PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR

PERMAISURI KESAYANGAN KAISAR
Pertarungan antara Kaisar Yuan dan pangeran Arlan


__ADS_3

"Kaisar Yuan!!!" seru pangeran Arlan.


Seketika Kaisar Yuan menoleh menatap seorang pria yang sudah meneriakkan namanya.


"Akhirnya kau datang juga!!" seru Kaisar Yuan.


Terjadilah pertarungan antara sang Kaisar dan Pangeran Arlan, kedua pria itu saling bertarung mereka berdua memperebutkan jalan masing-masing yang mereka pegang.


"Beraninya kau menyerang kerajaanku, Kaisar!!" seru Pangeran Arlan.


"Kenapa kau harus mengatakan hal itu padaku, Pangeran. bukankah kau yang berusaha untuk menyerang kerajaanku. sebelum kau melakukan hal itu tentu saja aku harus menyerang kerajaanmu terlebih dahulu." jawab Kaisar Yuan.


TRANGGG...


TRANGGG...


TRANGGG...


pertarungan pedang antara kaisar Yuan dan Pangeran Arlan terus terjadi, pertarungan kedua orang itu benar-benar sengit. kedua pemimpin kerajaan itu saling bertarung mereka harus memenangkan jalan pertarungan mereka sendiri-sendiri.


"Hyaaa!!!" teriak kaisar Yuan.


TRANGGG...


TRANGGG...


TRANGGG...


"Aku pasti akan membunuhmu!" seru Kaisar Yuan.


"Aku yang akan membunuhmu terlebih dahulu." jawab pangeran Arlan.


TRANGGG..


TRANGGG...


KRESSS...


Hari itu akan menjadi awal dari lembaran Baru kerajaan Yogdo, Pangeran Arlan terus memberikan serangan-serangan bertubi kepada kaisar Yuan.


Tak ada perkataan dan tidak ada perlawanan, Kaisar Yuan terus menyerang Pangeran Arlan secara bertubi-tubi.


"Aku akan memberikanmu hukuman atas apa yang telah kau lakukan kepada orang-orang yang tidak bersalah!!" seru Kaisar Yuan.


"Jangan pernah kau berusaha untuk mencampuri urusan kerajaan ku!" seru kaisar Yuan.


TRANGG...


Pertarungan sengit terjadi antara kerajaan Guang dan kerajaan Yogdo.

__ADS_1


"Serang!" seru Meilin.


Pertarungan benar-benar sudah mulai membuahkan hasil, para prajurit kerajaan Yogdo mengalami kekalahan. Pangeran Arlan terus menyerang Kaisar Yuan tanpa terhenti sama sekali, pria itu tidak akan membiarkan Kaisar Yuan kembali bersama dengan nyawanya.


"Aku benar-benar tidak akan mau mengalah!" seru Pangeran Arlan.


"Kalau seperti itu maka aku juga aku tidak akan mengalah kepadamu, akan kubebaskan kerajaan ini!!" seru Kaisar Yuan.


Sinar kegelapan malam seolah membawa duka bagi seluruh prajurit kerajaan Yogdo, kerajaan itu benar-benar mengalami kekalahan Kaisar Yuan memenangkan pertarungan itu. terlihat Pangeran Arlan sudah berada di tangan Kaisar Yuan.


"Bawa pria ini ke dalam kerajaan Yogdo!!" seru Kaisar Yuan.


Tak berselang lama terlihat seorang wanita sudah datang ke tempat kerajaan Yogdo, seorang wanita yang berkali-kali hendak dibunuh oleh pangeran Arlan. tatapan mata Pangeran Arlan menatap seorang wanita yang berpenampilan begitu tua.


"Bagaimana keadaanmu, Pangeran Arlan?" tanya permaisuri Huang Mama kepada Pangeran Arlan.


Kedua bola mata Pangeran arlan nampak menatap permaisuri Huang mama yang sudah berada di sampingnya.


"Siapa kau?" tanya Pangeran Arlan.


"Apakah kau tidak mengenalku, Pangeran?" tanya permaisuri Huang Mama kepada suaminya.


Seketika wanita itu membuka penyamarannya menatap pria yang sudah membohonginya selama bertahun-tahun.


"Aku tidak pernah mengira Kalau pria brengsek sepertimu akan melakukan hal ini, aku mengira kalau kau adalah pria baik, kebaikan yang telah diberikan oleh suamiku ternyata membuatmu mempunyai keinginan untuk menguasai kerajaanku!" seru permaisuri Huang mama.


