
Shira tidak bisa mengatakan apapun, wanita itu terdiam seribu bahasa ketika mendengar perkataan yang diucapkan oleh kaisar Yuan, dia akan melakukan apapun Bahkan dia akan membunuh siapa saja yang berusaha untuk melawan perintahnya.
"Sekarang Kau pergilah dari sini daripada aku akan menyuruh para pengawal untuk menyeretmu!" seru Kaisar Yuan yang membuat Shira langsung berdiri dengan kekesalan yang sangat luar biasa.
Shira akhirnya pergi dari kediaman sang Kaisar, Wanita itu sudah merencanakan seribu cara namun seluruh rencananya seolah sudah dihancurkan oleh kaisar Yuan dengan sangat mudahnya.
"Kenapa kau harus melakukan itu Yang mulia?" tanya Meilin.
"Apakah kau mau aku melakukan hal itu?" tanya kaisar yang membuat Meilin menggelengkan kepalanya.
"Aku bukanlah tipe pria yang suka mencari banyak Istri.
"Aku sudah bilangkan dan aku sudah berjanji padamu kalau kau adalah satu-satunya wanita yang akan menjadi istriku, hanya kematian yang akan memisahkan kita bukan seorang wanita atau siapapun yang akan memisahkan kita." jawab kaisar.
Seketika Meilin memeluk sang suami, dia begitu bahagia dia berdoa kepada para dewa untuk tidak membiarkan mereka terpisah.
"Oh ya Yang mulia, Apakah kau sudah menyelidiki mengenai masalah Pangeran Arlan?" tanya Meilin kepada sang suami.
"Sudah, aku sudah memerintahkan beberapa mata-mataku untuk menyelidiki hal itu." jawab Kaisar Yuan.
"Lalu, Bagaimana mengenai informasi yang diberikan Fasui?" tanya melin kepada sang suami.
"Apa yang dikatakan oleh Fasui itu ada benarnya karena beberapa informasi yang mencurigakan juga sempat aku dapat dari beberapa kerajaan yang telah melakukan perdamaian dengan kerajaan Yogdo." jawab sang Kaisar.
"Hemmm..., sedikit demi sedikit seluruh kebenaran mengenai Pangeran Arlan akan terungkap. aku sempat mempercayai pria itu dengan semua keyakinan yang ada di diriku, tapi setelah bertemu Fasui seolah semua kebenaran itu terungkap sedikit demi sedikit." ucap Meilin.
"Kita tidak bisa menghardik seseorang hanya dari luarnya saja, istriku. karena kenyataannya sesuatu yang indah dari luar belum tentu dalamnya juga indah kan." jawab kaisar yang membuat Meilin tertawa.
"Yang mulia benar sekali, seperti yang muliakan." ucap Meilin yang kemudian membuat Kaisar Yuan.
Nampak sang kaisar memberikan kecupan hangat di pipi sang istri, memang Meilin terlihat begitu rapuh dari luar dia hanyalah seorang istri dari Kaisar Yuan yang sudah membuatnya kaisar menjadikan dia permaisuri.
Ketika esok sudah menjelang hari pun mulai berganti, ternyata menteri Tenmong juga sudah membuat suatu petisi kalau sang Kaisar harus mencari permaisuri kembali. dengan begitu Tenmong Meilin mengikuti sang suami ke Aula kerajaan. wanita itu menyapa para pejabat kerajaan.
"Yang mulia, Yang mulia harus segera memberikan keputusan yang mulia, yang mulia harus segera mencari selir untuk melebarkan keturunan dari kerajaan ini." ucap salah satu menteri.
Paman menteri yang Mendengar hal itu nampak dia menatap raut wajah Kaisar Yuan li dan tidak terlihat tertekan ataupun dia sedih dia bersikap begitu tenang. dia bersikap begitu santai saat mendengar permintaan dari para menteri.
__ADS_1
"Apakah kau yakin kau ingin melakukan hal itu?" tanya sang Kaisar.
"Tentu Yang mulia, Anda harus segera mencari selir kembali dari kalangan para bangsawan. dengan begitu anda akan segera mendapatkan keturunan untuk kejayaan kerajaan ini." jawab menteri Tenmong. wanita itu menatap para menteri dari sayap kiri yang tidak menyukainya menteri.
"Bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Meilin kepada menteri.
"Tentu saja permaisuri, apa yang ingin Yang mulia tanyakan." jawab menteri Tenmong.
"Berapa tahun menteri menikah dengan istri menteri?" tanya Meilin.
