
Kaisar yuan sudah memutuskan untuk memberikan hukuman kepada putri Dayou dengan semua keangkuhan dan kesombongannya. teriakan dari sang putri dan utusan kerajaan Sang tidak didengar oleh kaisar Yuan, hatinya sudah tertutup kekesalannya semakin memuncak saat Putri Dayou terus-menerus mengejek Meilin.
"Yang mulia, hamba tidak pantas diperlakukan seperti ini!!" seru Putri Dayou.
Kaisar tidak mendengarkan Perkataan wanita itu, para pejabat kerajaan sang nampak tidak bisa melakukan apapun mereka tidak akan mau menyerahkan nyawa mereka karena kebodohan putri kerajaan yang sudah hancur itu.
"Lebih baik kita tidak mencoba melawan yang mulia Kaisar jika tidak kita akan kehilangan nyawa." ucap salah satu menteri kerajaan Sang.
"Kau benar sekali, Jika Yang mulia Kaisar Yuan murka maka kita akan mendapatkan celaka." jawab para menteri yang lain.
Akhirnya Putri kerajaan Sang telah dibawa ke alun-alun kerajaan, wanita itu akan mendapatkan hukuman pancung.
"Kau adalah pria brengsek Kaisar!!" seru Putri Dayou. hinaan dan cacian terus dilontarkan oleh Putri Dayou kepada sang Kaisar, terlihat pria itu tidak menghiraukan perkataan Putri yang begitu angkuh itu.
"Yang mulia pertimbangkan lagi keputusan Yang mulia!" seru utusan kerajaan Sang.
"Aku tidak akan mempertimbangkan apa yang sudah aku putuskan, kalian berdua hari ini akan aku hukum pancung!!" seru kaisar yang kemudian memerintahkan dua algojo untuk segera memberikan hukuman kepada putri Dayou dan utusan kerajaan Sang.
Suara teriakan sudah tidak didengarkan oleh kaisar Yuan, Meilin terlihat sudah tidak bisa lagi meminta sang suami untuk memikirkan Apa keputusannya. tatapan mata Meilin menatap putri Dayou yang akan dihukum pancung Sedangkan para pejabat kerajaan Sang mereka tidak akan mau merasakan hukuman karena kebodohan putri kerajaan mereka. tak ada lagi suara dari teriakan Putri Dayou dan utusan kerajaan Sang.
Kedua orang itu sudah kehilangan nyawa secara mengenaskan, apa yang menjadi keputusan sang Kaisar tidak akan bisa dirubah lagi, apa yang menjadi hukuman dari kedua orang itu tidak bisa dirubah lagi.
"Ampuni kami Yang mulia!" seru para menteri kerajaan Sang. tatapan mata Kaisar Yuan menatap para pejabat kerajaan Sang.
"Aku memberikan dua pilihan yang harus kalian pilih, kalian diasingkan dari kerajaan kalian dan menjadi budak di kerajaan ini atau kalian mengabdikan diri kalian menjadi pejabat yang ada di perbatasan kerajaanku!" seru Kaisar Yuan yang membuat para pejabat kerajaan Sang lebih memilih untuk hidup tersiksa daripada kehilangan nyawa. pindah ke tempat asing pun tidak mengapa asalkan mereka masih bernyawa.
"Yang mulia." Panggil Paman menteri kepada kaisar Yuan.
"Ada apa Paman.* jawab Kaisar kepada pamannya.
"Ada sedikit informasi yang harus hamba laporkan." ucap Paman menteri.
Seketika pembacaan hukuman itu sudah selesai, Kaisar Yuan meminta para pejabat Kembali ke tempat mereka masing-masing. berulang kali Kaisar Yuan li memperingatkan kepada para pejabatnya untuk tidak melakukan kesalahan bahkan seluruh pejabatnya yang sudah melakukan kekejaman kepada rakyatnya sudah diberi hukuman mati.
Menteri Tenmong juga tidak luput dari semua hukuman yang diberikan oleh kaisar Yuan li, pria itu diasingkan kekayaannya diambil seluruhnya, bahkan seluruh gelar dan jabatan yang dia miliki juga sudah dihapus.
"Ada apa Paman?" tanya Kaisar Yuan li kepada Paman menteri.
"Kelihatannya kita harus membuat strategi untuk melawan pangeran Arlan." ucap Paman menteri kepada kaisar Yuan.
__ADS_1
"Maksud Paman apa, Apakah ada sesuatu yang tidak aku tahu?" tanya Kaisar Yuan li.