"Yang mulia permaisuri!" seru para pejabat kerajaan.


"Kalian tidak usah memanggilku seperti itu, kalian dan pria ini adalah para pria brengsek yang sudah menghianatiku dan suamiku!" seru permaisuri Huang Mama.


Tak ada kata namun yang jelas permaisuri Huang Mama sudah tidak akan percaya dengan seluruh orang yang ada di kerajaan itu, para pejabat yang dipercayai oleh suaminya sudah menghianatinya dan sang suami. tidak ada lagi yang tersisa karena hal itu permaisuri Huang Mama lebih memilih untuk tidak percaya dengan para pejabat yang sekarang menjadi anak buah pangeran Arlan.


"Ampuni kami Yang mulia!!" seru para pejabat kerajaan Yogdo.


"Untuk apa kalian meminta maaf padaku, aku tidak akan memaafkan kalian, berani sekali ya kalian telah berencana untuk menggulingkan ku, kalian adalah orang-orang brengsek yang sudah bekerja sama dengan pria ini!!" seru Huang mama.


"Maafkan kami yang mulia, kami telah dibohongi oleh pangeran Arlan." jawab para pejabat.


"Hahaha.., kalian ini adalah orang-orang yang sangat pandai berbohong, seharusnya kalian tidak mengatakan hal itu, karena kebohongan kalian adalah kebohongan yang sudah aku ketahui, tidak seharusnya kalian mengatakan hal itu karena. Sebenarnya kalian sudah membuatku merasakan penderitaan selama bertahun-tahun!!" seru Huang Mama.


Para pejabat kerajaan Yogdo seketika terdiam, mereka tidak bisa mengatakan apapun.


"Apa yang ingin Yang mulia lakukan?" tanya Meilin kepada permaisuri Huang Mama. sesaat kemudian Adik dari Kaisar terdahulu datang.


"Kakak!!" seru Wan-yi kepada permaisuri Huang mama.


"Wan-yi." jawab permaisuri.


Langkah kaki Wan-yi mendekati permaisuri Huang Mama, wanita itu memeluk kakak iparnya yang sudah kembali ke istana one yi.

__ADS_1


"Apakah kau baik-baik saja?" tanya sang permaisuri.


"Aku baik-baik saja kak, akhirnya Kakak kembali ke kerajaan." jawab Wan-yi. langkah kaki permaisuri Huang Mama mendekati Kaisar Yuan.


"Terima kasih Yang mulia, Terima kasih karena kau membantuku untuk menggulingkan kekuasaan pria ini." ucap permaisuri Huang Mama. wanita itu memberikan pelukan kepada sang Kaisar.


Tatapan mata Wan-yi nampak menatap Kaisar Yuan yang berada di sana, wanita itu benar-benar terpukau dengan Kaisar Yuan. Aura yang begitu luar biasa bisa dirasakan oleh Wan-yi kepada kaisar Yuan.


"Terima kasih Yang mulia, karena kau telah menyelamatkan kakakku." ucap Wan-yi.


Sang Kaisar hanya menundukkan kepalanya, tanda dia menerima permintaan Terima kasih dari wanita itu.


"Mintalah seluruh pasukan dam para pejabatmu beristirahat Yang mulia, Besok aku akan memerintahkan para pasukanku untuk memberikan hukuman kepada pria ini aku ingin kau yang memberikannya hukuman." pinta permaisuri Huang mama.


Akhirnya Kaisar Yuan menerima permintaan permaisuri Huang mama, wanita itu meminta para dayang untuk mengantar kaisar kerajaan Guang ke tempat peristirahatan. di tempat lain Pangeran Arlan terus berteriak dia tidak akan pernah mengira kalau Wan-yi ternyata adalah seorang penghianat Ternyata wanita itu adalah saudari dari buang Mama.


"Bodoh, bodoh aku benar-benar bodoh karena tercepat pesona wanita itu, seharusnya aku tidak mempercayainya." ucap pangeran Arlan.


Jeruji penjara digembok berulang kali, penjagaan di perketat oleh para pasukan kerajaan Guang. Pangeran Arlan nampak tidak bisa melakukan apapun dia menatap para prajurit kerajaan buang yang sedang menjaganya.


"Aku harus mencari cara untuk bebas dari tempat ini." ucap pangeran Arlan.


Para pejabat kerajaan Yogdo yang berkhianat juga dimasukkan di penjara kerajaan itu, mereka juga tidak akan luput dari hukuman yang akan diberikan oleh Huang mama.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife

__ADS_1


__ADS_2