Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Apakah ini fakta???


__ADS_3

"Begini pak,sebelumnya saya mau memastikan dahulu apakah saudara adit pada hari terakhir pergi dari rumah memakai jaket kulit hitam?? " tanya polisi bertanya pada ayahnya adit.


Ayahnya adit jelas tidak tahu,karena dia memang tidak tinggal bersama putranya.


Ayah adit menggelengkan kepalanya,lalu pak polisi melirik tante amel yang sama jawabannya dengan om jhon.


Melihat keluarga adit yang diam,daveena pun akhirnya menjawab.


" iya pak.dia memakai jaket kulit hitam.apa sudah di temukan orangnya?? Dimana pak polisi??"


Pak polisi menatap.daveena dengan teliti,om jhon yang menatap polisi pada daveena dengan penuh tanya akhirnya menjelaskan bahwa daveena ini pacar anaknya,adit.


" oh maaf pak,mungkin saya lupa lagi " kata polisi sambil menepuk keningnya lalu tersenyum pada daveena.


Daveena menghela nafas,ingin segera mengetahui apa yang hendak di sampaikan oleh pak polisi tadi.karena menurutnya sangat berbelit-belit,sungguh bikin pusing.


" begini semuanya,pada hari itu tepatnya hari minggu pagi tanggal 22 september sekitar di jalan mawar telah terjadi kecelakaan tunggal yang mana sebuah mobil menabrak trotoar dimana sebuah mobil menabrak trotoar dengan nopol D 171 AD dengan jenis kendaraan mobil pajero hitam dan di dalamnya terdapat seorang laki laki dengan ciri seperti yang nona daveena sebutkan tadi "


Tidaaaaakkk !!


Tante amel menjerit sambil menutup wajahnya dengan ke dua tangannya semua yang ada di sana sangat terkejut mendengar penjelasan dari pak polisi apalagi tante amel yang terlihat syok bahkan dia menjerit histeris.


"Pak polisi a-apa be-benar yang bapak katakan ?" Kata om jhon pada pak polisi dengan suara bergetar


"Ga mungkin !! Ga mungkin itu adit . bapak pasti salah !! " teriak daveena tidak terima dengan penjelasan yang pak polisi katakan.


"Tidakkk..... tidak mungkin anakku... aditt kamu dimana nak......??!!!!!!! " teriak tante amel histeris. Daveena dan kak maya memegangi tante amel yang berontak.kak maya mencoba menenangkan mamahnya.


"Mah tenang itu baru kemungkinan belum pasti. " Kata kak maya sambil meneluk mamahnya

__ADS_1


"May adik mu may.... " lirih tante amel pelan kemudian dia terjatuh pingsan sontak saja membuat om jhon, kak maya, dan suami kak maya terkejut.


" maaf pak polisi saya mau bawa istri saya dulu ke mobil " kata om jhon sambil tergesa gesa membopong istri dengan di bantu oleh menantunya.


" baiklah silahkan pak " kata pak polisi mempersilahkan pak jhon untuk membawa istrinya keluar.


" anna,maya,kamu tungguin ibu kamu disini,ayah mau masuk kedalam lagi " pinta om jhon pada anak-anaknya.


" tapi yah..." kata anna merasa keberatan karena dia ingin tahu penjelasan pak polisi.


" ayah kedalam sama kakak ipar mu dan daveena,dia lebih tahu dari pada kamu ,kamu jagain saja ibu mu.jangan membantah ! " kata om jhon tegas pada anna.lalu dia mengajak suaminya kak maya dan daveena untuk masuk lagi ke kantor polisi,melanjutkan perkembangan anaknya.


" maaf pak,apa tidak salah informasi?? " kata menantu om jhon pada pak polisi setelah sampai di ruangan tadi dan terlebih dahulu duduk saling berhadapan dengan pak polisi.


