PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Kesal


__ADS_3

Di tempat lain terlihat pangeran Arlan sangat terkejut saat melihat Meilin tiba-tiba menghilang.


"Di mana Meilin?!" seru pangeran Arlan.


"Iya pangeran. dimana nona Meilin?!" tanya kaisar Yuan yang juga kebingungan. salah sendiri dia dan pangeran Yuan Li memperdebatkan mengenai mengikuti Meilin.


Pangeran Arlan seperti seorang yang ayah yang sedang kehilangan putrinya, terlihat pria itu kebingungan mencari Meilin yang telah meninggalkannya bersama Kaisar. nampak langkah kakinya terus mencari keberadaan Meilin yang tiba-tiba menghilang.


"Kemana lagi Meilin pergi, tiba-tiba dia langsung meninggalkanku bersama kaisar." gerutu pangeran Arlan saat melihat Meilin sudah tidak ada di sana.


pangeran Arlan mencoba mencari Meilin, terlihat Meilin Memang sengaja bersembunyi. tak berapa lama kemudian pangeran Arlan melacak keberadaan Meilin melalui beberapa pengawal yang dia bawa. tak berselang lama pangeran Arlan menemukan keberadaan Meilin, Ternyata Gadis itu berada di pasar.


"Kau ini tiba-tiba menghilang seperti hantu saja." gerutu pangeran Arlan saat melihat keberadaan Meilin. pria itu langsung meninggalkan tepatnya menuju tempat pasar. di sana pria itu terus mencari Meilin sambil berputar-putar di sekitar pasar.


Dari kejauhan nampak pangeran Arlan menatap seorang gadis bersama seorang pria, pakaian yang dipakai Gadis itu sama dengan pakaian yang dipakai Meilin.


Akhirnya pangeran Arlan mengejar Gadis itu, benar yang ada di fikiran nya. Meilin sedang bersama seorang pria yang bernama Fasui, seorang pemilik toko pakaian yang menjadi penjahit kerajaan, anggaplah desainer kerajaan.


"Meilin!!" seru pangeran Arlan dari kejauhan.


Seketika Meilin langsung memutar tubuhnya dan menatap pria yang sedang berseru padanya, sang pangeran langsung berlari mengejar Meilin, nampak Gadis itu berhenti dan menatap sang pangeran yang sedang menuju ke tempatnya.


"Lagi ngapain pangeran di sini?" tanya Meilin saat melihat Pangeran Arlan sudah berada di tempat dia berada.


"Kamu yang lagi ngapain di tempat ini?" tanya pangeran Arlan kepada Meilin. sedangkan Fasui yang melihat hal itu nampak pria itu melakukan sesuatu agar pangeran Arlan hatinya panas.


"Meilin sedang berjalan-jalan denganku, soalnya dari tadi aku lihat dia sedang melamun di luar pintu gerbang kerajaan." ucap Fasui yang membuat pangeran Arlan langsung melotot.


"Lagian ngapain kau mengajak dia berjalan-jalan!" seru pangeran Arlan.


"Oh ya, ada apa memangnya kau tadi tidak memperbolehkan aku masuk ke area kediamanmu. sekarang kau mencariku, Kau kira aku ini barang apa, dibuang lalu dipungut lagi!" seru Meilin yang membuat pangeran Arlan nampak merasa bersalah.


Memang pangeran Arlan tidak memperbolehkan Meilin memasuki area kediamannya, karena ada tamu kerajaan yang mencari Meilin. namun sekarang pria itu kelihatannya sangat menyesal seharusnya dia membawa Meilin bukannya malah mengusir gadis itu.

__ADS_1


"Pengawasan rafi bilang tadi kau sedang berkelahi dengan tiga pria, Memangnya apa benar?" tanya pangeran Arlan kepada Meilin.


Meilin tidak menjawab pertanyaan pangeran Arlan, Gadis itu masih tetap merasa kesal dengan semua perlakuan sang pangeran.


"Iya aku minta maaf karena aku telah mengusirmu." ucap pangeran Arlan.


"Enak banget pangeran mengatakan maaf, aku merasa seperti piaraan yang di buang oleh pemiliknya." jawab Meilin yang benar-benar merasa tersinggung.