"Sudah hampir 25 tahun Yang mulia." jawab sang menteri.
"Menteri mempunyai berapa anak?" tanya Meilin dengan begitu santai.
Sang kaisar yang mendengar perkataan sang istri Tentu saja dia mengetahui apa yang ingin dilakukan oleh istrinya itu.
"Saya mempunyai 5 Anak Yang mulia, 2 Putri dan 3 Putra." jawab menteri Tenmong.
"Selama 25 tahun itu Apakah kau sudah mempunyai istri lagi, selir selingkuhan atau gundik?" tanya Meilin yang langsung pada pembicaraannya tanpa berbasa-basi.
"Berapa lama istrimu itu hamil setelah kau nikahi mereka?" tanya Meilin yang membuat sang menteri menatap permaisuri kerajaan Guang.
"Aku tanya sekali lagi menteri, Berapa waktu yang dibutuhkan oleh istrimu untuk mengandung setelah kau menikah dan tidur dengannya?" tanya Meilin yang berbicara langsung terbuka.
"Maaf Yang mulia permaisuri, Apa maksud yang mulia permaisuri?" tanya salah satu menteri.
"Bisakah saya bertanya dan menteri mau menjawabnya, anda tidak boleh menyela perkataan saya." ucap Meilin.
Seketika menteri Tenmong menatap sang permaisuri, memang nyatanya butuh waktu 4 sampai 5 tahun menteri Tenmong baru mendapatkan keturunan.
"Kenapa kau terdiam menteri, setelah kau menikah dengan kedua istrimu itu butuh waktu berapa lama kau mendapatkan keturunan?" tanya Meilin.
Raut wajah menteri Tenmong berubah saat dia mendapatkan pertanyaan seperti itu.
"Seorang wanita tidak bisa langsung hamil, menteri. mungkin seorang wanita menginginkan langsung mengandung benih dari pria yang dia cintai, seorang wanita menginginkan kebahagiaan untuk sang suami Apapun akan dia lakukan. walaupun dia mengalami kesusahan namun seorang wanita tidak akan bisa mengalahkan kehendak para dewa, para dewa sudah mengatur segalanya Berapa lama dia akan diberikan keturunan dan apa yang akan diberikan oleh para dewa. Baru beberapa hari aku menikah dengan yang mulia Kaisar kalian sudah menuntutku untuk mendapatkan keturunan, belum satu minggu aku menikah dengan yang mulia Kaisar kalian sudah meminta suamiku untuk mencari selir kembali. apakah kalian mempunyai pemikiran atau Apakah otak kalian itu tertinggal di rumah ketika kalian kemari?" tanya Meilin yang membuat para menteri dari sisi sayap kanan ingin tertawa namun mereka menahannya.
Ternyata permaisuri yang dianggap sederhana dan tidak tahu apa-apa itu perkataannya begitu menusuk.
__ADS_1
"Maksud hamba bukan seperti itu, Yang mulia." ucap menteri Tenmong.
"Dengarkan Aku, menteri. kau sudah tahu kan kalau Yang mulia Kaisar habis sakit dia harus menjalani pemulihan, Setelah mengalami sakit bertahun-tahun karena membantu kalian untuk mempertahankan kerajaan ini. seperti inikah perbuatan kalian, seperti inikah rasa terima kasih kalian kepada Yang mulia dengan menyudutkannya, dengan menghinaku dengan mempertanyakan statusku? bahkan kalian menganggapku sebagai wanita yang tidak bisa memberikan keturunan kepada yang mulia." ucap Meilin dengan kata-kata yang begitu membuat para menteri dari sayap kiri tidak bisa menjawab pertanyaan Meilin.
Para menteri sayap kanan dan paman menteri nampak tersenyum.
"Wanita sederhana dari kalangan rakyat jelata ini benar-benar sangat luar biasa, Bahkan dia mampu menutup mulut seluruh menteri sayap kiri." guman paman menteri dalam hati.
Para menteri sayap kanan yang mempertanyakan Meilin seketika mereka terdiam, mereka harus mengakui kalau Meilin adalah wanita yang sangat luar biasa.
"Siapa dari kalian yang ingin mencalonkan Putri kalian menjadi selir dari yang mulia Kaisar silakan datang ke tempatku untuk melakukan pendaftaran itu." ucap Meilin yang membuat sang kaisar langsung tersentak. pria itu menatap sang istri yang mengatakan hal itu.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
- my little wife
__ADS_1