
Yuan membantu Mei Sha meminum ramuan obat.
Setelah memastikan Mei Sha meminumnya Yuan mengambilkan buah untuk menghilangkan rasa pahit.Dan mengupas buah apel.
"Yuan apakah kamu memiliki kekasih?"tubuh Yuan menegang mendengar pertanyaan Mei Sha.
"Tidak."jawab Yuan dengan wajah datar.
"Kalau begitu apakah kamu memiliki mantan kekasih?"
"Tidak."jawab Yuan dengan dingin.
"Apakah kamu mencintaiku?"pertanyaan Mei Sha membuat Yuan menghentikan tangannya yang sedang mengupas buah apel.
Yuan memandang Mei Sha.
"Tentu saja aku sangat mencintaimu."jawab Yuan bersungguh sungguh.
"Yuan aku sudah sembuh bolehkah aku belajar naik kuda."
Yuan menghela nafas.
"Kamu belum sembuh dan kamu akan belajar menaiki kuda setelah kamu sembuh."
"Tapi Zian luka ku sudah menutup sempurna."
"Benarkah?"
"Ya"
"Kita perlu tabib untuk memeriksa nya."
...
"Yang Mulia luka ditubub ratu memang sudah sembuh dan tidak perlu lagi meminum obat.Sunghub suatu keajaiban karena biasanya orang yang tertusuk akan membutuhkan waktu beberapa bulan untuk sembuh."
"Lihat jadi bolehkah aku belajar berkuda?"
"Ya.Aku akan mengajarimu berkuda.Tapi lusa karena sekarang aku harus mulai mengurus dokumen kerajaan."
"Baiklah."ucap Mei Sha dengan semangat.
Setelah kepergian Yuan pergi Mei Sha menjalani aktifitas seperti biasanya karena lukanya telah menutup sempurna dan tidak perlu lagi meminum obatnya mungkin ini efek karena dia seorang pemain di game ini.
"Xiang Fei tolong bawa dokumen yang harus ku tanda tangani."
"Baik Yang Mulia."
"Mei'r..."
"Salam kepada Yang Mulia Ratu."
"Duduklah."
Mei Sha kembali duduk.
__ADS_1
"Xiang Fei taruh dokumennya.Dan tunggulah diluar."
"Baik Yang Mulia."setelah menaruh dokumen itu Xiang Fei bergegas keluar.
"Mei'r apakah kamu yakin sudah sembuh?"
"Tentu Ibunda.Ibunda bolehkah aku menanyakan sesuatu?"
"Tentu saja boleh.Apa yang ingin kamu tanyakan?"
"Apakah dulu Yuan pernah menjalin hubungan dengan gadis lain?"
"Dulu ada sebuah rumor tentang itu.Namun ketika aku menanyakannya pada Yuan ia bilang ia tidak menjalin hubungan dengan gadis manapun."
"Lalu musuh kemarin apakah sudah ditemukan?karena gerakan dia sangat cepat."
Bahkan karena kecepatannya yang tidak biasa aku sampai membuat tubuhku menghadang serangan itu padahal aku sabuk hitam tapi tidak terpikirkan untuk menangkis dan menyerangnya saat itu ucap Mei Sha dalam hati.
"Kemungkinan dia berasal dari sekte iblis."
"Sekte iblis?"
"Sekte iblis adalah sekte yang mempunyai pengikut yang menyembah iblis.Mereka selalu membuat keributan.Dalam hal bertarung mereka memiliki kecepatan diatas rata rata manusia.Kekuatan mereka berasal dari darah yang terlarang.Sekte iblis sangat menginginkan Yuan mati karena Kerjaan Phoenix ingin sekte iblis musnah.Beberapa puluh tahun ini mereka belum menyerang kembali ataupun membuat keributan dan aku curiga mereka tengah mengumpulkan pasukan dan mempersiapkan perang."
"Seharusnya jika mereka menyerang sekarang bukankah kita akan kalah Ibunda?"
"Tidak karena kita memiliki senjata yang mampu membuat mereka mati.Hanya senjata itulah yang mampu membuat pasukan dari sekte iblis mati.Sekarang mereka pasti tengah mencari cara agar senjata kita tidak membuat mereka mati dalam sekejap"
"Senjata itu seperti apa bentuknya?"
"Seperti pedang namun itu bukan pedangbiasa.Hanya Kerajaan Phoenix yang mampu membuatnya dan memilikinya.Yuan juga memiliki pedang itu dan selalu membawanya.Pedang itu diciptakan untuk melawan iblis."
"Karena mereka sangat pandi bersembunyi.Bahkan selama bertahun tahun ini kami mencari keberadaannya namun jangankan menemukan mereka satu petunjuk tentang keberadaan mereka pun tidak ada."
Mei Sha terdiam.Jika saja ia terlambat menolong Yuan mungkin ia sudah mati.
