
Di depan pintu daveena berpapasan dengan tante vika dan om hendrik.
" mau kemana dev malam-malam ?" Tanya tante vika.
" mau kerumah dina tan.." kata daveena sambil memakai sepatu.
Daveena menunggu adit yang tadi katanya mau jemput.
Selang beberapa menit , datanglah adit mengendarai mobil nya.
Adit keluar dari mobil, lalu membuka pintu mobil depan.daveena masuk, lalu duduk di samping adit.
" mau kemana kita ?" Kata daveena ke adit.
" terserah kamu maunya kemana???" Jawab adit sambil melajukan mobil nya.
" uuuh ga jelas banget ....ke rumah dina yuk ?! " ajak daveena karena tidak ada jawaban yang pasti.
Adit menganggukan kepala sambil melajukan mobilnya.
Di dalam mobil mereka hanya diam tanpa bicara, daveena merasa canggung ke adit karena permasalahan tempo hari.
Adit pun begitu, dia tahu harus bicara mulai dari mana.takutnya salah ngomong malah akan menjadi marah.
" stop adit !! Itu rumah dina kelewat " pekik daveena membuyarkan lamunan adit.
__ADS_1
Adit menepikan mobilnya lalu memarkirkan di depan gerbang .
Daveena keluar duluan lalu mengetuk pagar rumah dina.
Tak berapa lama keluar mamahnya dina.
" malam tante, dina nya ada tan?? " kata daverna sopan sambil menyalami tangan mamahnya dina.
" ooh daveena...ada .sama siapa kesini ?? Ayo masuk ..." kata mamah nya dina ramah sambil membuka pintu pagar rumahnya.dan mempersilahkan daveena masuk.
Adit datang lalu menyalami mamah dina .
Setelah di persilahkan masuk dan duduk di ruang tamu, mamah nya dina ke dalam terdengar berteriak memanggil dina.
Sebenarnya adit sangat rindu sama daveena, ingin memeluknya, membelai rambutnya yang panjang dan indah.namun dia tidak berani setelah permasalahan kemarin lusa yang membuat dia salah paham sama adiknya,anna.
" woooy !!! Kalian lagi mengheningkan cipta apa lagi bicara lewat telepati ??? Kok pada diem diem an gitu?? Hihihi " dina datang mengagetkan mereka.
" apa masalah kalian dah pada kelar??? Sorry kak adit ..." kata dina sambil menagkupkan kedua tangannya ke arah adit.
Adit tidak menimpali dia hanya tersenyum.
Dina pamit kebelakang tak berapa lama dia membawa tiga gelas teh hangat dan beberapa cemilan di nampan.
" ayok . .ngobrolnya sambil ngopi yaaa...kak adit ayok di minum teh nya mumpung lagi hangat, lo juga dev ayo..." seru dina sambil menyodorkan minuman.
__ADS_1
" thanks din ..." kata daveena singkat.
Adit meminum teh nya yang memang masih hangat.
" kalian kenapa siih kok malah pada siem-dieman siih ..??? Ga asik ahhhh " protes dina.
" e-eh kata siapa kita dieman ?? " kata daveena kelabakan.
Hemzzz , adit hanya mendehem saja sambil melirik daveena.
" ya udah kalau gitu ngobrol dehh....eeh iya gimana kabar anna ??" Tanya dina ke adit.
" anna , baik .kenapa ga pada main kerumah??? " jawab adit.
" sebenarnya mau tapi -...gue ga enak ..apa kalian?? Ehh hub- hubingan kalian sekarang gimana ??" Kata dina terbata -bata.merasa tidak enak karena sudah lancang tapi dia penasaran juga melihat dari sikap keduanya yang terlihat tidak baik.
Sebenarnya daveena juga penasaran, apa yang di bicarakan antara adit dan anna, adiknya selepas acara perpisahan kemari lusa.kenapa sampai detik ini tidak ada kabar dari keduanya.
Adit melirik ke arah daveena, mata mereka beradu sebentar lalu daveena membuang muka ke sembarang arah.
-------‐------------------------------------
nah nahhhh.....selamat pagi all...semalam nulis sampe lupa waktu otor nya demi kalian tercintaaaah
nih sekarang dah hadir lagi yaaaa
__ADS_1