Pangeran Arlan sangat terkejut dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Meilin, bukan seperti itu yang dia inginkan. pangeran Arlan tidak ingin Meilin merasa disakiti lagi oleh seorang pria. nampak tatapan mata pangeran Arlan menatap Meilin yang terlihat sangat kesal dengan semua perlakuannya.


"Aku tahu pangeran, kalau aku hanyalah wanita yang kau pungut dari kerajaan Guang. aku hanyalah seorang pelayan yang kau angkat untuk menjadi orang kepercayaanmu, tapi aku mempunyai perasaan, Pangeran. Aku mempunyai hati, saat orang yang begitu aku percayai tiba-tiba mengusirku tentu saja hatiku ini sangat sedih. aku terluka dan semua rasanya seperti aku adalah barang yang sudah dibuang." ucap Meilin.


Nampak sang pangeran tidak bisa menjawab perkataan Meilin, dia hanya menatap Meilin dengan tatapan mata yang begitu sedih.


"Iya maafkan aku, lebih baik kau kembali karena nanti siang akan ada rapat penting dengan tamu dari kerajaan tetangga." ucap pangeran Arlan.


"Lebih baik aku mencari penginapan atau rumah kecil untuk tempat ku tinggal, karena aku sudah merasa kesal tinggal di tempat itu. memang itu bukan rumahku." ucap Meilin.


Seketika sang pangeran sangat tersentak dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh Meilin, Bukan maksudnya untuk menyakiti Meilin. namun di sisi lain nampak Fasui begitu senang dengan kata-kata yang diucapkan oleh Meilin. karena dalam hatinya kalau Meilin bisa keluar dari genggaman pangeran Arlan. maka Fasui akan bisa mendekati Meilin dengan sangat mudah.


Tentu saja Meilin menatap Fasui, kemudian dia berdiri meninggalkan pangeran Arlan.


"Cepat kau bawa aku ke tempat itu, karena nanti siang aku mau berkemas-kemas." ucap Meilin yang kemudian mengajak Fasui pergi ke rumah kecil yang tidak jauh dari kediamannya.


Sang pangeran sangat terkejut dengan kata-kata yang dikeluarkan oleh Meilin, pria itu langsung berdiri dan menggenggam tangan Meilin.


"Aku tahu aku salah, tapi jangan seperti ini!" seru pangeran Arlan.


"Aku tahu selama ini aku menumpang padamu, tapi jangan pernah memperlakukan aku seperti piaraan!" seru Meilin yang terlihat marah.


Ada seorang pria yang terlihat begitu bahagia dengan kondisi yang terjadi saat ini, terlihat Meilin begitu marah. sedangkan Kaisar Yuan li nampak terdiam dari tempat yang jauh, dia hanya mampu melihat apa yang akan dilakukan oleh pangeran Arlan.


Memang Meilin sedikit kesal dengan semua kejadian hari ini, namun kaisar Yuan juga sangat kesal saat melihat istrinya bersama seorang pria, seorang pria yang sedikit berkelakuan wanita dengan semua pesoleknya yang sangat luar biasa.

__ADS_1


"Pria setengah wanita itu ngapain sih dekat-dekat Sama istriku." ucap kaisar yang terlihat ingin mendekati Meilin. namun dia takut situasi saat ini akan membuatnya semakin mencolok dan membuat semua sandiwara penyamarannya terbongkar.


"Pengawal, kau ikuti ke mana Meilin pergi, jangan sampai dia terus-menerus dekat dengan pria setengah wanita itu." ucap pangeran Arlan.


Kaisar Yuan li menganggukkan kepalanya, dia tidak berani menatap sang pangeran yang terlihat langsung kembali ke kerajaan.


"Dasar pria tidak tahu diri, kau itu tidak pantas menjadi suami dari kekasihku, akulah yang pantas karena memang aku masih suaminya." ucap Kaisar saat melihat pangeran Arlan sudah kembali ke kerajaannya.


Langkah kaki sang kaisal terus mengikuti kemana arah langkah kaki sang istri, dia harus mencari tahu di mana sang istri akan tinggal Setelah dia bilang akan keluar dari kerajaan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


- my little wife


__ADS_2