
Mega berdiri diantara adit dan fery,sengaja dia berdekatan dengan adit dengan maksud memanas-manasin daveena.begitu acara selesai semua pada hendak pulang begitupun daveena .
"Aduh ! " pekik mega .badannya oleng ke samping sengaja menabrak tubuh adit yang sedang berjalan.
Adit dengan refleksnya merangkul pinggang mega.dan itu tak luput dari pandangan mata daveena karena daveena berada di seberang mereka.
" makasih dit " kata mega begitu dia sudah berdiri lagi.
" hem ! " jawab adit singkat.
" eh ..lo semalem pada nginep disini??"
"Iya,gue bareng daveena dan tentunya bagas juga "
" malem juga tadinya gue mau kesini dulu,tapi anak-anak pada capek dan ngantuk.jadinya yaah pada pulang " kata mega sengaja berjalan pelan dengan adit supaya daveena melihatnya.dia berjalan setengah berjinjit karena berpura-pura kakinya sakit.dan adit tidak memapahnya !
Daveena dan suci berjalan tepat di belakang adit dan mega.
"Aww ! " pekik suci begitu kakinya tersandung batu besar .
Sontak mega dan adit yang berjalan di depan menoleh ke belakang.
" kak,ga kenapa-napa kan ?? " kata daveena khawatir.
__ADS_1
" suci ! Lo ga kenapa-napa kan??" Kata adit sambil nyamperin suci yang tengah memegang kakinya.
" ga apa-apa.hanya kesandung batu aja " kata suci memastikan bahwa dirinya baik-baik saja.
" bagas mana ?? " tanya mega sambil celingukan .
" bagas sama bokap gue"
"Ya udah yuk pulang ,hati hati masih sakit ga kaki lo? " tanya mega sambil menggandeng suci di sebelah kirinya.
Suci menggelengkan kepala,sambil tersenyum.
Daveena melepaskan gandengannya pada suci karena sudah ada mega,lagian jalannya sempit dan hanya muat untuk pejalan kaki dua orang ke sampingnya.l
Adit mengimbangi jalan daveena,sedangkan daveena yang tengah menerima telpon tidak menyadari kalau adit telah berjalan di sampingnya.selesai menelpon ponselnya di masukan lagi ke dalam saku bajunya.
Gep !! Tangan daveena di pegang adit.daveena merasa terkejut,tapi setelah sadar bahwa yang menyentuhnya itu tangan adit maka di tepiskan nya tangannya .namun ternyata adit memegangnya kuat.
Tanpa menoleh pada adit sedikitpun daveena berjalan,dengan tangan di genggam oleh adit.adit sesekali melirik daveena,begitu mata mereka beradu,daveena buru-buru memalingkan muka nya.
Adit hanya mendesah kasar.
Begitu sampai di halaman rumah suci daveena segera pamit pada suci.
__ADS_1
Daveena mengambil ranselnya di kamar suci lalu berjalan keluar rumah setelah sebelumnya dia pamitan sama keluarga suci.
Dia memutuskan untuk naik taksi online saja,dia tidak mau diantar oleh adit.dia masih sangat kesal apalagi di tambah dengan adegan tadi di pemakaman.bikin muak dan jijik daveena.
begitu daveena keluar dari rumah suci taksi online pesanannya datang karena sebelumnya dia sudah memesan lewat aplikasi.
Bagas yang baru saja keluar dari dapur melihat daveena menggendong tas ranselnya buru-buru mencari adit dan bilang bahwa daveena akan pergi.
Adit terkejut karena dia tidak tahu,dia segera berlari keluar rumah dan benar saja !
Daveena tengah berjalan menuju taksi onlinedi depan rumah suci.
Adit dengan cepat menutup kembali pintu mobil taksi nya yang sempat dibuka oleh daveena.daveena menatap kearah adit.dia kembali membuka pintu mobil namun sama adit di tutup lagi.sudah tiga kali acara buka tutup pintu mobil berlangsung membuat sopir taksi kesal.
" ini jadi ga ??"
" jadi ! "
" enggak !" Kata adit tegas
" jadi !"
" enggak !" Kata adit sambil menghampiri sopir taksi lalu mengeluarkan uang dan di berikan pada supir taksi.
__ADS_1
" ya udah kalo begitu saya pergi aja ,makasih yah uangnya .mudah-mudahan sering dapat penumpang kayak gini. " kata supir taksi sambil tersenyum lalu menghidupkan kembali mobilnya dan pergi dari hadapan mereka.