PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Memberi hukuman


__ADS_3

"Maafkan hamba yang mulia!" seru seorang menteri.


satu persatu para pejabat kerajaan sudah mulai membuka suara, Mereka takut akan dihukum oleh sang Kaisar karena hal itu mereka lebih memilih untuk tidak melakukan sesuatu yang akan membuat nyawa mereka melayang.


"Lebih baik kalian melakukan hal ini daripada aku akan memberikan kalian hukuman. Aku tidak pernah mengira kalau kalian akan menghianatiku seperti ini, baguslah kalau kalian masih mempunyai hati untuk meminta maaf jika sampai kalian tidak melakukan hal itu maka kalian akan tahu akibatnya." ucap sang Kaisar.


Tentu saja lebih baik mencari aman daripada mereka harus merasakan hukuman jika sampai Kaisar Yuan sangat murka.


"Kalian adalah orang-orang pembohong, Aku sudah mempercayakan kerajaan ini kepada kalian sewaktu aku sakit ternyata kalian menyalahgunakan semua kepercayaanku itu. jangan salahkan aku jika aku akan memberikan hukuman pengasingan dan pencabutan seluruh gelar kalian!" seru sang kaisar yang membuat para menteri benar-benar sangat terkejut.


Hukuman pengasingan adalah hukuman yang lebih berat dari hukuman mati, mereka akan dipisahkan dari orang-orang yang tidak tahu mengenai kejahatan mereka.


"Menteri perpajakan aku sudah memberikanmu kekuasaan yang sangat besar namun sayangnya kau tidak bisa mengemban semua tugas yang aku berikan. jadi besok alun-alun kerajaan akan menjadi saksi kematianmu!!" seru sang kaisar yang membuat seluruh pejabat kerajaan langsung tersentak.


"Hamba telah memberikan semua laporan mengenai kekayaan hamba, tidak patut jika hamba dihukum mati dengan semua yang sudah saya ambil, jumlah yang saya korupsi tidak sebanyak itu yang mulia!!" seru menteri perpajakan.


"Benarkah, kau mempunyai tanah di beberapa wilayah, mempunyai tanah di beberapa tempat. Kau mempunyai ratusan kuda kau mempunyai ratusan kambing bahkan Kau mempunyai begitu banyak kekayaan yang tersebar!!" seru sang kaisar yang membuat menteri perpajakan langsung terdiam.


Benar adanya apa yang dimiliki oleh menteri perpajakan begitu luar biasa hingga membuat sang Kaisar tidak akan diam.


"Pilihlah hukuman mu, kau menanggung sendiri hukuman ini atau membawa seluruh keluargamu mati karena kesalahanmu!!" seru sang kaisar yang membuat menteri perpajakan langsung terkulai lemas di lantai. para rakyat yang mendengar mengenai para menteri yang dihukum karena korupsi kerajaan mereka sangat senang. bahkan para menteri itu mengambil pajak dengan jumlah yang tidak akan bisa dibayar oleh para penduduk.


Menteri Tenmong benar-benar sangat khawatir jika sampai sang kaisar tahu mengenai korupsi yang dia lakukan maka hanya ada dua hukuman, pengasingan atau hukuman mati. satu persatu hukuman diberikan oleh sang Kaisar kepada para menteri yang korup, bahkan para pejabat daerah dan pejabat tingkat menengah pun diberi hukuman yang tidak main-main.


"Paman menteri aku serahkan hukuman para pejabat menengah dan bawah padamu!" seru sang Kaisar.


Tidak luput juga menteri Tenmong akhirnya dipanggil, pria itu nampak tertutup tertunduk lesu kedua kakinya terasa lemas dengan semua kenyataan yang akan dia dapatkan


"Menteri, Apakah aku kurang percaya padamu kau sudah aku berikan kekuasaan di wilayah Selatan. Namun nyatanya kau membohongiku kau menghianatiku dengan melakukan penggelapan pajak, kau menekan pajak hingga para rakyat sangat menderita bahkan kau memotong gaji para prajurit!!" seru sang kaisar yang membuat menteri Tenmong tidak bisa melakukan apapun. bukti-bukti yang ada di tangan sang Kaisar tidak akan bisa dilawan oleh siapapun.

