu tertegun " apa siih...? Apa jangan- jangan kamu suka ya ??! " tanya wahyu balik bertanya.


Adams yang mendengar obrolan mereka, mencari cara supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.


bergegas dia naik ke kamar daveena.


Tega ga tega dia bangunin daveena.dia memberitahu bahwa adit ada di bawah.


"Dams, siapa yang bawa gue kesini " tanya daveena


Adams bilang bahwa wahyu yang gendong dia kesini dan itu semua adit melihatnya.

__ADS_1


Daveena terkejut ada rasa takut mengusik hatinya, adit marah.


Daveena bangkit dari kasurnya hendak berjalan ke keluar kamar ,namun di cegah oleh adams.Dia lalu kirim pesan ke adit supaya adit yang datang ke atas.


Ngapain adams manggil gue pikirnya.lalu dia naik ke atas mencari adams, sedangkan wahyu ngobrol dengan anna dan dina.


" noh ..." sambil menunggingkan mulutnya ke arah daveena.


Adit menghela nafas panjang, lalu di hampirinya daveena yang tengah duduk di ranjang.


"Gue jaga di luar kamar bro !" Kata adams menepuk pundak adit.


Adams berjaga di luar kamar daveena,takutnya ada yang masuk.


Adams tahu kalau adit pacaran sama daveena.


Adit menghampiri daveena, netranya menatap mata sayu daveena.


Di rapihkannya anak rambut daveena lalu kecup kening daveena dengan lembut.


" dit kok loe ada disini?? " tanya daveena heran.harusnya kan dia di luar kota nyelesain tugas kuliahnya.


" mana tenang gue kalau disini kamu sakit ." kata adit.


Adit menarik daveena dalam dekapannya, dipeluknya dengan erat daveena .rindu yang seminggu tidak bertemu menjadikan mereka hanyut dalam dekapan erat.


Daveena terisak dalam dada adit. Adit mengecup rambut daveena.


" dit maaf tadi...gue.." adit menutup mulitnya dengan jari tangannya.dan mengeratkan pelukannya.


Daveena tahu adit marah tapi dia tidak tahu harus berbuat apa.


"diamlah " bisik adit sambil mengecup rambut daveena.


Adit mengendurkan pelukannya,ketika terdengar suara ribut di luar.daveena melangkah ke arah pintu, sedangkan adit ngumpet di balik pintu.


" ada apa sih kalian..?" Kata daveena kesal.setelah pintu kamarnya di buka.


" gue mo ngambil hp gue, di hadang ama dia ga boleh masuk " kata dina sambil masuk,di saat dina masuk dan mengambil hape di atas meja rias, adit menyelinap ke luar kamar.

__ADS_1


# rindu


" yakin mau ikut gabung ke bawah ??" Tanya adit sambil memeluk pundak daveena.


" iya..gue bosen di kamar ... gue udah mendingan kok " jawab daveena.


" yaa iyaalaah ....udah datang obatnya, pasti sembuh lahh " jawab adams mengerlingkan matanya ke daveena.


Wahyu memandang ke atas di mana daveena di papah oleh adit menuju ke bawah .


" dev , kok bangun ? keganggu ya." kata wahyu sok perhatian.


Daveena duduk di samping adit , sambil memeluk bantal kursi.


" bosen di kamar " katanya " eh makasih yahh tadi dah nganterin berobat dan-" daveena tidak melanjutkan perkataannya. Melirik adit , adit diam pandangannya lirus kedepan.


"-dan ??" Wahyu mengerutkan dahi matanya menatap wajah daveena.


Adit menatap tajam wahyu, pandangannya tajam membunuhnya.


Adams tahu situasi sahabatnya yang sedang cemburu, maka nya dia berusaha menjadi penengah.


Adit memperhatikan wahyu , yang sengaja mencuri pandang ke arah daveena , anna yang duduk di samping wahyu tidak menyadari bahwa kakaknya sedang bersitegang dengan wahyu.


Anna senang berada dekat wahyu, senyumnya terus berkembang .


Jam setengah sepuluh lewat.


Adit menyuruh daveena, anna dan dina untuk tidur, sebenarnya mereka masih mau gabung tapi sorot mata adit membuat daveena tidak berani beradu mulut.


Mereka pergi ke kamar daveena dengan bersungut sungut.


Tinggalah adit , adams dan wahyu di ruang tengah.


Suasana hening menambah aura tegang.


" kenapa belum pulang ??" Sudah malem " tanya adit ke wahyu.


" lah kamu sendiri ngapain masih disini ??" Jawab wahyu.

__ADS_1


adit menghela napas kasar.ingin rasanya mengusap kepala wahyu dengan tinjunya.


Adams mau menjawab tapi adit keburu mencegahnya.


__ADS_2