" menurut informasi dan kebetulan anak buah saya yang datang kelokasi waktu kejadian itu.waktu itu cuaca memang sedang hujan walaupun tidak deras namun karena semalaman diguyur hujan dan pastinya jalanan juga licin.kemungkinan anak bapak sedang mengebut mengingat mobil bagian depannya terlihat rusak parah dan sekarang mobilnya ada di bengkel dan nanti anak buah saya bantu menunjukan tempatnya" kata pak polisi.


" pak,kalau memang benar itu adit,terus sekarang dia berada dimana??" Kata daveena dengan terisak.


Deg !


Tangan daveena gemetar menerima jaket dan topi dari pak polisi,banjirlah air mata nya yang sedari tadi di tahan.


" adiit...." lirih daveena sambil memeluk jaketnya dan menciumi jaketnya.


Om jhon termangu,tidak percaya bahwa anaknya korban kecelakaan tunggal dan entah selamat atau meninggal karena belum ada penjelasan lanjutan dari pak polisi.


" sudah....tenangkan dirimu nak,kita berdoa semoga adit selamat " ucap om jhon dengan mata berkaca-kaca.


" pak ,bisa antar saya melihat mobil anak saya ?? " kata om jhon

__ADS_1


" tentu saja,mari.." kata pak polisi sambil berdiri,lalu berjalan keluar.


" nak,kamu sebaiknya pulang saja.nanti om kasih tahu kabarnya" kata om jhon menyuruh daveena agar jangan ikut.


Daveena menggelengkan kepalanya " tidak omm....aku - ....izinkan aku ikut yaa omm.. "


Kata daveena memelas sambil kedua tangannya ditangkupkan ke depan dada.


Melihat pacar anaknya begitu,om jhon jadi merasa kasihan,dia melirik pada menantunya.dan dianggukan oleh menantunnya.


" ya sudah...jangan nangis..ayoo ikut " kata om jhon menyuruh daveena untuk cepat berjalan di depannya.


Mereka pergi meninggalkan kantor polisi menuju bengkel tempat di simpannya mobil adit dengan menumpang mobil polisi,karena mobil om jhon membawa tante amel pulang.tante amel sengaja tidak ikut karena masih lemas,dia di suruh istirahat di rumah di temani kedua anaknya,maya dan anna.


Begitu sampai di depan bengkel,hati daveena semakin tidak karuan,degup jantungnya berdebar dua kali lipat,rasa sesak di dada demi melihat sebuah kenyataan di depannya.


Terlihat mobil pajero hitam yang sering di pakai adit untuk menjemput nya terlihat ringsek bagian depannya.tidak dapat di bayangkan bagaimana keadaan si pengendaranya melihat mobil yang di bawanya pun sudah sedemikian rupanya.


Badan daveena gemetar,dia tak kuasa menahan tangisnya,sambil menutup mulutnya dengan tangannya daveena menangis.


Om jhon terlihat tertegun melihat mobil yang menjadi hadiah waktu ulang tahun anaknya yang ke 17 itu ringsek.terlintas di benaknya saat pertama kali adit mendapatkan mobil itu dia terlihat sangat bahagia.


#flashback


" papa....beneran itu buat adit??? " tanya adit dengan mata berbinar ketika sampai teras dan membuka penutup matanya yang sengaja di pakaikan oleh anna,adiknya.


Papa adit tampak tersenyum,dia menganggukan kepala.


" ingat , jangan di pakai ngebut-ngebut " pesan papa adit kala itu.

__ADS_1


" dan ingat pula,kamu sudah besar harus bisa mandiri.jagain adik kamu karena dia ingin tinggal disini sampai lulus sekolah.papa sama mama akan balik lagi ke surabaya karena tidak mungkin meninggalkan pekerjaan terlalu lama.kamu jaga adik kamu baik baik dan jaga diri kamu juga.ingat tidak boleh bertengkar karena papa akan pantau terus walaupun papa berada jauh di sana " kata papa adit menasehati sekaligus pamit untuk pulang ke surabaya,padahal baru tadi pagi mereka datang ke sini.kalau tidak ulang tahun adit mungkin mereka tidak akan menyempatkan datang mereka sangat


__ADS_2