
Malam semakin larut, Hal itu membuat kaisar Yuan dan Meilin mengarungi samudra cinta mereka kembali. belaian malam membuat Antonio terus mendaratkan kecupan kecupan nakal di tubuh sang istri, Meilin menerima semua perlakuan sang suami Karena Wanita itu telah benar-benar menerima semua keadaan suaminya itu. rasa cintanya membuat Meilin tidak akan mampu untuk pergi jauh dari kaisar Yuan.
"Aku mencintaimu." ucap kaisar di sela-sela buaian yang cintanya kepada sang istri, belaian demi belaian nakal menuntun mereka berdua pada hasrat yang membara.
Suara ******* dan rintihan yang tertahan membuat mereka terus melakukan ritual malam mereka.
"Aku mencintaimu, sayang." ucap Kaisar di sela-sela kenikmatan yang tiada duanya.
"Aku juga." jawab Meilin yang kemudian memberikan ciuman kepada sang suami.
Suara ******* yang panjang, membuat aktifitas malam mereka telah selesai.
"Terima kasih sayang." ucap kaisar yang memberikan ciuman di kening sang istri. sesaat kemudian akhirnya mereka telah terlelap pada malam yang penuh gairah itu.
Keesokan hari nampak sang kaisar sudah berpakaian formal. Hal itu membuat Meilin sangat terkejut dengan semua penampilan sang suami.
"Kau mau ke mana, suamiku?" tanya Meilin kepada sang suami.
"Kita akan ke aula kerajaan bersama." jawab kaisar.
"Apakah kau sudah baik-baik saja?" tanya Meilin.
"Tentu saja aku sudah baikan, apalagi kalau ada kau disisiku." jawab kaisar yang kemudian mendaratkan ciuman di bibir sang istri.
Akhirnya Meilin terbangun dan melakukan ritual mandinya, beberapa menit kemudian Meilin keluar dari kamarnya. Sedangkan sang kaisar pria itu tetap menunggu sang istri yang ada di kamar.
"Ayo kita makan dulu." ajak Meilin kepada sang suami.
Terlihat di meja makan sudah tertata makanan kesukaan Meilin dan kaisar.
"Selamat pagi, Lilan, dayang Choi." sapa Meilin kepada Lilan dan dayang Choi yang ada di kediaman mereka.
Lilan dan dayang Choi menatap sepasang suami yang sudah melahap makanan mereka di ruang kerja.
"Selamat pagi, Yang mulia." jawab Lilan dan dayang Choi.
Mereka berdua terlihat senang karena Permaisuri mereka adalah wanita yang pengertian. sesaat kemudian salah satu pengawal yang ada di luar sedang menghadang seorang wanita yang ingin memasuki kediaman sang kaisar.
"Dengar putri, Yang mulia tidak bisa di ganggu!" seru sekretaris yang meminta putri Dayou untuk tidak masuk ke dalam ruang kerja kaisar.
Sang kaisar dan Meilin saling menatap, nampak tatapan mereka sedikit berbeda saat seorang wanita yang bernama Putri Dayou berada di ruang kerja kaisar..
"Pokoknya aku mau bertemu dengan Yang mulia!" seru putri Dayou yang bersikeras ingin menemui Kaisar Yuan.
"Tapi Nona, tidak ada ada siapa-siapa di dalam." jawab Lilan.
"Cepat katakan dimana calon Suamiku itu!" seru putri Dayou yang membuat Meilin dan kaisar Yuan saling menatap satu sama lain.
__ADS_1
Barusan mereka berdua berbaikan, malah sekarang sang istri harus mendengar perkataan putri Dayou yang seperti itu.
"Aku tidak tahu apa-apa, Istriku." jawab kaisar Yuan yang kemudian memegang lengan sang istri.
Meilin menghela nafasnya karena wajah polos dan ketakutan dari kaisar bisa menunjukkan bagaimana sifat dari mantan calon isteri suaminya itu.
"Lalu bagaimana dengan Perkataan wanita itu?" tanya Meilin.
"Aku tidak tahu, Bahkan aku tidak pernah berhubungan dengannya." jawab kaisar.
Sesaat kemudian akhirnya Meilin menggandeng lengan sang suami dan mengajak suaminya itu untuk memasuki ruang kerja kerajaan. sedangkan putri Dayou nampak wanita itu langsung mendekati sang kaisar. ingin hati wanita itu memeluk kaisar Yuan namun sayang Meilin langsung menarik tubuh Sang suami hingga berada di belakang tubuhnya.
"Kau mau apa?!" seru Meilin.
Putri Dayou sangat jengkel dengan kelakuan dari Meilin. "Aku mau bertemu dengan Yang mulia." jawab putri Dayou.
