Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Persiapan ngapelin pacar


__ADS_3

" dev,gue ke toilet dulu bentar,maaf gue tinggal bentar" kata amanda setengah berlari sambil meninggalkan tas dan ponselnya di meja .kayaknua efek cabe nya mulai bereaksi.


Tinggalah daveena dan kevin berduaan disana.


" boleh tahu kamu jurusan apa?? " tanya kevin memulai obrolan


" aku manajemen bisnis,dan baru semester satu "


" oh pantas saja " katanya.


" kenapa ?? "


" enggak,kebayang aja kamu jadi CEO " kevin senyum


" enggak cocok yaa?? "


" kata siapa?? Cocok banget kenapa ga jadi model aja ?? "


"Hahahaha " daveena bukannya menjawab malah tertawa


" kenapa ada yang lucu ?? " kevin bertanya sambil mengerutkan keningnya.


"Jelas lucu dong...ga ada modal jadi model,tampang aja pas-pasan gini hahahah"


" kata siapa?? Kamu cantik,tinggi,senyummu juga manis "


Deg !

__ADS_1


Daveena berhenti tertawa,dia menatap kevin .dan kevin pun sama sedang memandang daveena,sorot matanya teduh.


Daveena buru-buru mengalihkan pandangannya,lalu terkekeh lagi.merasa lucu dengan perkataan kevin yang seolah olah mengenalnya lama.


Mereka terdiam larut dalam pikirannya masing-masing. hanya sesekali mereka terlihat menyesap minumannya.


Dari kejauhan terlihat amanda berjalan dengan lesu.


" dev,kita masuk,sebentar lagi makul dosen killer,miss erika " kata amanda.


Daveena bagaikan mendapat angin segar di tengah gurun pasir mendengar ajakn amanda.


"Ya udah kita permisi dulu..makasih traktiran nya" kata daveena.


" sama-sama " kata kevin ramah.


" dev,beneran barusan itu di traktir??" Tanya nya penasaran.


" iyaaah..." jawab daveena sambil berjalan


" assyiikk...akhirnya selamat juga uang jajan gue,coba kalau tiap hari gue di traktir kayak gini...hmmm makan gratis,kenyang uang utuhh ooh..nikmat mana lagi yang kau dustakan !! " kata amanda sambil merem.


Jedduuuk !


"Awww,sialan ! "


Kata amanda sambil memegang keningnya yang kejedot.

__ADS_1


Daveena tertawa cekikikan melihat kelakuan temannya yang konyol itu.


"Makanya jalan tuh pake mata !! "


" salah ! Kalau jalan pake kaki ! " jawab amanda kesal sambil mengusap -usap keningnya yang agak benjol.


Hubungan daveena dan adit sudah di ketahui oleh orang tua daveena,namun baru kali ini adit akan datang ke rumah daveena sebagai pacar nya bukan sebagai teman david .ada perasaan deg-degan karena ini kali pertama nya dia apel kerumah daveena pas ada kedua orang tua nya.


Adit sudah memakai kemeja rapi,setelah menyemprotkan minyak wangi dia masih berdiri.di depan cermin.


Di sisirnya rambutnya berulang kali.ahh kayaknya gue udah rapi deh, kata adit pada dirinya sendiri.


Dilihat jam di tangannya sudah menunjukan pukul tujuh malam.


Dia lalu keluar dari kamarnya lalu turun ke lantai bawah.


" duh den adit wangi banget,mau ngapel yaa?? " kata si bibi yang baru masuk dari luar,sepertinya baru dari pos satpam.


" hehhe,,,iya bi...gimana udah rapi belum ?? " kata adit sambil menaikan kerah kemeja nya.


"Waah..rapih banget den,ganteng.kalau masih muda si bibi mau.deh diapen ama den adit." Kata si bibi cengengesan.


" iyaah sama kalau bibi masih muda juga asit mau ngapel ke bibi,cuma sayang ketemunya beda generasi " kata adit.


" iih si aden mah..."


"Ya udah ya bi,,saya pergi dulu.doain adit sukses yaaa " kata adit.

__ADS_1


Adit memang dekat dengan pembantunya,karena dari kecil sudah diasuh oleh pembantunya itu.karena kesibukan kedua orang tua nya.adit dan kakaknya terlantar,begitu pemikiran adit.dia merasakan kehadiran sang ibunya waktu ibunya melahirkan adiknya,anna dan tinggal agak lama di rumahnya sekitar satu tahu,itupun karena anna memang rewel dan sering sakit-sakitan.oleh karena itu ibunya adit mengalah untuk mengurus mereka bertiga sementara.


__ADS_2