PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Chapter 6


__ADS_3

...


Mei Sha membuka matanya.Ia segera beranjak bangun dan pergi mandi.


   Xiang Fei menunggunya diluar sementara dayang yang lain membersihkan kamarnya.


   Setelah Mei Sha selesai ia duduk dimeja riasnya, Xiang Fei segera menata rambutnya.


"Xiang Fei apakah yang harus aku lakukan hari ini?"tanya Mei Sha ketika Xiang Fei menata rambutnya.


"Menjawab Yang Mulia,pagi ini anda akan belajar bersama Guru Wang dan Yang Mulia Raja dan Yang Mulia Ratu ingin bertemu dengan anda dan Kaisar pada sore hari nanti."


"What?!!Are you serioussly?"


"Ya Yang Mulia hamba serius."


"Oh my good!!Belajar tata Krama?Ini lebih mengerikan dibandingkan dengan kematian!!"


...


   Dan disinilah Mei Sha berada.Menyambut kedatangan Guru Wang.


"Guru bisakah kita tidak belajar tentang tata Krama atau apapun itu."ucap Mei Sha berusaha bernegosiasi dengan Guru Wang.


"Tidak bisa!Hari ini kamu akan belajar bersama ku dan kedua guru baru ini untuk melatihmu menjadi putri yang anggun.Sei ,Xia bawa dia ke ruangan yang telah disiapkan Kaisar."


"Baik."


"Tunggu guru wang kita bisa bicara baik baik...huuuwwwaaa...lepaskan aku..."belum sempat Mei Sha selesai berbicara Sei dan Xia sudah menyeretnya pergi diikuti Guru Wang.


"KAISAR TOLLOONGGG AKU JIKA TIDAK AKU SUMPAHI KAMU MATI!!!"


...


"Haccchhhiii..siapa yang sedang mengutuk diriku..."Yuan kembali membaca laporan kerajaan.


...


"Bagaimana kabar gadis bodoh itu?"


"Yah dia baik baik saja di istana Kaisar."


"Sayang sekali aku gagal membunuhnya.Padahal aku yakin racun itu sangat mematikan.Jika ada kesempatan lain aku pasti akan membunuhnya dan memastikan bahwa dia benar benar sudah mati.Tentu saja aku ingin menyiksanya sebelum kematian menjemputnya.Baru setelah itu aku bisa tenang karena sudah membalaskan dendamku."wanita itu tersenyum penuh arti.


"Dia beruntung selamat dari kematian.Kamu tenang saja kita memiliki banyak waktu untuk membunuhnya."


"Ya kamu benar."wanita itu tersenyum menyeringai.


...


"Xiang Fei tolong dandani aku yang natural.Buat aku sangat cantik dengan riasan tipis.Dan aku ingin rambutku dihias dengan jepit rambut sederhana jangan kebanyakan dan juga hiasannya meskipun sederhana namun memiliki kesan mewah.Kamu bisa kan?"


"Tentu Yang Mulia."


Xiang Fei mulai mendandaninya.Sementara Mei Sha memejamkan matanya.Membiarkan Siang Fei merias wajahnya.


...


"Yang Mulia anda bisa membuka mata anda sekarang."


Perlahan Mei Sha membuka matanya.Ia menatap dirinya dicermin.Seketika Mei Sha dibuat takjub.

__ADS_1


Tubuh ini memiliki wajah yang sangat cantik.Mei Sha merasa beruntung jiwanya memasuki tubuh ini bukan ke tubuh putri lainnya.


Saatnya menjanjan rencana...


Ucap Mei Sha dalam fikirannya.


....


...


"Yang Mulia Permaisuri tiba!!"


  Mei Sha memasuki ruangan itu dengan anggun.


   Semua orang terpesona dengan kecantikan Mei Sha.Hari ini Mei Sha terlihat lebih cantik dibandingkan hari biasanya.Bahkan meskipun saat hari pernikahannya Mei Sha terlihat cantik namun jika dibandingkan dengan hari ini tentu saja Mei Sha jauh lebih cantik saat ini.


"Mei Sha memberi hormat kepada Yang Mulia Raja semoga Raja panjang umur."


"Mei Sha memberi hormat kepada Yang Mulia Ratu semoga Ratu panjang umur."


