Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Melow


__ADS_3

.


" bi,apa adit ada bilang mau mudik ga??" Tanya bagas.siapa tahu adit pulang ke surabaya menemui keluarganya ,tanpa memberitahunya.


" apa den?? Den adit mudik..aduuh kenapa ga bilang ke bibi.trus ini gorengannya dan masakan nya buat siapa dong den?? Kenapa den bagas tidak bilang dari tadi.tahu begini bibi tidak akan masak yang lainnya.cukup tahu goreng tepung aja den " kata si bibi penuh penyesalan seakan sia sia saja dia memasak.


Bagas memijit pelipisnya,merasa pusing karena si bibi ditanya kemana jawab kemana...


" maksud bagas,apakah adit bilang ke bibi mau mudik ga.bukan adit sedang mudik bi..." jawab bagas dengan ekspresi jengkel nya.


" oh gitu den..heheh..maaf bibi kira..den adit mudik." Si bibi nyengir


" tapi seingat bibi ..enggak deh..den adit ga bilang mau mudik" jawab si bibi meyakinkan.


Bagas bingung,kemana perginya adit?? Tidak biasanya dia menghilang bahkan ponselnya pun masih tidak aktif.tidak biasanya dia begitu.


Karena merasa orang yang di carinya tidak ada,bagas akhirnya pamit setelah memakan sepiring habis gorengan buatan si bibi.tidak lupa bagas titip pesan supaya kalau adit pulang suruh nelpon ke bagas.


***


" gue pulang yaa..besok kita ketemu di kampus kan" kata daveena pada amanda setelah melihat jam sudah menunjukan pukul lima sore dan si bibi pembantunya amanda sudah datang.


"Lahh ... nginep semalem lagi aja deh yaa...besok ke kampus biar bareng.lagian di luar masih hujan kok" rengek amanda persis anak kecil minta di beliin permen ke ibunya.

__ADS_1


" yee ..lu manja banget..nooh si bibi dah dateng.lu ada temen.suruh aja si bibi tidur di kamar lu! " jawab daveena enteng sambil tertawa.


" itu siih udah pasti . Lagian lu kalau pulang sekarang mo ama siapa?? Di jemput lagi adit?? " tanya amanda .


" kayaknya enggak deh " jawab daveena datar.


" loh kenapa?? " tanya amanda sambil melihat wajah daveena.


" kayaknya hape adit lowbat deh,dari tadi gue hubungin dia ga aktif,tadi juga temennya nyariin dia" jawab daveena merasa khawatir.


Karena setahu daveena,adit emang orang yang selalu menepati janji dan tidak pernah tanpa kabar seperti ini,bahkan ponselnya tidak pernah sampai kehabisan batere.


" trus kemana dia?? " tanya amanda penasaran.


" yaah gue ga tahu,tadi gue ga sempet nanya ke dia." Jawab daveena sambil mengangkat kedua bahunya.


" gue..gue..entah kenapa tadi waktu dia mau pergi perasaan gue kayak gimana gitu...ga rela,deg deg an ...pokoknya kerasa beda aja" daveena bicara dengan mata berembun.


perasaannya dari tadi juga gundah,namun dia tidak tahu apa yang terjadi.dia teringat orangtuanya yang sedang keluar kota dia terus berdoa.


Amanda menggeser duduknya,dia mendekati daveena dan mengusap usap pundak sahabatnya tersebut.


" lu doain aja semoga adit dan keluarga lu ga kenapa-napa" lirih amanda.

__ADS_1


Daveena mengangguk sambil terisak,tidak tahu kenapa jadi melow begini.


Akhirnya david datang menjemput setelah sebelumnya di telpon oleh daveena.


" gue pulang dulu ya...kasihan adik gue ga ada temennya di rumah" kata daveena pada amanda.


" ya udah...tenangin diri lo...yakin semuanya be ok !" Jawab amanda memberi semangat pada sahabatnya.


Daveena mengangguk dan tersenyum membalas jawaban sahabatnya itu.


" oh iya vid,kamu ketemu sama adit ga?? " tanya daveena bertanya pada adiknya yang tengah keluar dari gerbang rumah amanda.


" ga ..dari tadi ga ada siapa siapa kok di rumah,si adams juga tumben ga nongol..pada tiduran kali di rumahnya " jawab adiknya sambil mengemudi.


" kenapa emangnya ??" Tanya nya kembali penasaran.


" ga,dari tadi hapenya susah di hubungi...mati" jawab daveena membuang muka ke samping jendela mobil.


" tidur kali..hapenya lupa ngecass " jawab david.


" di rumahnya juga ga ada" jawab daveena datar.


" oh kakak udah dari sana?? " david menjawab asal.

__ADS_1


Daveena menghela nafas panjang,merasa jengkel dengan pertanyaan adiknya.


" kata bagas ..." jawab daveena singkat


__ADS_2