__ADS_1


"Kau mempunyai dua hukuman menteri, pilihlah yang ingin kau dapatkan. kau dan seluruh keluargamu sudah bersenang-senang di atas penderitaan para rakyatku kau mengembalikan hanya setengah dari kekayaan yang sudah kau ambil, hukumanmu adalah hukuman pengasingan bagi seluruh keluargamu karena kalian semua tahu. kau dan keluargamu telah memakan uang rakyat!!" seru sang Kaisar


Para menteri dari sayap kanan atau sayap kiri tidak akan mengira kalau sang Kaisar akan melakukan hal itu, beberapa menteri sayap kanan yang juga melakukan korup pun tidak luput dari hukuman sang Kaisar.


"Yang mulia hamba telah mengabdi kepada kerajaan ini, selama puluhan tahun hamba mengabdi, tidak pantas hamba dihukum seperti ini!" seru menteri Tenmong.


"Kalau kau tidak pantas dihukum seperti ini, maka kau dan keluargamu akan ku hukum mati di alun-alun kerajaan!!" seru sang kaisar yang membuat menteri Tenmong langsung terduduk lemas. satu hukuman pengasingan dua hukuman mati, tentu saja menteri akan memilih hukuman pengasingan daripada dia dihukum mati.


Meilin benar-benar sangat senang dengan semua yang dilakukan oleh suaminya, dia tidak akan pernah mengira kalau menteri Tenmong akan melakukan hal itu.


"Maafkan kami Yang mulia!!" seru para menteri.


"Aku sudah pernah bilang tidak ada maaf bagi orang-orang yang sudah menghianatiku." jawab kaisar Yuan li yang kemudian menutup pertemuan itu.


Hari itu para menteri tidak akan bisa percaya dengan semua yang dilakukan oleh kaisar Yuan, Sedangkan para pejabat kerajaan sang yang berada di tempat itu juga sudah mendengar mengenai hukuman yang diberikan oleh sang Kaisar. mereka tidak akan pernah mengira kalau saat ini sang Kaisar bersikap begitu menakutkan.


"Sekarang aku minta kepada kalian lakukan seperti yang Aku perintahkan!!" seru sang Kaisar.


"Ada apa Paman?" tanya Putri Dayou kepada menteri kerajaannya.


"Aku benar-benar tidak akan pernah mengira kalau Kaisar Yuan li memberikan hukuman kepada para menterinya." jawab menteri kerajaan Song.


"Maksud Paman apa?" tanya putri Dayou.


"Yang mulia Kaisar Yuan li memberikan hukuman pancung kepada para pejabat kerajaan yang sudah melakukan korupsi, beberapa menteri langsung diasingkan tanpa ampun sama sekali." jawab menteri kerajaan Song.


Putri Dayou nampak tersenyum. "Kalau aku menjadi istri dari pria itu.., itu akan sangat luar biasa." ucap Putri Dayou.


"Kelihatannya akan sangat susah, Putri. karena permaisuri kerajaan ini Kelihatannya tidak akan mau dimadu oleh sang Kaisar." jawab menteri kerajaan Song.

__ADS_1


"Aku tidak peduli Yang penting aku harus mendapatkan hati yang mulia Kaisar." jawab Putri Dayou.


Apapun yang dikatakan oleh para menteri kerajaan Song mereka semuanya tidak bisa membuat Putri Dayou melakukan permintaan mereka. terlihat wanita itu tersenyum Dia berjalan ke sebuah tempat yang akan menjadi tempat terakhir dia menatap kerajaan Guang.


Langkah kaki Putri Dayou pergi ke suatu tempat, Meilin terlihat sedang menyisir rambutnya yang habis mandi. sedangkan sang Kaisar terlihat pria itu membersihkan tubuhnya Setelah dia membantu sang istri. dengan begitu lancangnya Putri Dayou memasuki pemandian sang Kaisar, wanita itu dengan sangat lancang langsung berdiri di belakang sang kaisar yang masih memakai kain di bagian bawahnya.


Meilin yang berada di tempat itu seketika dia murka ketika melihat ada orang yang berani memasuki sebuah tempat yang sangat sakral bagi mereka berdua.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia

__ADS_1


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife


__ADS_2