"Duduklah menantuku."perintah Raja


"Terima kasih Yang Mulia."


   Mei Sha dengan anggun duduk disamping Yuan.


"Kenapa kamu terlambat."


"Berdandan itu membutuhkan waktu yang lama."bisik Mei Sha pada Yuan.


"Bagaimana hubungan mu dengan Yuan Mei'r."


"Hubungan hamba dan Yuan baik Yang Mulia Ratu."


"Sampai saat ini hamba belum mengingat apapun Yang Mulia Raja."


"Mei'r semua tamu disini adalah anggota kerajaan.Permaisuri Kerajaan Phoenix mengalami hilang ingatan.Karena Permaisuri tidak tahu nama kalian dan dari kerajaan mana kalian dipersilahkan memperkenalkan diri kalian pada Permaisuri."


"Salam Yang Mulia Permaisuri saya Zio Pangeran pertama dari Kerajaan Entrana."


"Salam Yang Mulia Permaisuri saya Faiz Pangeran ketiga dari Kerajaan Faila."


"Salam Yang Mulia Permaisuri saya Sen Kaisar dari Kerajaan Penilux"


"Salam Yang Mulia Permaisuri saya Fenqi Putri pertama Kerajaan Reysa."


"Salam Yang Mulia Permaisuri saya Qinyi Permaisuri kerajaan Penilux."


   Mereka mengenalkan dirinya satu persatu kepada Mei Sha.


  Mei Sha mengangguk sambil tersenyum.


  Ternyata pangeran dari kerajaan lain.Ku kira mereka siapa...batin Mei Sha.


"Mei'r mereka masih keluarga dari kerajaan kita.Mereka mewakilkan kerajaan mereka untuk bertemu denganmu sekaligus mereka ingin mengajak  kamu dan Yuan untuk berburu bersama."


"Berburu?"


"Ya.Biasanya enam bulan sekali mereka akan pergi berburu bersama karena kamu telah menikah dengan Yuan maka Yuan harus membawamu serta."


"Kapan perburuan akan dimulai Yang Mulia Ratu?"

__ADS_1


...


  Mei Sha menjatuhkan dirinya ke  ranjangnya begitu ia memasuki kamarnya.


   Akhirnya dirinya terbebas dari perjamuan makan yang membosankan.


  "Xiang Fei siapkan baju untuk perburuan besok pagi"


"Baik Nona."


  Mei Sha merasa mulai mengantuk dirinya tertidur dengan nyenyak.


...


  Mei Sha tersenyenyum puas melihat pantulan dirinya di kaca.


   Sebuah baju untuk berburu yang didesain untuk wanita berwarna merah didominasi putih melekat indah ditubuhnya.


"Perfect.Aku sangat suka baju ini."


"Lie'r apakah kamu sudah siap?"


"Ya.Aku sudah siap.Xiang Fei aku pergi dulu."


  Xiang Fei hanya tersenyum melihat tingkah nona nya.


  Mei Sha segera pergi meninggalkan Xiang Fei di kamar nya.


...


"Kita sebaiknya berpencar.Aku akan ke utara bersama Mei Sha."


"Baiklah aku akan ke arah timur."ucap pangeran Faiz.


"Aku barat."ucap Pangeran Sen.


"Aku ke selatan."ucap Zio.


"Baiklah sisanya aku serahkan kepada Zio."


"Baik Yang Mulia."


   Yuan segera memacukan kudanya pergi ke arah utara bersama Mei Sha.


...


"Yuan apakah suatu saat kamu akan mengangkat seorang selir?"tanya Mei Sha dengan suara pelan.


  Mereka tengah memandang pemandangan dari atas tebing yang cukup tinggi.


   "Tentu tidak permaisuriku.Mengapa kamu menanyakan hal itu?"Yuan berusaha tenang.Yuan memandang Mei Sha dengan tatapan penuh cinta.


"Biasanya Kaisar memiliki banyak selir."


"Aku berbeda.Aku tidak akan mengangkat selir karena bagiku kamu saja itu sudah cukup untukku."


"Kamu harus janji ya tidak akan menikah lagi."mereka saling berhadapan dan mengengam tangan.


"Ya.Aku janji permaisuri kesayanganku..."


Yuan tersenyum manis untuk Mei Sha.

__ADS_1


....


__ADS_2