PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Memata-matai Meilin


__ADS_3

"Bagaimana, Apakah kau menyelidiki wanita itu?" tanya menteri Tenmong kepada pasukan bayangan miliknya.


"Sudah Tuan, kelihatannya dia hanyalah wanita biasa jadi tuan Jangan khawatir." jawab pengawal bayangan.


"Kalau begitu akan sangat mudah menyingkirkan wanita itu, aku akan mengadakan petisi kepada yang mulia Kaisar untuk mengambil selir dari kalangan bangsawan." ucap menteri yang kemudian pergi meninggalkan kediamannya.


Menteri Tenmong dan beberapa komplotannya akan mengadakan petisi untuk Kaisar agar pria itu mencari selir. agar kerajaan segera mendapatkan keturunan untuk kerajaan Guang, padahal kaisar baru beberapa hari menikah dengan Meilin.


"Apakah kau tahu permaisuri, kalau salah satu menteri di kerajaan ini ingin mengadakan petisi agar yang mulia Kaisar mencari selir lagi." ucap salah satu pengawal.


"Entahlah, aku tidak tahu lagi pula juga sudah mengatakannya." jawab Meilin.


"Anda harus berhati-hati permaisuri, karena yang aku lihat di tempat ini begitu banyak orang yang tidak menyukaimu. Mereka ingin menjadikan Putri mereka istri dari Kaisar yuan li. namun sayangnya mereka tidak bisa menghadapi sifat dari Yang mulia Kaisar kemungkinan besar mereka akan menggunakan permaisuri agar yang mulia Kaisar mau menerima permintaan mereka." ucap Fasui.


"Aku bukanlah tipe seorang wanita yang mau berbagi Fasui, Aku tidak akan membiarkan yang mulia Kaisar memiliki selir lagi. jika sampai pria itu melakukannya maka aku lebih memilih untuk mundur." jawab Meilin.


Fasui tersenyum, pria itu memberikan Dua jempol kepada Meilin. "Kau harus kuat Meilin kau harus menjadi wanita yang sangat luar biasa." ucap Fasui.


"Dasar kau tidak punya tata krama, dia adalah permaisuri di tempat ini jangan memanggilnya seperti itu!!" seru Lilan.


"Iya aku lupa." jawab Fasui.


Sekitar beberapa jam kemudian nampak seorang wanita berjalan begitu gemulai, Shira sudah mendatangi taman kerajaan untuk menemui Meilin yang ada di tempat itu.


Suara canda tawa yang ada di taman itu nampak begitu mengganggu Shira. langkah kaki wanita itu berjalan mendekati Meilin yang berada di tempat itu bersama yang lain.


"Hormat hamba permaisuri!!" seru Shira.


Meilin dan yang lain langsung menoleh menatap seorang wanita yang sudah berada di sana.


"Nona Shira." Lilan yang melihat wanita itu.


"Apa yang Yang mulia lakukan di sini?" tanya Shira kepada Meilin.


"Aku sedang bersama dengan orang-orang ku, Kami sedang bercanda gurau. Memangnya ada apa Nona Shira?" tanya Meilin sambil tersenyum kepada wanita itu. padahal dalam hati Meilin sedikit kesal saat melihat Shira Karena Wanita itu adalah wanita yang dulu selalu memanas-manasi dirinya bersama sang Kaisar.


"Yang aku dengar Yang mulia sedang berada di taman, karena hal itu hamba mau kemari dan ingin berbincang-bincang bersama yang mulia." jawab shira.

__ADS_1


"Begitukah, kalau begitu silahkan duduk, nona Shira. Oh ya lilan tolong kau ambilkan teh ya." pinta Meilin yang membuat Lilan menganggukkan kepalanya.


Shira tersenyum, wanita itu menganggap kalau Meilin adalah wanita lemah yang akan mudah dia singkirkan.


"Apa yang sedang kalian perbincangkan Yang mulia permaisuri?" tanya Shira.


"Aku dan Fasui sedang membicarakan mengenai pakaian yang akan diajahit untukku." jawab Meilin.


Sebuah senyum ditunjukkan oleh Shira ketika Meilin mendengar mengatakan hal itu.


"Bolehkah hamba juga membuat pakaian seperti Yang mulia permaisuri?" tanya Shira.


"Tentu saja." jawab Meilin.


