Perjalanan Cinta Daveena

Perjalanan Cinta Daveena
Adit mengumumkan


__ADS_3

Dina tanggap lalu segera melepaskan tangan daveena.


Takut kalau daveena terbawa emosi.


" ya udah gue mo bilang tapi lo harus jawab jujur " kata anna sambil berjalan ke arah bangku panjang di luar ruangan.daveena dan dina mengekor di belakang anna.


Anna duduk di bangku yang kebetulan bangku nya di jejerkan bekas tempat duduk para siswa yang nonton acara tadi, daveena dan dina pun duduk.posisi mereka saling berhadapan.


Anna membuang nafas dengan kasar.


Di pandangnya kedua sahabatnya, yang terlihat menunggu penjelasan nya.


" heehhh...sebenarnya gue juga ga bermaksud menghindari lo dev, cuma gue jaga jarak aja.demi menjaga perasaan gue yang kecewa.dan gue ga tahu harus kecewa ke siapa?? Ke diri gue sendiri atau ke elo " kata anna sambil menunduk.


Daveena dan dina saling pandang, tidak mengerti dengan apa yang anna bicarakan.


" lo tau kan dev, kalau selama ini gue ada rasa sama wahyu?..."


Daveena hendak menjawab tapi anna memberi kode agar diam .


" gue aja yang ngomong .loe berdua cuma dengerin aja "


Anna lalu melanjutkan lagi unek- unekna selama ini.


" gue sebenarnya suka bahkan cinta sama wahyu, setiap hari gue deketin dia gue samperin dia, gue tanya tanya dia suka apa?hobi dia apa?dan bodohnya gue sampe rela ngikutin apa yang sebenarnya gue ga suka demi dia.


Setiap hari gue memupuk rasa gue ke dia.berharap dia juga sama perasaanya ke gue.tapi apa??? Ternyata gue salah ....cowok yang gue suka , gue deketin selama ini jatuh cinta pada sahabat gue sendiri.dan tau lo pada ...sakit tau...sakit hari gue hik" anna menunduk sambil menyeka air mata yang merembes di pipinya.


Dina memegang tangan anna.

__ADS_1


" ...dan- ...dan gue ga nyangka ke elo dev, ternyata lo juga nerima dia??? , ucapan lo selama ini dusta dev, katanya lo ga tertarik ama wahyu..tapi kenyataan nya?? Apa !!?? " anna bicara dengan intonasi tinggi, karena meredam amarahnya.


Daveena tercengang dengan penjelasan anna, dia tidak menyangka kalau anna sahabatnya sendiri yang menuduh dia yang bukan bukan.


Dia tidak tahu kalau selama ini anna suka dan jatuh cinta pada wahyu sedalam itu, mungkin kalau saja daveena tahu dia akan membantu mendekatkan mereka.


Daveena mengerti sekarang kalau sikapnya anna ke dia berubah karena anna merasa kalau dia selama ini telah berpacaran.


Pikiran macam apa itu anna?.


" anna boleh sekafang gue ngomong?"


Anna tidak menjawab, hanya mendelik.


Daveena menghela napas panjang.


Gue pikir sama kayak yang lainnya semacam perhatian sebatas sahabat"


Daveena menceritakan hingga akhirnya wahyu nembak dia, dan tentu saja di tolak karena di hati dia sudah ada orang lain.


Anna terkejut dengan pernyataan daveena, dia merasa bersalah telah menyangka yang bukan bukan.


" lo bilang hati lo dah ada yang punya?? Bisa lo jelaskan ke kita-kita???" Dina menimpali.


Anna menatap daveena lekat, seakan mengintrogasi nya.


" i- iyaaa...ehmm g-guee .." daveena belum tergagap menjawab.


Tiba- tiba adit muncul dari belakang, dia tidak tahan melihat pacarnya di pojokan oleh temannya dan adiknya sendiri.

__ADS_1


" gue pacarnya daveena selama ini " jawab adit mengejutkan ketiga gadis yang sedang bersitegang itu.


Mereka serempak menoleh ke belakang


" kaaaaakk adiiit ..! " kata mereka bersamaan.


" iya, apa salah?? Selama ini daveena berpacaran sama kakak ???"


" kak-"


Adit melangkahkan kakinya mendekati daveena, lalu menggenggam kedua tangan daveena.


" biarkan mereka tahu dev, biarkan semua tau kalau kamu pacar aku dev, biar ga ada yang deketin kamu lagi.dan ga ada salah paham seperti ini lagi " kata adit lembut sambil menatap daveena.


" tapi -...." daveena tidak meneruskan kata kata nya.dia menoleh ke pada dua sahabatnya.


" kenapa??? Kalau mereka sahabat kamu, pasti mereka bahagia lihat sahabatnya bahagia " tegas adit sambil merangkul pinggang daveena.


Daveena hanya terdiam,mencerna ucapan adit.


" aheemm ahemmmm....ga usah juga bermesraan di depan kita kita juga kaleeeee" dina tiba tiba menyeletuk.


Sontak saja daveena kaget, dia berusaha melepaskan rangkulan adit.tapi bukannya lepas malah tambah erat adit memeluknya.


" ya udah...walaupun gue sempet ga percaya dengernya...tapi lihat kalian gini..gue cuma bisa ngucapin selamat aja " kata dina sambil mengulurkan tangannya.


Daveena menyambutnya.


" lepasin dong kak, gue mau ngasih selamat ama sahabat daveena" kata dina.

__ADS_1


__ADS_2