Benda yang menusuk kemarin harusnya sangat berbahaya karena Mei Sha tanpa dengan melihat sebuah serbuk putih dipedang itu yang kemungkinan besar adalah racun.Meskipun pedang itu terlihat seperti pedang biasa.Tapi mengapa tabib itu tidak bilang ia terkena racun.Dan ia hanya bilang lukanya tertusuk pedang.
Apakah ia kebal terhadap racun didunia ini?Dan apakah dia memiliki keistimewaan terhadap bekas luka?
...
Yuan mengajari Mei Sha cara menunggang kuda.
"Kamu harus tenang.Jika ingin berhenti tarik seperti ini.Jika ingin belok kamu hanya perlu menariknya seperti ini."Yuan mengajari Mei Sha cara menarik kekang kuda.
"Sekarang coba kamu yang memgangnya."Yuan menyerahkan kekang kuda itu pada Mei Sha.Mei Sha menerimanya dan mulai memacu kudanya.Meskipun awalnya sangat sulit namun lama kelamaan Mei Sha mampu memacu kudanya dengan baik.Yuan tersenyum melihat Mei Sha belajar dengan cepat.Yuan memeluk Mei Sha yang tengah memacukan kudanya.
Biarkan ia memeluk Mei Sha seperti ini untuk beberapa saat.
...
Kini Mei Sha tengah berjalan jalan jalan diluar istana dengan menunggangi kuda tanpa ditemani siapapun.Ia mengelus surai kuda.Kuda itu diberikan oleh Yuan.Mei Sha tanpa sengaja melihat Yuan pergi dengan kudanya.
Mei Sha yang penasaran segera memacu kudanya mengikuti Yuan.
__ADS_1
...
Yuan berhenti di suatu tempat membuat Mei Sha menghentikan kudanya lumayan jauh dari Yuan dan yang pasti membuat Yuan tidak tahu bahwa ia mengikutinya.Ia membuntuti Yuan yang masuk ke kediaman seseorang dengan diam diam.
Mei Sha melihat seorang wanita menyambutnya masuk ke ruangan itu.Mei Sha dengan cepat mendekati ruangan itu dan bersembunyi dibawah jendela.
"Yuan aku sangat merindukanmu."
"Aku juga merindukanmu Sie'r."
Mei Sha membekap mulutnya.Ia tahu dari nama dan suara itu adalah Putri Sie dari Kerajaan Dexa.
Yuan brengsek ternyata dia selingkuh!!umpat Mei Sha dalam hati
"Ku dengar Mei Sha tertusuk bagaimana keadaannya?"
"Dia baik baik saja."
"Bagaimana rencana kita?"
"Sepertinya dia sudah jatuh cinta padaku.Hanya perlu beberapa hari lagi untuk mencampakkannya."
"Kamu benar benar tidak jatuh cinta padanya kan?"
"Tentu saja tidak.Sebentar lagi dendam kita akan terbalaskan dan kita bisa bersama selamanya."
"Yuan yuan aku menginginkan mu.."
"Aku juga..."
Suara desahan terdengar diindra pendengaran nya.Mei Sha menangis dalam diam.Setelah membuatnya jatuh cinta Yuan akan mencampakkannya.Mei Sha terduduk lemas.Ia tidak pernah menyangka Yuan berbuat seperti itu kepadanya.
"Aku akan menghilang dari hidupmu segera Yuan tapi sebelum itu aku akan membuatmu hidup dengan rasa bersalah.Aku tidak akan membiarkan lelaki manapun mencampakkanku"ucap Mei Sha sangat lirih namun penuh tekad.
Tapi sebelum itu Mei Sha harus tahu apa yang membuat Yuan ingin balas dendam kepadanya dengan cara yang sangat keji sekaligus licik.
Suara itu telah berhenti.Hanya ada keheningan.
"Masuk."suara lirih Putri Sie membuat Mei Sha menggunakan indra pendengarannya dengan baik.
"Surat dari Fayi."
"Bagaimana keadaan Raven disana?"
"Kakak tiri anda sangat sulit ditangani.Namun kami berhasil menanganinya."
"Bagus jangan biarkan dia pergi kemanapun."
"Kamu boleh pergi."
Suara langkah kaki menjauh terdengar ditelinga Mei Sha.
"Mei Sha kamu membuat Kakakku tidak mencintaiku sekarang aku akan membuatmu menderita karena cinta.Aku harus segera menyembunyikan barang bukti ini dan barang bukti lainnya."
Sekarang Mei Sha tahu ia hanya perlu mengambil barang bukti itu dan menyerahkannya kepada Raja.
__ADS_1
Bahkan Mei Sha yakin jika Raja bertindak maka tidak ada yang akan menentangnya tidak terkecuali Kaisar.
...