Shira selalu berusaha untuk mendekati Kaisar Yuan li namun dia gagal, nyatanya malah gadis pelayan itu menjadi istri sekaligus permaisuri kerajaan ini. sekitar beberapa saat kemudian Kaisar Yuan li sudah berada di tempat itu.


"Sayang!!" seru kaisar Yuan li yang membuat Shira langsung menoleh. jantungnya berdebar begitu kencang saat Kaisar Yuan li mengatakan hal itu.


Langkah kaki sang Kaisar mendekati sang istri, memberikan kecupan di dahi Meilin dengan begitu hangat.


"Apakah kau sudah meminta Fasui untuk menggambar sesuatu?" tanya sang kaisar.


"Kau berikan apapun yang diminta oleh istriku, Fasui. Aku tidak ingin membuat istriku kecewa Oh ya jangan lupa setelah kau melakukan permintaan istriku tolong kau ukur beberapa dayang kerajaan juga dayang pribadi istriku. mereka harus menggunakan pakaian yang sangat berbeda dengan Dayang yang lain aku ingin dayang khusus milik istriku berpakaian sangat berbeda agar mereka juga bisa dihormati." ucap Kaisar Yuan yang membuat Fasui tersenyum.


"Baiklah Yang mulia saya akan melakukannya." ucap Fasui yang kemudian berpamitan kepada kaisar Yuan.


"Oh ya Sira Apakah kau masih mempunyai urusan di sini? kalau tidak ada urusan aku minta kau untuk segera pergi dari sini, aku ingin bersama istriku." pinta kaisar Yuan li yang membuat sirah sedikit tersinggung dengan permintaan pria itu. memang apa salahnya Kaisar meminta orang lain untuk meninggalkannya Bersama sang istri. sebuah senyum nampak tergambar di bibir Meilin, seorang wanita yang dulu membuatnya sakit hati itu sekarang berusaha untuk mendekati Kaisar yuanli kembali.


Meilin tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekati sang suami, Maka dari itu dia tidak akan melakukan apapun.


"Sayang apakah kau jadi membawaku keluar dari kerajaan?" tanya Meilin kepada sang suami.


"Tentu saja Sayang, aku akan membawamu keluar dari kerajaan. apakah kau jadi ingin berjalan-jalan ke area pasar dalam kerajaan?" tanya kaisar Yuan yang membuat Meilin menganggukkan kepalanya.


Shira yang terus melihat sebuah adegan yang begitu romantis nampak wanita itu langsung kesal, dia harus segera meninggalkan dua orang itu daripada dirinya sakit hati dengan adegan romantis sepasang suami istri itu.


"Yang mulia, yang mulia Kaisar ada sesuatu yang ingin aku tanyakan kepada yang mulia Kaisar." ucap Shira.

__ADS_1


"Ada apa?" tanya Kaisar Yuan li.


"Bisakah kita berbicara berdua saja yang mulia." pinta Shira.


"Maafkan aku Shira, mulai sekarang siapapun tidak boleh melakukan hal itu kepada istriku. sekarang katakan apa yang ingin kau tanyakan di depan istriku Tidak ada boleh yang sembunyi-sembunyi." ucap Kaisar Yuan yang membuat Shira semakin kesal.


Ingin hati dia menggoda sang Kaisar namun malah pria itu mengatakan tidak ada yang boleh melakukan hal itu, seketika ada rencana licik di hati sirah saat Kaisar Yuan li mengatakan hal itu.


"Yang mulia, apakah Yang mulia sudah mendengar mengenai petisi. kalau para menteri dan bangsawan ingin meminta yang mulia Kaisar mencari selir dari kalangan para bangsawan." ucap Shira yang seolah ingin membuat Meilin tersudut.


"Kau mendengar informasi itu dari ayahmu?" tanya Kaisar Yuan yang membuat Shira langsung terdiam. dia ingin menanyakan sesuatu malah sekarang dia yang serasa langsung terjebak pada pembicaraannya sendiri.


"Sudah aku katakan kalau tidak akan ada istri selain istriku, jika para menteri dan bangsawan ingin melakukan hal itu maka katakan pada ayahmu Aku akan melakukan sesuatu yang tidak akan bisa kalian lupakan. aku akan mengerahkan seluruh pasukan kerajaan ini untuk melibas habis parah pembangkang." jawab Kaisar Yuan li.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


- my little wife


__ADS_2