"Suamiku kan ada di sini, sekarang katakan!" seru Meilin dengan nada yang sangat ketus.
Sesaat kemudian nampak Putri Dayou mendekati tubuh kaisar namun Meilin langsung mempermainkan wanita itu, terlihat Meilin menarik tubuh Sang suami dan memutar tubuhnya. putri Dayou yang melihat hal itu dia sangat jengkel kepada Meilin karena dia terus mempermainkan dirinya.
"Aku mau bertemu dengan Yang mulia dan ingin berbicara dengannya!" seru Putri Dayou.
"Kalau kamu mau berbicara katakan saja, karena suamiku ada di sini." jawab Meilin.
"Tapi aku ingin berbicara dengan Yang mulia berdua saja!" seru putri Dayou.
Putri Dayou memaksa dan ingin menarik lengan kaisar, Namun sayang sekali Meilin sudah memutuskan untuk membuat wanita itu mengalami sesuatu.
Tampa diduga ternyata Meilin langsung mengulurkan kakinya ke depan, hingga putri Dayou terjungkal ke lantai di depan ruangan sang kaisar. sedangkan Lilan yang berada di depan, nampak wanita itu tersenyum sembari menutup mulutnya. sedangkan Fasui nampak pria itu tidak bisa menutup mulutnya Bahkan dia tertawa dengan sangat keras.
"Apa yang kau lakukan, Fasui. bukannya membantu seorang wanita yang terjungkal malah kau tertawa seperti itu, kau kira ini adegan lawakan apa?" ucap Meilin namun di dalam hati wanita itu malah tertawa terbahak-bahak saat melihat putri Dayou terjungkal dan wajahnya mencium lantai.
"Kau!" seru Putri Dayou sambil menunjuk wajah Meilin.
"Ada apa?" jawab Meilin.
"Kau ini hanyalah wanita miskin yang menjadi parasit di dalam hidup Yang mulia!" seru putri Dayou lagi.
PLAKK..
Satu tamparan telah mendarat indah di pipi putri Dayou saat dia menghina isterinya. sang kaisar langsung menampar wajah mantan calon isterinya.
"Sudah aku bilang jangan pernah berani untuk menghina istriku!" seru kaisar.
Sesaat kemudian nampak sang kaisar menyuruh pengawal menyeret putri Dayou keluar dari ruangannya.
"Baik suamiku, aku senang kalau kamu melakukan hal itu. namun jika kau berani macam-macam lagi denganku maka kau akan tahu balasannya, puluhan pria menungguku di luar sana Jadi ingat semua kata-kataku!" ancam Meilin sambil mengelus dada sang suami.
__ADS_1
Jelas saja pria itu tidak akan berani berkutik, memang beberapa pejabat kerajaan selalu memberikan hadiah kepada Meilin secara sembunyi-sembunyi. Namun karena kaisar memiliki banyak mata-mata hal itu sangat mudah untuk nya mengetahui semua rencana dari para pejabatnya.
"Ya dewa, percayalah denganku istriku aku tidak akan berani macam-macam denganmu, jiwa dan ragaku hanya untukmu." ucap kaisar sambil memeluk tubuh sang istri. sedangkan Lilan nampak wajahnya memerah saat mendengar kata-kata romantis yang diucapkan oleh sang Kaisar..
"Kau mau membuat dayang lajangmu ini mukanya kebakaran apa, cepat lepaskan kita harus segera masuk!" seru Meilin yang kemudian mengajak sang suami untuk masuk ke kamar mereka.
"Lilan tolong nanti kau carikan aku minuman dan makanan ringan, karena aku mau membahas masalah kemarin Dengan Suamiku." ucap Meilin..
"Baik Yang mulia." jawab Lilan yang kemudian mengerjakan tugas yang diberikan oleh Junjungan wanitanya itu.
"Memangnya ada apa istriku?" tanya kaisar Yuan kepada sang istri.
"Apakah Fasui tidak memberitahukan sesuatu?"tanya Meilin yang membuat sang kaisar menggelengkan kepalanya, sesaat kemudian pria itu duduk di meja sembari menarik tubuh sang istri hingga terduduk di pangkuannya.
"Apakah kau mengenal seorang pria yang bernama tuan Mong?" tanya Meilin kepada sang suami.
"Dia adalah bangsawan kerajaan Yogdo, Memangnya ada apa istriku?" tanya sang Kaisar.
"Apakah kau tahu juga kalau dia telah memasukkan beberapa mata-mata ke kerajaan ini?" tanya Meilin yang membuat sang kaisar sangat terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.
"Apa maksudmu istriku?" tanya sang Kaisar.
Sesaat kemudian Meilin meminta Fasui untuk mengambilkan laporan kerajaan yang kemarin sudah dia dapatkan.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
__ADS_1
- my little wife