"Tadi Fasui memberitahu kalau salah satu teman yang ada di kerajaan Yogdo memberitahu kalau Pangeran Arlan sudah bersiap-siap dengan semua rencananya." jawab paman menteri.
"Siapa orang itu Paman?" tanya Kaisar Yuan kepada Paman menteri.
Akhirnya pak menteri membawa kasar Yuan li dan Meilin pergi ke suatu tempat, seorang wanita dayang dari kerajaan Yogdo Dia adalah orang kepercayaan dari permaisuri terdahulu atau Huang mama.
"Dayang." Panggil Paman menteri kepada dayang kepercayaan Huang mama.
Seketika wanita muda itu menatap kaisar yang dibicarakan oleh Fasui. "Hormat saya yang mulia Kaisar, hormat saya yang mulia permaisuri!" seru dayang yang kemudian bersujud di depan Meilin dan sang suami.
"Siapa kamu?" tanya Meilin dengan nada suara yang begitu lembut.
"Dia adalah orang kepercayaan dari kerajaan Yogdo, Yang mulia." jawab Fasui.
"Siapa kau, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Kaisar Yuan li kepada dayang wanita itu.
"Yang mulia, tolonglah hamba Yang mulia." ucap si dayang.
Seketika Kaisar Yuan li berjalan mundur. "Siapa kau, apa yang kau lakukan di kerajaanku Mengapa orang dari kerajaan Yogdo berada di sini?" tanya Kaisar Yuan li.
"Apa maksudmu tanya Kaisar Yuan li kepada wanita itu.
Akhirnya dayang menceritakan mengenai kenyataan yang begitu pahit yang ada di kerajaan itu.
"Maksudmu permaisuri masih hidup?" tanya Fasui. dayang menganggukkan kepalanya Gadis itu nampak menatap Fasui.
"Bagaimana bisa?" tanya Fasui.
"Apakah kau tidak tahu kalau permaisuri kerajaan itu masih hidup, Fasui?" tanya Paman menteri.
"Tidak Yang mulia, karena kabar yang beredar kalau permaisuri Huang Mama sudah meninggal bahkan upacara kematian diadakan besar-besaran di kerajaan." jawab Fasui.
Sedikit demi sedikit rahasia mengenai kerajaan Yogdo mulai terbongkar, ternyata permaisuri Huang Mama adalah seorang janda dari Kaisar terdahulu. setelah itu wanita itu menikah dengan pangeran Arlan seorang pangeran dari kalangan bangsawan biasa. pria itu begitu berambisi dengan semua gelimang harta yang dimiliki oleh permaisuri Huang mama.
"Aku benar-benar tidak akan pernah mengira Kalau pria itu adalah pria iblis." ucap Kaisar Yuan li.
"Pria itu bukan hanya pria iblis Yang mulia, dia adalah pria yang lebih dari iblis." ucap dayang.
__ADS_1
"Lalu, apa yang terjadi dengan permaisuri terdahulu?" tanya Meilin kepada dayang.
"Pangeran Arlan membuat permaisuri benar-benar tersiksa, setiap kali pria itu memperlihatkan sesuatu yang menjijikkan bahkan terkadang pria itu memperlihatkan dirinya yang sedang memadu kasih dengan para wanita simpanannya." jawab dayang yang membuat Meilin benar-benar sangat terkejut.
"Jika sampai aku berada di kerajaan itu dalam waktu yang lama bisa-bisa aku menjadi korbannya." ucap Meilin.
"Para dewa tidak akan membiarkan hal itu, istriku. karena hal itu para dewa mengirimku untuk selalu bersamamu." jawab Kaisar Yuan.
Seketika meilin benar-benar begitu ketakutan, wanita itu tidak pernah mengira Kalau pria yang bersikap baik itu adalah pria yang begitu brengsek. seorang pria yang memiliki hati iblis bahkan seorang pria yang tidak mempunyai jati diri sama sekali.
"Lalu, Apakah kau yakin kalau pria itu ingin menyerang kerajaanku?" tanya Kaisar Yuan kepada dayang.
Gadis itu menganggukkan kepalanya, dia juga menceritakan mengenai informasi rahasia yang dia dapatkan.
"Baguslah kalau begitu, aku akan membantumu dan permaisuri kerajaanmu tapi sebagai gantinya kau harus selalu memberikan aku informasi mengenai kerajaan itu." ucap kaisar Yuan yang membuat dayang menganggukkan kepalanya.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
__ADS_1
- my little wife